Pendapat UAH Tentang Hukum Musik, Berikut Penjelasannya

Selasa, 23 November 2021 - 14:23 WIB
loading...
Pendapat UAH Tentang...
Ustaz Adi Hidayat (UAH) menanggapi hukum musik dalam satu kajiannya beberapa waktu lalu. Foto/Ist
A A A
Ustaz Adi Hidayat (UAH) mempunyai pendapat tentang musik yang ramai dibincangkan kaum muslimin. Benarkah musik itu haram? Mari kita simak keterangan UAH berikut.

Dalam video ceramah berdurasi 13 menit itu, UAH menjelaskan terlebih dahulu pengertian musik itu sendiri. Jika keliru mendefenisikan musik, hukum yang dirumuskan juga bisa keliru.

"Apa dulu musik itu, harus dikenali. Jangan ribut masalah musik, antum sendiri tidak kenal musik. Antum menghukumi musik, Handphone antum sendiri banyak musiknya. Ringtone itu kan musik," jelas UAH menanggapi pertanyaan salah satu jamaahnya dilansir dari portal islami.co.

Dai Pendiri Quantum Akhyar Institute itu menerangkan, musik adalah segala sesuatu yang menghasilkan irama. Kalau mempelajari ilmu bahasa Arab, khususnya Syair Arab, ada pembahasan khusus tentang masalah musik.

Syair dikatakan bagian dari musik karena suara yang menghasilkan irama adalah musik. Musik ada dua macam, yaitu musik tanpa menggunakan alat dan musik menggunakan alat.

Musik tanpa menggunakan alat sudah menjadi tradisi bangsa Arab sejak dulu. Mereka membuat syair dengan menggunakan irama tertentu untuk membedakan satu syair dengan lainnya. Kalau tidak ada musik, syair dianggap catat. Dalam Al-Qur'an ada surat khusus yang menjelaskan kebiasaan bangsa Arab ini. Namanya Surat Asy-Syu'ara yang berarti para pemusik atau penyair. Ada beberapa ayat dalam Surat Asy-Syu'ara yang mencela kebiasaan para penyair. Mereka seringkali melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Mencari inspirasi sampai ke lembah-lembah sehingga melupakan ibadah.

Meskipun demikian, syair tidak sepenuhnya buruk pada masa Rasulullah. Ada juga syair-syair yang positif yang digunakan untuk membela Rasulullah, misalnya syair-syair yang ditulis Hasan bin Tsabit. Bahkan dia dijuluki penyair Nabi atau penyair yang membela Nabi.

Penyair seperti ini, yang membela Islam dan memuat nilai-nilai Islam dalam syairnya, dipuji langsung oleh Al-Qur'an. Islam membuat pengecualian untuk penyair yang beriman kepada Allah. Karenanya, Nabi tidak mempermasalahkan ketika pulang dari perang Tabuk disambut dengan syair.

"Ketika buruk dicela Nabi, tapi ketika baik didiamkan oleh Nabi," tegas UAH.

Terkait syair, atau musik yang dikeluarkan suara, hukumnya menurut UAH ada dua bagian. Ada yang dicela sampai tingkat keharaman dan ada pula yang dibenarkan. Dikatakan haram bila menjauhkan diri dari Allah Ta'ala, dan dibenarkan bila mengandung kebaikan dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Hukum Mengucapkan Selamat...
Hukum Mengucapkan Selamat pada Perayaan Agama Lain, Begini Kata Ustaz Adi Hidayat
Isi Ceramah Ustaz Adi...
Isi Ceramah Ustaz Adi Hidayat yang Membuat Presiden Prabowo Menangis
Panduan Lengkap Salat...
Panduan Lengkap Salat Tarawih dari Ustaz Adi Hidayat
Apa Hukum Membersihkan...
Apa Hukum Membersihkan dan Ziarah Kubur Menjelang Ramadan? Ini Jawaban Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat: Rahasia...
Ustaz Adi Hidayat: Rahasia Menyambut Ramadan Sesuai Al-Qur'an dan Sunnah
Apakah Boleh Melepas...
Apakah Boleh Melepas Hijab Demi Pekerjaan? Ini Penjelasan dari Dua Ustaz Ternama di Indonesia
Rekomendasi
Ribuan Kuda Liar Digunakan...
Ribuan Kuda Liar Digunakan Australia untuk Menjaga Alam
Danau Kematian di Bawah...
Danau Kematian di Bawah Laut Teluk Meksiko Ditemukan
Surat Pribadi Tokoh...
Surat Pribadi Tokoh Dunia: dari Hitler Cuti hingga Da Vinci Lamar Kerja
Artikel Terkini
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Infografis
Macron Didukung Menlu...
Macron Didukung Menlu UEA Tentang Pernyataan Integrasi Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved