Surat Thaha Ayat 41, Kisah Nabi Musa Diangkat Menjadi Rasul

loading...
Surat Thaha Ayat 41, Kisah Nabi Musa Diangkat Menjadi Rasul
Salah satu mukjizat Nabi Musa yang terkenal adalah membelah Laut Merah dengan tongkatnya dan menenggelamkan Firaun dan bala tentaranya. Foto ilustrasi/Ist
Surat Thaha ayat 41 bercerita tentang pengangkatan Nabi Musa 'alahissalam sebagai Rasul Allah. Beliau dipilih menjadi Rasul untuk menyerukan kebenaran kepada Fir'aun yang zalim dan menyelamatkan Bani Israel dari kekejamannya.

Surat Thaha terdiri atas 135 ayat. Dinamai "Thaha" diambil dari ayat pertama surat ini. Dalam surat ini Allah menerangkan kisah beberapa orang Nabi, salah satunya kisah Nabi Musa 'alahissalam.

Berikut firman Allah:

وَاصۡطَنَعۡتُكَ لِنَفۡسِى‌ۚ

"Dan Aku telah memilihmu (menjadi Rasul) untuk diri-Ku." (QS Thaha ayat 41)

Dalam tafsir Kemenag dijelaskan bahwa ayat ini menceritakan tentang karunia Allah yang memilih Nabi Musa sebagai Rasul. Beliau dipilih untuk menegakkan hujjah atas kebenaran yang dibawanya. Kemudian memimpin umat manusia bertauhid mengesakan Allah dan sebagai perantara antara Khalik dan makhluk-Nya.

Sementara dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa Allah mengangkat dan memilih Musa menjadi seorang Rasul menurut apa yang Dia kehendaki. Dalam satu riwayat yang diketengahkan Imam Al-Bukhari dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: "Adam bersua dengan Musa. Musa berkata: 'Engkaulah orang yang menyengsarakan manusia dan yang menyebabkan mereka dikeluarkan dari surga.' Adam menjawab: "Engkaulah orang yang dipilih oleh Allah untuk membawa risalah-Nya dan memilihmu untuk diri-Nya (dekat dengan-Nya) serta menurunkan kepadamu kitab Taurat."

Musa berkata: "Ya." Adam berkata: "Aku telah menjumpai hal itu telah tercatat (di Lauh Mahfuz) untukku sebelum Allah menciptakan aku." Musa menjawab: "Ya." Akhirnya Adam dapat mengalahkan Musa dalam debatnya.

Untuk ditehaui, Nabi Musa merupakan Rasul berjuluk Kalimullah (كليم الله) yang artinya orang yang diajak bicara oleh Allah. Beliau lahir saat terjadi penindasan Firaun terhadap Bani Israel. Nasabnya tersambung sampai kepada Nabi Ibrahim yaitu Musa bin Imran bin Fahis bin 'Azir bin Lawi bin Ya'qub bin Ishaq bin Ibrahim.

Setelah diangkat jadi Rasul, Allah memerintahkan Nabi Musa bersama saudaranya Harun pergi kepada Fir'aun yang sombong dan telah melampaui batas. Nabi Musa pergi membawa bukti-bukti dan mukjizat-mukjizat yang telah diperlihatkan kepadanya.

Di antaranya, berubahnya tongkat menjadi ular besar yang gesit, merayap kesana kemari, keluarnya tangan Musa dari ketiaknya dalam keadaan putih bersih bercahaya seperti matahari tak bercacat untuk dijadikan hujjah atas kebenaran kenabiannya.

Salah satu mukjizatnya yang terkenal adalah mampu membelah Laut Merah dengan tongkatnya dan menenggelamkan Fir'aun dan pengikutnya dan jasadnya berhasil diselamatkan.

Wallahu A'lam

Baca Juga: Saat Lautan Terbelah, Raja Firaun: Lihatlah, Supaya Aku Dapat Menyusul Budakku
(rhs)
cover top ayah
فَادۡعُوا اللّٰهَ مُخۡلِصِيۡنَ لَهُ الدِّيۡنَ وَلَوۡ كَرِهَ الۡـكٰفِرُوۡنَ
Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya).

(QS. Ghafir:14)
cover bottom ayah
preload video