Kisah Sufi Ibrahim Khawwas tentang Sifat Murid

Senin, 03 Januari 2022 - 12:50 WIB
loading...
Kisah Sufi Ibrahim Khawwas...
Kisah ini menggarisbawahi secara dramatis perbedaan antara apa yang calon murid pikirkan tentang hubungan yang seharusnya dengan sang guru; dan seperti apa pada kenyataannya. (Foto/Ilustrasi : Ist)
A A A
Idries Shah dalam bukunya berjudul "Tales of The Dervishes" menukil kisah sufi Ibrahim Khawwas (Si Penganyam Palem) yang mendefinisikan jalan Sufi sebagai "biarkan apa yang dilakukan bagimu. Kerjakan sendiri apa yang harus kau kerjakan bagi dirimu."

Kisah ini menggarisbawahi secara dramatis perbedaan antara apa yang calon murid pikirkan tentang hubungan yang seharusnya dengan sang guru; dan seperti apa pada kenyataannya.

Khawwas adalah salah seorang guru agung masa awal, dan perjalanan ini dikutip dalam karya Hujwiri, Revelation of the Veiled (Pengungkapan yang Terselubung), ikhtisar tertua yang masih ada tentang Sufisme dalam Bahasa Persia. Berikut kisahnya:

Baca juga: Kisah Sufi Amir Sulan: Putra Raja Bernama Dhat

Dikisahkan bahwa Ibrahim Khawwas, ketika masih muda, ingin menimba ilmu dari seorang guru. Ia pun mencari seorang bijaksana, dan mohon agar bisa menjadi muridnya.

Sang Guru berkata, "Kau belum siap." Karena pemuda itu tetap bersikeras, guru itu berkata, "Baiklah, kau akan kuajari sesuatu. Aku akan pergi berziarah ke Mekkah. Ikutlah bersamaku."

Murid itu sangat girang. "Karena kita menempuh perjalanan berdua," kata Sang Guru, "salah seorang harus memimpin, dan yang satunya mengikuti. Pilih peranmu."

"Saya ikut saja, Tuan memimpin," kata murid itu.

"Aku akan memimpin, asal kau tahu bagaimana menjadi pengikut," kata Sang Guru.

Perjalanan pun dimulai. Ketika mereka beristirahat pada suatu malam di padang pasir Hejaz, hujan turun. Sang Guru bangun dan memegang kain penutup, melindung muridnya agar tidak basah.

"Tetapi seharusnya sayalah yang melakukannya bagi Tuan," kata pemuda itu.

"Kuperintahkan agar kau memperbolehkanku melindungimu," sahut Sang Guru.

Baca juga: Kisah Sufi Ajaran Guru Hamadani: Minuman Surgawi Bernama Teh

Ketika hari sudah siang, pemuda itu berkata, "Nah, ini hari baru. Perkenankan saya menjadi pemimpin, dan tuan mengikuti." Guru itu setuju.

"Saya akan memperintahkan Tuan agar duduk saja di sini sementara saya kumpulkan belukar!"balas pemuda itu.

"Kau tak boleh melakukan itu," timpal gurunya lagi, "sebab hal itu tidak sesuai dengan syarat menjadi seorang murid, dengan contoh nyata."

Mereka berpisah di gerbang Kota Suci. Ketika bertemu kembali dengan orang bijaksana itu, pemuda itu tidak berani menatap matanya.

"Yang kau pelajari itu," kata sang Guru, "adalah sesuatu tentang sifat murid."

Kisah ini juga telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia antara lain oleh Ahmad Bahar dalam bukunya berjudul Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi. Juga oleh Sapardi Djoko Damono dalam buku Kisah-Kisah Sufi, Kumpulan Kisah Nasehat Para Guru Sufi Selama Seribu Tahun yang Lampau.

Baca juga: Kisah Sufi Abdur-Rahtuan Jami: Si Bebal di Kota Agung
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Terjadi di Zaman Nabi,...
Terjadi di Zaman Nabi, Fenomena Alam Ini Jadikan Organ Tubuh seperti Kaca
60 Spesies Baru Ditemukan...
60 Spesies Baru Ditemukan di Bawah Laut Pulau Paskah
Teleskop Luar Angkasa...
Teleskop Luar Angkasa James Webb Berhasil Deteksi Bulan Baru Uranus
Artikel Terkini
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved