Gus Baha Beberkan Penyebab Sulitnya Dapat Jodoh, Ini Solusinya
Selasa, 16 November 2021 - 11:35 WIB
loading...
Gus Baha menjelaskan hal-hal yang selama ini menghalangi datangnya jodoh. Foto/dok Channel Santri Ngaji
A
A
A
Ulama ahli tafsir Al-Qur'an, Gus Baha (KH Ahmad Bahauddin) membeberkan penyebab seseorang sulit mendapatkan jodohnya. Pengasuh Pesantren Tahfidz LP3IA Narukan Rembang itu juga memberikan solusinya.
Dalam satu kajiannya dilansir dari kanal Youtube "Santri Ngaji", Gus Baha menjelaskan hal-hal yang selama ini menghalangi datangnya jodoh.
Berikut penjelasan Gus Baha yang menukil ayat Al-Qur'an:
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui." (QS. An-Nur Ayat 32)
Kata 'Ayaama' adalah bujang, orang yang tidak memiliki pasangan sah baik dia perawan/perjaka maupun janda/duda dan orang-orang yang tidak memiliki suami. Dan ini berlaku untuk para wanita yang merdeka (bukan budak). Nikahkanlah juga orang-orang yang layak.
Jadi, orang-orang Islam yang kaya, atau penguasa itu dianjurkan Allah untuk menikahkan orang-orang yang belum laku untuk kawin. Makanya kata Umar Bin Abdul Aziz ketika masih menjabat Khalifah, "Boleh mengambil uang Baitul Mal untuk membiayai perjaka yang tidak laku untuk kawin."
Jadi negara berkwajiban menikahkan perjaka-perjaka yang tidak mampu nikah karena faktor biaya. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka. Ini dalilnya, orang-orang kalau sudah menikah pasti diberi kecukupan. Dengan menikah, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya.
Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menahan diri dari zina. Lalu nikah itu mudah, yang bikin susah itu nafsu kalian kan? Saya sering ngomong ke santri-santri perjaka tua yang bikin kalian tidak laku itu nafsu kalian sendiri.
Maksud dari nafsu itu adalah kriteria tinggi yang di antaranya berharap rupa cantik, nasabnya baik, dan ekonominya bagus. Maka kriteria merupakan penghambat seseorang mendapatkan jodoh.
Andaikan kriterianya 'yang penting perempuan', saya pikir nikah itu mudah jadi yang bikin kalian tidak menikah itu apa; seleramu atau tidak ada perempuan?
Dalam satu kajiannya dilansir dari kanal Youtube "Santri Ngaji", Gus Baha menjelaskan hal-hal yang selama ini menghalangi datangnya jodoh.
Berikut penjelasan Gus Baha yang menukil ayat Al-Qur'an:
وَاَنۡكِحُوا الۡاَيَامٰى مِنۡكُمۡ وَالصّٰلِحِيۡنَ مِنۡ عِبَادِكُمۡ وَاِمَآٮِٕكُمۡ ؕ اِنۡ يَّكُوۡنُوۡا فُقَرَآءَ يُغۡنِهِمُ اللّٰهُ مِنۡ فَضۡلِهٖ ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيۡمٌ
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui." (QS. An-Nur Ayat 32)
Kata 'Ayaama' adalah bujang, orang yang tidak memiliki pasangan sah baik dia perawan/perjaka maupun janda/duda dan orang-orang yang tidak memiliki suami. Dan ini berlaku untuk para wanita yang merdeka (bukan budak). Nikahkanlah juga orang-orang yang layak.
Jadi, orang-orang Islam yang kaya, atau penguasa itu dianjurkan Allah untuk menikahkan orang-orang yang belum laku untuk kawin. Makanya kata Umar Bin Abdul Aziz ketika masih menjabat Khalifah, "Boleh mengambil uang Baitul Mal untuk membiayai perjaka yang tidak laku untuk kawin."
Jadi negara berkwajiban menikahkan perjaka-perjaka yang tidak mampu nikah karena faktor biaya. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka. Ini dalilnya, orang-orang kalau sudah menikah pasti diberi kecukupan. Dengan menikah, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya.
Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menahan diri dari zina. Lalu nikah itu mudah, yang bikin susah itu nafsu kalian kan? Saya sering ngomong ke santri-santri perjaka tua yang bikin kalian tidak laku itu nafsu kalian sendiri.
Maksud dari nafsu itu adalah kriteria tinggi yang di antaranya berharap rupa cantik, nasabnya baik, dan ekonominya bagus. Maka kriteria merupakan penghambat seseorang mendapatkan jodoh.
Andaikan kriterianya 'yang penting perempuan', saya pikir nikah itu mudah jadi yang bikin kalian tidak menikah itu apa; seleramu atau tidak ada perempuan?
Lihat Juga :