Syair Cinta Rumi: Nubuat Nabi tentang Pembunuhan Ali bin Abu Thalib

Sabtu, 06 November 2021 - 14:37 WIB
loading...
Syair Cinta Rumi: Nubuat...
Ali bin Abu Thalib berkata kepada pelayan yang akan membunuhnya kelak, Madu dari kemurahan hatiku tidak akan berubah menjadi racun jika engkau membunuhku. (Foto/Ilustrasi: Ist/mhy)
A A A
Jalaluddin Rumi dalam bukunya berjudul Masnavi berkisah, Nabi berkata di telinga pemegang sanggurdi Amirul Mukminin Ali : “Ali akan dibunuh oleh tanganmu, aku bersumpah kepadamu!”

Ali berkata kepada pelayan yang akan membunuhnya kelak, “Madu dari kemurahan hatiku tidak akan berubah menjadi racun jika engkau membunuhku.

Baca juga: Jalaluddin Rumi Bicara tentang Kebaikan Ali bin Abu Thalib kepada Pembunuhnya

Kepada telinga pelayanku, Nabi bersabda bahwa suatu hari dia (si pelayan) akan memenggal kepalaku yang manis, Rasulullah membuatnya mengerti bahwa pada akhirnya aku akan dibunuh oleh tangannya.”

Pelayan itu kini memohon, “Bunuh aku demi diriku, agar aku tidak membuat kesalahan yang mengerikan dan keji ini!”

Aku (Ali) berkata, “Karena engkau mesti mengakhiri hidupku, bagaimana aku bisa mencoba menghindari kehendak Allah, temanku?”

Dia jatuh di hadapanku, memohon, “Tuan yang mulia, belah aku menjadi dua, demi Allah, dengan pedangmu, jadi takdir tidak akan menetapkan ini sebagai peranku, bahwa jiwaku tidak akan terbakar merindukan jiwamu.”

Aku berkata padanya, “Pergilah! Tintanya sudah mengering, pena raksasa yang digagalkan itu, yang dapat menyentuh langit.

“Tidak ada kebencian dalam jiwaku kepadamu karena ini bukanlah tindakan yang engkau pilih untuk lakukan; Engkau adalah alat Allah yang dengannya Dia akan menulis – kepada alat Allah sendiri, sekarang haruskah aku melawan?”

Prajurit itu bertanya, “Lalu tentang apa balas dendam itu?”

Ali berkata, “Ini adalah misteri yang ditetapkan Allah: Jika Dia sekarang melawan tindakan-Nya sendiri, engkau akan melihat sebuah taman tumbuh dari perubahan keputusan-Nya.

“Untuk mengubah tindakan-Nya sendiri sesuai dengan kehendak Allah karena Dia adalah satu: Dia memegang baik rahmat dan murka dalam kesatuan, Dia adalah pemerintah dalam setiap kejadian, di setiap alam Dia adalah Raja.

Jika Dia merusak alat-Nya sendiri, Dia akan memperbaiki lagi alat yang rusak itu: Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya – pahamilah bahwa hal-hal yang lebih baik akan menggantikan mereka pada akhirnya!

Baca juga: Keluhan Khalifah Utsman bin Affan dan Kritik Pedas Ali bin Abu Thalib

Allah membatalkan hukum demi kebaikan kita: Dia mengambil rumput tetapi memberi bunga sebagai gantinya, aktivitas siang hari berhenti di malam hari – lihatlah kini keheningan memberikan cahaya kebijaksanaan sejati, tetapi kemudian malam digantikan oleh siang hari, api yang membuat keheningan terbakar habis.

Meskipun dalam tidur dan istirahat di kegelapan mungkin juga dapat ditemukan Air Kehidupan yang berlimpah, dan bukankah pikiran disegarkan saat beristirahat di sini?

Karena istirahat membantu suara menjadi terdengar nyaring dan jernih: Dari yang berlawanan sehingga sebaliknya menjadi bercahaya – di dalam inti kegelapan hatimu Dia memancarkan cahaya terang ini.”

Baca juga: Abu Dzar Al-Ghifari (5): Kepedihan Ali Bin Abu Thalib, Hasan, dan Husein
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Sahabat Nabi Berbuka...
Kisah Sahabat Nabi Berbuka Puasa : Keisengan Biji Kurma Ali bin Abi Thalib
Rahasia Rezeki Menurut...
Rahasia Rezeki Menurut Ali bin Abi Thalib
Kisah Zubair bin Awwam:...
Kisah Zubair bin Awwam: Hawari Nabi yang Syahid Dibunuh Pengikut Ali
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri...
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri dan Doanya Agar Terhindar dari Penguasa Zalim
Kisah Sufi:  Fatima...
Kisah Sufi:  Fatima si Pemintal Mencari Suami
Kisah Hakim Syuraih...
Kisah Hakim Syuraih bin al-Harits Kalahkan Khalifah Ali dalam Kasus Baju Perang
Rekomendasi
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
Fenomena Matahari di...
Fenomena Matahari di Swedia Bisa Dilihat hampr 24 Jam
Keretakan Lempeng Bumi...
Keretakan Lempeng Bumi Semakin Parah, Benua Afrika Akan Terbelah Dua
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Ilmuwan Ungkap Teori...
Ilmuwan Ungkap Teori Baru tentang Asal-usul Terbentuknya Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved