Ini Orang yang Pertama Kali Mencetuskan Hari Jumat sebagai Hari Berkumpul
Jum'at, 24 Desember 2021 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
Sholat Jumat
Islam memuliakan hari Jumat, dengan menyiapkan serangkaian ibadah yang nilainya sangat mulia di sisi Allah SWT di antaranya adalah sholat Jumat yang dilakukan secara berjamaah.
Hal ini tentu saja memberikan kesempatan yang sangat besar bagi umat Islam untuk bertaqarrub kepada Allah dan memperbanyak ibadah pada hari yang teramat mulia.
Perintah melaksanakan sholat Jumat diturunkan di Makkah, sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Namun, karena gejolak pertentangan dari kafir Quraisy, perintah ini tidak dapat langsung dilaksanakan. Sebagaimana dipahami, sholat Jumat harus dilakukan secara berjamaah dan, pada masa tersebut, hal ini sangat sulit dilakukan.
Dari Az-Zuhri berkata, “Rasulullah SAW mengutus Mushab bin Umair bin Hasyim kepada penduduk Madinah untuk mengajarkan mereka Al-Quran. Maka, Mush'ab meminta izin untuk melaksanakan sholat Jumat bersama mereka. Rasulullah pun mengizinkannya.
Meskipun Mushab bukan seorang pemimpin, ia mengajarkan penduduk Madinah... Lalu, ia memberikan nasihat kepada sahabat-sahabatnya pada hari Jumat dan sholat dua rakaat bersama mereka,” (HR Abdur Razzaq).
Jadi, orang yang pertama kali melaksanakan sholat Jumat adalah Mush'ab bin Umair atas perintah Rasulullah SAW sebelum beliau hijrah ke Madinah. Sholat Jumat itu dilaksanakan pada waktu Zuhur.
Sedangkan, Rasulullah SAW sendiri baru melaksanakan sholat Jumat untuk pertama kali ketika beliau tiba di Madinah setelah melaksanakan hijrah. Beliau tiba di daerah Quba' dan menemui Bani "Amr bin 'Auf pada hari Senin tanggal 12 Rabi'ul Awwal.
Rasulullah SAW tinggal di sana sampai hari Kamis, lalu membangun sebuah masjid. Pada hari Jumat, beliau keluar menuju Madinah. Lalu, ia mendapati Bani Salim bin Auf hendak melaksanakan sholat Jumat di perut lembah di dekat daerah mereka. Ketika itu, lembah tersebut telah mereka jadikan masjid. Maka, Rasulullah turut melaksanakan sholat Jumat dan berkhutbah di tempat itu. Khutbah tersebut sekaligus menjadi khutbah pertama Rasulullah SAW di Madinah.
Baca juga: Baca Doa Ini Setelah Sholat Jumat, Utang Sebanyak Apapun Lunas
Islam memuliakan hari Jumat, dengan menyiapkan serangkaian ibadah yang nilainya sangat mulia di sisi Allah SWT di antaranya adalah sholat Jumat yang dilakukan secara berjamaah.
Hal ini tentu saja memberikan kesempatan yang sangat besar bagi umat Islam untuk bertaqarrub kepada Allah dan memperbanyak ibadah pada hari yang teramat mulia.
Perintah melaksanakan sholat Jumat diturunkan di Makkah, sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Namun, karena gejolak pertentangan dari kafir Quraisy, perintah ini tidak dapat langsung dilaksanakan. Sebagaimana dipahami, sholat Jumat harus dilakukan secara berjamaah dan, pada masa tersebut, hal ini sangat sulit dilakukan.
Dari Az-Zuhri berkata, “Rasulullah SAW mengutus Mushab bin Umair bin Hasyim kepada penduduk Madinah untuk mengajarkan mereka Al-Quran. Maka, Mush'ab meminta izin untuk melaksanakan sholat Jumat bersama mereka. Rasulullah pun mengizinkannya.
Meskipun Mushab bukan seorang pemimpin, ia mengajarkan penduduk Madinah... Lalu, ia memberikan nasihat kepada sahabat-sahabatnya pada hari Jumat dan sholat dua rakaat bersama mereka,” (HR Abdur Razzaq).
Jadi, orang yang pertama kali melaksanakan sholat Jumat adalah Mush'ab bin Umair atas perintah Rasulullah SAW sebelum beliau hijrah ke Madinah. Sholat Jumat itu dilaksanakan pada waktu Zuhur.
Sedangkan, Rasulullah SAW sendiri baru melaksanakan sholat Jumat untuk pertama kali ketika beliau tiba di Madinah setelah melaksanakan hijrah. Beliau tiba di daerah Quba' dan menemui Bani "Amr bin 'Auf pada hari Senin tanggal 12 Rabi'ul Awwal.
Rasulullah SAW tinggal di sana sampai hari Kamis, lalu membangun sebuah masjid. Pada hari Jumat, beliau keluar menuju Madinah. Lalu, ia mendapati Bani Salim bin Auf hendak melaksanakan sholat Jumat di perut lembah di dekat daerah mereka. Ketika itu, lembah tersebut telah mereka jadikan masjid. Maka, Rasulullah turut melaksanakan sholat Jumat dan berkhutbah di tempat itu. Khutbah tersebut sekaligus menjadi khutbah pertama Rasulullah SAW di Madinah.
Baca juga: Baca Doa Ini Setelah Sholat Jumat, Utang Sebanyak Apapun Lunas
(mhy)
Lihat Juga :