Ini Alasan Mengapa Kita Harus Memuji Nabi Muhammad

Senin, 03 Januari 2022 - 11:30 WIB
loading...
Ini Alasan Mengapa Kita...
Allah azza wa jalla memuji Nabi Muhammad dengana pujian yang sangat indah dalam Surat Al-Qalam Ayat 4. Foto/ist
A A A
Hari itu Senin, 12 Rabiul Awal pada Tahun Gajah momen paling membahagiakan bagi Abdul Muttholib. Beliau membuai sosok bayi mulia yang tak lain adalah cucunya. Beliau mendekapnya penuh cinta.

Raut wajahnya memancarkan sinar bahagia. Warga Makkah kala itu memberi ucapan selamat dan alam semesta bergembira menyambutnya. Bayi itu dinamai Muhammad ibn Abdillah (صلى الله عليه وسلم). Lahir di Makkah tempat berdirinya rumah Allah pertama di muka bumi dan menjadi utusan Allah dan penutup para Nabi.

Setelah diangkat sebagai Rasul, Nabi Muhammad tampil sebagai sosok yang terpuji. Akhlaknya benar-benar agung dan orang yang melihatnya dibuat terpesona.

Tubuhnya indah, wajahnya menawan, fisiknya gagah, wataknya tenang, lembut tuturnya, luhur budinya, mulia akhlaknya, santun dan berwibawa, murah hatinya, dermawan, pemalu dan cerdas, penyabar dan tegas, penyayang, cinta fakir dan anak yatim. Karena sifat kenabiannya, Beliau dijuluki Al-Amin (orang yang jujur lagi terpercaya).

Allah sendiri memuji beliau sebagaimana diabadikan dalam Al-Qur'an.

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

"Sesungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas akhlak yang agung." (QS Al-Qalam: 4)

Akhlaknya Adalah Al-Qur'an
Ketika Sayyidah 'Aisyah radhiyallahu 'anha ditanya mengenai akhlak Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau menjawab:

كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ

"Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur'an" (HR Ahmad)

Dari hadis di atas disimpulkan bahwa Rasulullah seperti Al-Qur'an berjalan. Al-Qur'an sendiri merupakan firman Allah yang merupakan sumber dari segala sumber ilmu dan rahmat Allah Ta'ala.

Islam menempatkan akhlak sebagai ruhnya orang beriman karena Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Abu Darda berkata: 'Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Tak ada yang lebih berat pada timbangan (mizan, pada hari pembalasan) dari pada akhlak yang baik. Sungguh orang yang berakhlak baik akan mencapai derajat orang yang berpuasa dan sholat." (HR At-Tirmidzi)

Dari Abu Qatadah Al-Anshari radhiyallahu 'anhu, Rasulullah pernah ditanya mengenai hari Senin yang beliau jadikan sebagai hari berpuasa. Lantas beliau menjawab, "Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku." (HR. Muslim)

Semoga dengan keberkahan dan kedudukan terpuji Rasulullah صلى الله عليه وسلم, kita diberi taufik untuk meneladani akhlak Baginda Rasulullah.

Baca Juga: 23 Akhlak Nabi Muhammad yang Menakjubkan Layak Diteladani
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Kumpulan Kisah Nabi...
Kumpulan Kisah Nabi SAW di Bulan Ramadan, Dari Terima Wahyu Al Quran hingga Perintah Segerakan Berbuka Puasa
Kisah Hikmah : Berhala...
Kisah Hikmah : Berhala Bisa Bicara dan Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad SAW
Rekomendasi
Jika Sumur Neraka Berpenghuni,...
Jika Sumur Neraka Berpenghuni, Sains Pastikan Bukan Makhluk Sembarangan
Fenomena Luar Angkasa...
Fenomena Luar Angkasa Paling Langka Akan Terlihat dari Bumi
Ilmuwan Teliti Sistem...
Ilmuwan Teliti Sistem Mekanis Rahang Semut yang Sangat Cepat
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
4 Alasan Mengapa Indonesia...
4 Alasan Mengapa Indonesia Harus Membela Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved