Antara Doa, Dizkir dan Wirid, Manakah yang Paling Afdhal?
Rabu, 15 Desember 2021 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
Ustadz Abdullah Zaen juga menjelaskan, keterangan tersebut adalah mengenai hukum asal. Namun terkadang, dalam beberapa kondisi, bisa jadi doa menjadi lebih afdhal dibanding dzikir. Misalnya saat seorang hamba kepepet kebutuhan yang amat mendesak, lalu ia berdoa dengan merintih, penuh kerendahan hati dan kekhusyuan. Maka dalam kondisi seperti ini, bisa jadi doa lebih afdhal. Sebab saat itu lebih khusyu’ dalam berdoa dibanding bila ia berdzikir.
Asal Muasal Kata Wirid
Sedangkan wirid sebenarnya kata yang berasal dari bahasa Melayu yang berarti mengulang. Awal mula pemakaian kata wirid, adalah pada saat penyebaran agama Islam di Nusantara . Wirid digunakan sebagai kata untuk menjelaskan tata cara pembacaan kalimat thayyibah yang dilakukan secara berulang-ulang, di waktu-waktu tertentu, dengan tujuan tertentu (hajat).
Hal ini masih bisa dilihat pada para pelaku tarikat yg membaca kalimat-kalimat Allah tertentu (contohnya: Laa ilaaha illallaah). Bisa disimpulkan, bahwa sebenarnya perbedaan antara kata dzikir dan wirid hanya pada waktu dan tujuannya.
Dzikir dilakukan kapan saja dan bertujuan murni untuk mengingat Allah. Sedangkan wirid diartikan sebagai ritual mengucapkan kalimat Allah di waktu-waktu tertentu dengan tujuan tertentu.
Baca juga: 6 Alasan Menjadi Seorang Mukmin yang Selalu Bersyukur
Wallahu A'lam
Asal Muasal Kata Wirid
Sedangkan wirid sebenarnya kata yang berasal dari bahasa Melayu yang berarti mengulang. Awal mula pemakaian kata wirid, adalah pada saat penyebaran agama Islam di Nusantara . Wirid digunakan sebagai kata untuk menjelaskan tata cara pembacaan kalimat thayyibah yang dilakukan secara berulang-ulang, di waktu-waktu tertentu, dengan tujuan tertentu (hajat).
Hal ini masih bisa dilihat pada para pelaku tarikat yg membaca kalimat-kalimat Allah tertentu (contohnya: Laa ilaaha illallaah). Bisa disimpulkan, bahwa sebenarnya perbedaan antara kata dzikir dan wirid hanya pada waktu dan tujuannya.
Dzikir dilakukan kapan saja dan bertujuan murni untuk mengingat Allah. Sedangkan wirid diartikan sebagai ritual mengucapkan kalimat Allah di waktu-waktu tertentu dengan tujuan tertentu.
Baca juga: 6 Alasan Menjadi Seorang Mukmin yang Selalu Bersyukur
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :