Surat Ali Imran Ayat 59 Mengupas Kerasulan Nabi Isa
Senin, 27 Desember 2021 - 20:52 WIB
loading...
Surat Ali Imran ayat 59 adalah salah satu dari ayat yang berisi sanggahan terhadap klaim kaum Nasrani terkait ketuhanan Nabi Isa. (Foto/Ilustrasi : Dok SINDOnews)
A
A
A
Surat Ali Imran ayat 59 adalah salah satu dari ayat yang berisi sanggahan terhadap klaim pengikut Nabi Isa atau kaum Nasrani bahwa Nabi Isa adalah tuhan. Ayat tersebut turun saat utusan kaum Nasrani Najran datang menemui Nabi Muhammad SAW .
Mereka berkata kepada Nabi, “Apa yang membuatmu mencela tuan kami?”
Nabi Muhammad balik bertanya, “Apa yang telah aku katakan?”
Mereka berkata, “Katamu tuan kami adalah seorang hamba.”
Nabi menjawab, “Benar, dia seorang hamba, seorang rasul dan kalam Allah yang dititipkan dalam perut seorang gadis perawan yang belum menikah.”
Mendengar jawaban Nabi, mereka menjadi marah, kemudian berkata, “Apakah kamu pernah melihat seorang manusia saja tanpa ada seorang ayah?”
Kemudian turunlah ayat 59 surah Ali Imran:
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. ( QS Ali Imran : 59)
Baca juga: Selain Nabi Isa, Nabi Yehezkiel Juga Bisa Menghidupkan Orang Mati
Mereka berkata kepada Nabi, “Apa yang membuatmu mencela tuan kami?”
Nabi Muhammad balik bertanya, “Apa yang telah aku katakan?”
Mereka berkata, “Katamu tuan kami adalah seorang hamba.”
Nabi menjawab, “Benar, dia seorang hamba, seorang rasul dan kalam Allah yang dititipkan dalam perut seorang gadis perawan yang belum menikah.”
Mendengar jawaban Nabi, mereka menjadi marah, kemudian berkata, “Apakah kamu pernah melihat seorang manusia saja tanpa ada seorang ayah?”
Kemudian turunlah ayat 59 surah Ali Imran:
إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آدَمَ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. ( QS Ali Imran : 59)
Baca juga: Selain Nabi Isa, Nabi Yehezkiel Juga Bisa Menghidupkan Orang Mati
Lihat Juga :