Model Busana Muslimah yang Dipakai Istri-istri Rasulullah

Rabu, 03 November 2021 - 14:25 WIB
loading...
Model Busana Muslimah...
Seorang ulama Hasan al-Bashri mengatakan semua pakaian istri Rasulullah itu berharga sangat murah. Harganya tidak lebih dari harga muruth (pakaian yang dibalutkan ke tubuh) istri beliau hanya dengan jumlah enam dirham . Foto ilustrasi/ist
A A A
Potret keteladanan bagi kaum muslimah dalam berbusana hendaknya melihat para istri ( ummul mukminin ) Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam. Sebenarnya, bagaimana kebiasaan istri Rasulullah dalam berpakaian tersebut? Salah satu contoh bisa kita petik hikmahnya dari hadis berikut :

Urwah bin Zubair berkata, “Aisyah tidak suka memperbarui bajunya (menggantinya dengan baju baru) melainkan menambalnya atau membaliknya.”

Baca juga: Hukum Memakai Busana Muslimah yang Berwarna-Warni

Hadis ini mengandung arti bahwa pakaian yang dikenakan Aisyah sangat sederhana dan tidak banyak. Beliau bahkan harus menambal atau menjahit ulang baju yang pernah dipakainya, agar bisa dipakai kembali.

Salah seorang ulama yang banyak belajar dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu'anhu, Hasan al-Bashri pernah mengemukakan atau memperkirakan, semua pakaian istri Rasulullah itu berharga sangat murah. Menurutnya, harganya tidak lebih dari harga muruth (pakaian yang dibalutkan ke tubuh) istri beliau hanya dengan jumlah enam dirham .

Lantas bagaimana dengan model pakaian para istri Rasulullah tersebut? Sejarawan asal Mesir Khalil ‘Abdul Karim dalam karyanya, 'Syadw ar-Rababah bi Ahwal Mujtama‘ ash-Shahabah', menjelaskan bentuk pakaian yang digunakan perempuan-perempuan Makkah dan Madinah, pada masa Rasulullah semuanya berbentuk lebar dan tidak bersimpul, yakni tidak ada ikatannya dan besar.

Berikut nama-nama pakaian wanita muslimah pada masa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang dirangkum berdasarkan informasi dari hadis yang dihimpun oleh Khalil Abdul Karim :

1. Al-Marth

Al-marth ialah pakaian yang tidak dijahit atau semacam selendang besar. Dalam hadis diceritakan bahwa ‘Aisyah istri Nabi Muhammad mengatakan: “Ketika Rasulullah hendak (mengimami) salat Subuh maka perempuan-perempuan berangkat (ke masjid) dengan berselimut al-marth, mereka tidak dikenal karena petang.” (HR. Malik bin Anas).

Hadis di atas menjelaskan bahwa Rasulullah melaksanakan salat Subuh dalam keadaan langit masih gelap, yakni pada awal waktu. Dalam hadis itu, dari ‘Aisyah dikutip untuk menunjukkan bahwa perempuan pada masa Rasulullah menggunakan “marth” atau selendang besar yang tidak dijahit.

Umar bin Khathab pernah membagikan marth (jamak: muruth) kepada perempuan-perempuan Madinah. (Ibnu Zanjawaih). Bahan marth pada masa ini ada yang terbuat dari sutera (khazz), bulu domba (shuf), dan pohon rami (kattan).

2. Ad-Dir‘

Ad-dir‘ yaitu kain yang tengahnya dilubangi dan yang lainnya dijahit kecuali sisi kanan dan kirinya untuk lengan, bentuknya menyerupai qamish. Dalam hadis diinformasikan bahwa Samra` binti Nahik menggunakan dir‘ ketika menemui Rasulullah. (HR. Thabrani).

Baca juga: Role Model Kecantikan Muslimah : Dihiasi Sifat Tawadhu

3. Qamish

Qamish bentuknya sama seperti ad-dir‘. Menurut Rajab Ibrahim dalam bukunya, al-Mu‘jam al-‘Arabi li Asma` al-Malabis, pakaian jenis ini masuk ke wilayah Arab melalui dua periode sejarah . Pertama, dimulai pada masa yang sangat jauh, yakni ketika masyarakat Arab pra Islam berjumpa dengan orang-orang Romawi di Syam. Kata qamish sendiri berasal dari bahasa Romawi “camisia”. Al-Qur'an dalam beberapa ayatnya menggunakan kata ini.

Kedua, melalui Perancis pada masa belakangan. Dalam bahasa Perancis disebut “chemise”. Istilah qamish yang digunakan masyarakat Arab modern berasal dari kata Perancis “chemise” yang diarabkan (mu‘arrab).

4. Al-Khimar

Al-khimar yaitu kain yang digunakan perempuan untuk menutup kepala. Pada masa Rasulullah ragam khimar ada dua macam, yaitu khimar atau penutup kepala yang polos (sadzij) dan khimar berwarna atau yang dicelup dengan warna atau minyak (mashbugh). Dalam hadis diceritakan bahwa ‘Aisyah pernah menggunakan khimar yang dicelup Za‘faran atau zaffron. (HR. Ibnu Majah).

5. Al-Izar dan ar-Rida`

Al-Izar yaitu pakaian tidak dijahit yang dipakai untuk menutup bagian bawah tubuh, pasangannya yaitu ar-rida` yang digunakan untuk menutup bagian atasnya. Secara gramatika, kata rida` berasal dari kata radd yang berarti “menarik” dan “menyambung”. Dalam memakai rida` seseorang menarik sisa kain yang menutupi bagian bawah dan menyambungnya ke bagian atas.

Demikianlah beberapa contoh pakaian yang dipakai para istri Rasulullah. Islam, hadir bukan untuk mendukung atau memunculkan model pakaian tertentu, tapi untuk memberikan nilai kepantasan di dalamnya, yakni perintah menutup aurat bagi kaum perempuan muslim.

Baca juga: 7 Perkara yang Menyebabkan Wanita Susah Masuk Surga

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Aturan Busana Muslimah, Cek di Sini!
5 Model Busana Muslimah,...
5 Model Busana Muslimah, Kenali Perbedaannya!
Mengenal Mihnah, Si...
Mengenal Mihnah, Si Pelengkap Busana Muslimah
Bentuk Tabarruj dalam...
Bentuk Tabarruj dalam Berbusana, Kaum Muslimah Wajib Tahu
Panduan Fashion Muslimah...
Panduan Fashion Muslimah Berdasarkan Al Quran dan Hadis
Model dan Warna-warni...
Model dan Warna-warni Busana Muslimah, Benarkah Bentuk Tabarruj Masa Kini?
Rekomendasi
Fenomena Alam St. Elmos...
Fenomena Alam St. Elmo's Fire Menyelimuti Pesawat Airbus di Udara
Laut Stabil, Hasil Riset...
Laut Stabil, Hasil Riset Minta Penduduk Bumi Harus Waspada
Mikroplastik Ditemukan...
Mikroplastik Ditemukan di Gua yang Telah Ditutup Selama 3 Dekade
Artikel Terkini
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Infografis
Sunnah Rasulullah yang...
Sunnah Rasulullah yang Sering Dilupakan Para Suami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved