Surat Yusuf Ayat 30: Lima Tingkatan Cinta dalam Realita Kehidupan
Sabtu, 15 Januari 2022 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
Keempat, cinta mulai semakin bertambah menjadi cinta buta (Al-Gharam). Dia tidak mampu berpisah lagi dari kekasihnya. Seperti disebutkan dalam ayat 65 Surat Al-Furqaan yang menggambarkan neraka dan penghuninya tidak akan berpisah, "inna 'adzabaha kaana gaharaaman… (sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal). Mereka tidak akan berpisah dari azab, sebagaimana mereka tidak ingin berpisah dengan dunia.
Kelima, Asy-syaghaf. Tingkat puncak cinta. Cintanya telah menyentuh hati yang terdalam bahkan hingga tergila-gila. Dia tahu bahwa yang dia lakukannya adalah haram tapi dia tidak kuasa untuk melawan hasrat melakukan itu. Inilah yang tergambar pada wanita majikan Yusuf, "Sesungguhnya cintanya kepada pelayannya itu adalah sangat mendalam".
4. Cinta adalah fitrah jika tidak dikendalikan dengan iman dan ilmu akan menjadi bencana. Pantaslah Rasulullah mengingatkan, "Cintailah orang yang kau cintai sewajarnya saja, karena suatu saat dia akan menjadi orang yang kau benci, dan bencilah orang yang kau benci sewajarnya saja, karena suatu saat dia akan menjadi orang yang kau sukai." (HR At-Tirmidzi)
5. Cinta itu terletak di hati. Hati manusia berada dalam dua jemari Allah. Dia bisa mengubahnya sesuai yang dikehendaki-Nya. Maka mohonlah selalu kepada Allah Yang Memegang kendali hati kita.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Surat Yusuf Ayat 29: Pesan untuk Para Suami Agar Tidak Bersikap Dayyuts
Kelima, Asy-syaghaf. Tingkat puncak cinta. Cintanya telah menyentuh hati yang terdalam bahkan hingga tergila-gila. Dia tahu bahwa yang dia lakukannya adalah haram tapi dia tidak kuasa untuk melawan hasrat melakukan itu. Inilah yang tergambar pada wanita majikan Yusuf, "Sesungguhnya cintanya kepada pelayannya itu adalah sangat mendalam".
4. Cinta adalah fitrah jika tidak dikendalikan dengan iman dan ilmu akan menjadi bencana. Pantaslah Rasulullah mengingatkan, "Cintailah orang yang kau cintai sewajarnya saja, karena suatu saat dia akan menjadi orang yang kau benci, dan bencilah orang yang kau benci sewajarnya saja, karena suatu saat dia akan menjadi orang yang kau sukai." (HR At-Tirmidzi)
5. Cinta itu terletak di hati. Hati manusia berada dalam dua jemari Allah. Dia bisa mengubahnya sesuai yang dikehendaki-Nya. Maka mohonlah selalu kepada Allah Yang Memegang kendali hati kita.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Surat Yusuf Ayat 29: Pesan untuk Para Suami Agar Tidak Bersikap Dayyuts

(rhs)
Lihat Juga :