Kontroversi Nabi Zulkifli dan Perempuan Seharga 60 Dirham
Sabtu, 01 Januari 2022 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Para ulama juga mengaitkannya dengan Ilyas. Firman Allah SWT:
“Ingatlah kisah Ismail, Idris, dan Zulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar. Kami masukkan mereka kedalam rahmat Kami. Sungguh mereka termasuk orang-orang yang saleh.” (QS al-Anbiyaa : 85-86)
Di dalam tafsir ayat itu dikatakan bahwa Zulkifli merupakan anak dari Ayyub. Meskipun sebagian pakar sejarah lebih cenderung menyatakan bahwa yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah anak dari Nabi Ilyas.
Baca juga: Keistimewaan Wanita yang Jarang Diketahui, Begini Sikap Nabi Terhadap Putrinya
Beda Pendapat
Dalam Tafsir al-Wasith Bab Tafsir Surah al-Anbiyaa' disebutkan bahwa para ulama berbeda pendapat tentang kenabian Zulkifli, meskipun mayoritas ulama menyatakan bahwa Zulkifli adalah salah seorang nabi yang berasal dari Bani Israel, walaupun tidak diketahui ujian yang pernah menimpanya.
Demikianlah, tiga nabi tersebut saling berkaitan dan ulama berbeda pendapat mengenai kenabiannya. Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa Zulkifli bukanlah seorang nabi, tapi dia hanyalah seorang laki-laki biasa yang saleh.
Sementara itu, ada juga yang berpendapat bahwa Zulkifli adalah seorang nabi. Mereka berdalil bahwa Al-Qur'an menuturkannya lebih dari satu tempat bersama dengan para nabi. Inilah pendapat yang paling unggul (rajih).
Adapun Nabi Alyasa' dalam banyak referensi disebutkan bahwa dia memilih Zulkifli untuk menjadi penggantinya dalam memberi keputusan hukum kepada manusia. Meskipun demikian, para ulama sepakat bahwa Zulkifli senantiasa berpegang teguh dengan manhaj (metode) yang dipakai oleh Nabi Ilyas AS .
Kisah Nabi Zulkifli dituturkan dalam surah ash-Shaffat secara singkat namun jelas. Dikisahkan bahwa Zulkifli mengajak kaumnya untuk menyembah Allah dan meninggalkan penyembahan terhadap berhala, tapi mereka mendustakan, mengingkari dan bahkan berencana membunuh Zulkifli.
Zulkifli lalu kabur dan bersembunyi dari kaumnya, hingga pada suatu ketika Allah menghancurkan raja yang zalim dan menggantinya dengan orang lain.
Setelah itu raja yang baru tersebut mendatangi Zulkifli untuk menyatakan masuk Islam yang kemudian diikuti oleh kaumnya dalam jumlah yang cukup banyak.
Baca juga: Kisah Nabi Ibrahim Dapat Bocoran Perihal Azab Negeri Kaum Luth
وَإِسْمَاعِيلَ وَإِدْرِيسَ وَذَا الْكِفْلِ ۖ كُلٌّ مِنَ الصَّابِرِينَ
وَأَدْخَلْنَاهُمْ فِي رَحْمَتِنَا ۖ إِنَّهُمْ مِنَ الصَّالِحِينَ
وَأَدْخَلْنَاهُمْ فِي رَحْمَتِنَا ۖ إِنَّهُمْ مِنَ الصَّالِحِينَ
“Ingatlah kisah Ismail, Idris, dan Zulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar. Kami masukkan mereka kedalam rahmat Kami. Sungguh mereka termasuk orang-orang yang saleh.” (QS al-Anbiyaa : 85-86)
Di dalam tafsir ayat itu dikatakan bahwa Zulkifli merupakan anak dari Ayyub. Meskipun sebagian pakar sejarah lebih cenderung menyatakan bahwa yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah anak dari Nabi Ilyas.
Baca juga: Keistimewaan Wanita yang Jarang Diketahui, Begini Sikap Nabi Terhadap Putrinya
Beda Pendapat
Dalam Tafsir al-Wasith Bab Tafsir Surah al-Anbiyaa' disebutkan bahwa para ulama berbeda pendapat tentang kenabian Zulkifli, meskipun mayoritas ulama menyatakan bahwa Zulkifli adalah salah seorang nabi yang berasal dari Bani Israel, walaupun tidak diketahui ujian yang pernah menimpanya.
Demikianlah, tiga nabi tersebut saling berkaitan dan ulama berbeda pendapat mengenai kenabiannya. Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa Zulkifli bukanlah seorang nabi, tapi dia hanyalah seorang laki-laki biasa yang saleh.
Sementara itu, ada juga yang berpendapat bahwa Zulkifli adalah seorang nabi. Mereka berdalil bahwa Al-Qur'an menuturkannya lebih dari satu tempat bersama dengan para nabi. Inilah pendapat yang paling unggul (rajih).
Adapun Nabi Alyasa' dalam banyak referensi disebutkan bahwa dia memilih Zulkifli untuk menjadi penggantinya dalam memberi keputusan hukum kepada manusia. Meskipun demikian, para ulama sepakat bahwa Zulkifli senantiasa berpegang teguh dengan manhaj (metode) yang dipakai oleh Nabi Ilyas AS .
Kisah Nabi Zulkifli dituturkan dalam surah ash-Shaffat secara singkat namun jelas. Dikisahkan bahwa Zulkifli mengajak kaumnya untuk menyembah Allah dan meninggalkan penyembahan terhadap berhala, tapi mereka mendustakan, mengingkari dan bahkan berencana membunuh Zulkifli.
Zulkifli lalu kabur dan bersembunyi dari kaumnya, hingga pada suatu ketika Allah menghancurkan raja yang zalim dan menggantinya dengan orang lain.
Setelah itu raja yang baru tersebut mendatangi Zulkifli untuk menyatakan masuk Islam yang kemudian diikuti oleh kaumnya dalam jumlah yang cukup banyak.
Baca juga: Kisah Nabi Ibrahim Dapat Bocoran Perihal Azab Negeri Kaum Luth
(mhy)
Lihat Juga :