Kisah Sufi Faridudin Attar: Semut dan Capung

Kamis, 06 Januari 2022 - 11:44 WIB
loading...
Kisah Sufi Faridudin...
Kisah Semut dan Capung diriwayatkan oleh seorang darwis Bokhara dekat makam Al-Shah, Bahaudin Naqshabandi. (Foto/Ilustrasi: Wallhere)
A A A
Kisah ini hampir sama ditemukan juga dalam Divine Book karya Faridudin Attar , walaupun dalam penerapannya sedikit berbeda dari versi ini, yang diriwayatkan oleh seorang darwis Bokhara dekat makam Al-Shah, Bahaudin Naqshabandi.

Menurut Idries Shah dalam bukunya berjudul "Tales of The Dervishes", kisah ini diambil dari buku catatan seorang Sufi yang disimpan di Masjid Agung di Jalalabad. Berikut kisahnya:

Baca juga: Kisah Sufi Namus si Cerdik dan Gajah

Seekor semut dengan rencana tersusun di pikirannya, sedang mencari-cari madu ketika seekor capung hinggap pada kuntum bunga itu dan menghisap madunya. Capung itu sebentar-sebentar terbang pergi dan kembali lagi.

Kali ini Si Semut berkata, "Kau ini hidup tanpa usaha, juga tanpa rencana. Karena kau tidak punya tujuan nyata maupun cita-cita, apakah ciri utama dari hidupmu dan ke manakah akhirnya?'

Jawab Si Capung, "Aku bahagia, dan aku bersenang-senang, itu cukup nyata dan bertujuan. Tujuanku adalah tanpa tujuan. Kau boleh berencana sesukamu; kau tak bisa meyakinkanku bahwa ada cara hidup yang lebih baik. Bagimu rencanamu, bagiku rencanaku."

Si Semut berpikir, 'Yang tampak olehku ternyata tak tampak olehnya. Ia tahu apa yang terjadi pada semut. Aku tahu apa yang terjadi pada capung. Baginya rencananya, bagiku rencanaku."

Si Semut pun berlalu, sebab ia telah memperingatkan sebisanya dalam situasi itu.

Hingga suatu ketika mereka bertemu lagi.

Baca juga: Kisah Sufi Suhrawardi: Burung dan Telur

Si Semut menemukan kios tukang daging, dan dengan cerdik ia berdiri saja di bawah meja tempat daging, menunggu apa yang mungkin datang padanya.

Si Capung, begitu melihat daging merah dari atas, segera menukik dan hinggap di atasnya. Persis pada saat itu pisau tukang daging mengayun dan membelah capung itu menjadi dua.

Separoh tubuhnya jatuh di lantai dekat kaki Si Semut. Sambil memegang bangkai itu dan mulai menyeretnya ke sarang, Si Semut berkata kepada dirinya sendiri, "Berakhir sudah rencananya, dan rencanaku terus berlanjut, 'Baginya rencananya telah usai, 'bagiku rencanaku' mulai berputar. Kebanggaan tampaknya penting, tetapi fana. Hidup memakan, berakhir dengan dimakan oleh yang lainnya. Ketika kukatakan ini padanya, ia pikir aku perusak kesenangan.

Kisah ini juga telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia antara lain oleh Ahmad Bahar dalam bukunya berjudul Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi. Juga oleh Sapardi Djoko Damono dalam buku Kisah-Kisah Sufi, Kumpulan Kisah Nasehat Para Guru Sufi Selama Seribu Tahun yang Lampau.

Baca juga: Kisah Sufi Ibrahim Khawwas tentang Sifat Murid
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Ilmuwan Ini Menjelaskan...
Ilmuwan Ini Menjelaskan Apa yang Sebenarnya Terjadi Ketika Manusia Mati
Penemuan DNA Kuno Mengubah...
Penemuan DNA Kuno Mengubah Arah Sejarah Manusia
Ilmuwan Ungkap Peningkatkan...
Ilmuwan Ungkap Peningkatkan Titik Panas yang Akan Picu Kebakaran di Asia Tenggara
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved