Pusara Syaikh Abdul Qadir Kedua Terpenting Setelah Makam Nabi Muhammad SAW

Minggu, 16 Januari 2022 - 15:02 WIB
loading...
Pusara Syaikh Abdul...
Makam Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani merupakan makam yang paling menarik dan yang paling banyak dikunjungi. (Foto/Ilustrasi: Ist)
A A A
Satu penelitian mendapati bahwa makam Syekh Abdul Qadir Al-Jilani adalah makam kedua yang terpenting, dilihat dari sudut jumlah peziarah, sesudah makam Nabi Muhammad SAW dan beberapa anggota keluarganya.

Penelitian ini dilakukan Filsuf dan islamologist Prancis, Eric Geoffroy. Menurut dia, kompleks makam Syekh Abdul Qadir Al-Jilani merupakan makam yang paling menarik dan yang paling banyak dikunjungi di seluruh daerah yang ia teliti di Timur Tengah.

Eric Geoffroy melakukan penelitian atas makam Abdul Qadir Al-Jilani pada saat dirinya masih sebagai pengajar bahasa dan kebudayaan Arab di Sekolah Tentara Inteligen dan Studi Linguistik di Strasbourg, Prancis.

Hasil penelitian itu dihimpun dan diterbitkan menjadi sebuah buku berjudul "Le Culte Des Saints Dans Le Monde Musulman" (Bahasa Prancis) dan diterjemahkan oleh Jean Couteau dkk menjadi "Ziarah dan Wali di Dunia Islam" (2007).

Baca juga: Konsep Haji Syari’ah dan Thariqah Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

"Najaf dan Karbala memang didatangi peziarah dalam jumlah yang sangat besar, tetapi sebagian besar pengunjung terdiri atas kaum Syiah, yang merupakan kelompok minoritas di Timur Tengah," tutur Geoffroy.

Selain itu, menurut dia, pola beragama dari orang-orang Irak lebih ekspansif daripada orang-orang Suriah. "Oleh karenanya andaikan kami pilih melukiskan ziarah kubur Syekh Arslan di Damaskus pasti akan tampak sangat sederhana, dan bagaimanapun juga wali ini hanya dikenal secara regional atau bahkan lokal," jelasnya.

Adapun tentang makam Ibn Arabi, katanya lagi, betapapun besarnya penghormatan umumnya peziarah kepada tokoh ini, peran yang dimilikinya terutama bersifat esoteris, yang terwujud melalui frekuensi penampakan dirinya, konon, pada sejumlah besar penduduk Damaskus.

Di samping itu, kompleks makamnya yang relatif kecil dan sempit, hanya terisi sebuah masjid, sedangkan kompleks makam al-Jilani amat luas sebagaimana layaknya sebuah kompleks monumental.

Di Pusat Kota Baghdad
Kompleks makam Syekh Abd al-Qadir al-Jilani (wafat 561 H/1166 M) terletak di pusat Kota Baghdad, tidak jauh dari jalan besar pusat perdagangan lama al-Rasyid.

Letaknya di pusat kota itu tentu saja sangat mendukung ziarah kubur pada wali ini. Ini jika dibandingkan dengan Ahmad al-Rifa'i, pendiri besar aliran sufi di Irak lainnya, yang jumlah pengunjungnya tidak sebanyak al-Jilani.

Kampung tempat al-Jilani dimakamkan dinamakan Bab al-Chaykh (pintu gerbang sang Syekh) sebagai penghormatan kepada wali ini, dan penduduk kampung itu, kaum Chayhiliyye, di mata masyarakat tampil sebagai penduduk asli Baghdad.

Baca juga: Konsep Puasa Syari’ah, Thariqah, dan Hakikat Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

Orang Kurdi dari Irak Utara, yang menyebut wali ini sebagai Ghautsi Jailani (atau “penyelamat besar Jilani”) suka menggarisbawahi bahwa kampung itu juga dihuni oleh wakil etnis Kurdi.

Pada kenyataaannya, para Fuayliyah yang memang beretnis Kurdi itu merupakan golongan sosial yang miskin dan tidak lebih dari minoritas kecil di Bab al-Chaykh. Selain itu mereka beraliran Syiah dan oleh karena itu tidak begitu menyanjung-nyanjung sang syekh.

Kompleks makam terletak di lahan luas berbentuk segi empat yang dikelilingi oleh tembok berhiaskan lubang-lubang yang tingginya sekitar lima meter. Ada beberapa pintu masuk, salah satu di antaranya adalah gerbang utama.

Dua Mihrab
Ruangan makam Syekh Abdul Qadir berada di kiri gerbang utama dan di atasnya terdapat sebuah kubah dari tembikar berglasir warna biru. Ruangan itu berhubungan dengan sebuah zawiyah, tempat diadakan acara zikir oleh kelompok Qadiri dari berbagai daerah.

Sebuah masjid yang megah berdiri di sebelahnya. Masjid itu memiliki dua mihrab, karena ada dua imam, yang satu beraliran Hanafi, dan yang lain beraliran Syafii.

Menurut Geoffroy, imam-imam ini adalah pemuka agama di Kota Baghdad, dan para pengunjung dari luar sering berdesakan mendekati mereka sehabis salat untuk bersilaturahmi. Salah seorang dari kedua imam itu, Abd al-Karim al-Mudarris, adalah seorang ulama Kurdi yang pernah menjadi mufti besar Irak.

Di halaman makam terdapat sebuah menara jam dan sebuah kolam untuk berwudu, dua madrasah serta satu perpustakaan yang masih dikelola oleh pimpinan keluarga Jilani.

Beberapa gedung bertingkat ditata sebagai asrama, dan harus dicatat di sini besarnya kapasitas penginapan dan penyediaan makan bagi pengunjung.

Peziarah memang datang dari seluruh dunia Islam. Namun orang-orang Turki yang paling sering mengunjungi kompleks al-Jilani dalam perjalanan haji ke Mekkah, ketika pulang mereka lalu mengunjungi kompleks makam Ibn Arabi di Damaskus.

Selain itu, banyak pula peziarah yang datang dari India, dari Asia Tenggara, atau malah dari Maghribi dan Afrika Hitam. Maka jumlah orang Irak konon tidak lebih dari seperempat jumlah keseluruhan pengunjung kompleks yang datang untuk sholat Jumat.

Dengan demikian berbagai bangsa berbagi asrama: sejumlah penganut Qadiri ditanggung oleh wakaf setempat selama sebagian besar hidupnya. Ada pula yang tinggal di situ selama beberapa bulan atau hanya beberapa hari. Ribuan orang ditampung secara tetap di kompleks tersebut.

Baca juga: Konsep Zakat Thariqah Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani yang Bikin Bangkrut
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tradisi Ziarah Kubur...
Tradisi Ziarah Kubur Saat Idulfitri, Amalan Berpahala untuk Mengingat Kematian
Faedah Ziarah Kubur...
Faedah Ziarah Kubur untuk Selalu Mengingat Kematian, Begini Penjelasannya
Adab dan Tata Cara Ziarah...
Adab dan Tata Cara Ziarah Kubur bagi Wanita Haid
Bacaan Doa Ziarah Kubur...
Bacaan Doa Ziarah Kubur Menjelang Ramadan Beserta Adab, dan Tata Caranya
Bagaimana Hukum Ziarah...
Bagaimana Hukum Ziarah Kubur Menyambut Bulan Ramadan?
Bacaan Doa Tahlil Ziarah...
Bacaan Doa Tahlil Ziarah Kubur Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Rekomendasi
Gunung yang Disebut...
Gunung yang Disebut dalam Al-Quran dengan Fenomena Uniknya
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
Es Antartika Tiba-tiba...
Es Antartika Tiba-tiba Mencair, Ilmuwan Mulai Panik
Artikel Terkini
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
Infografis
Putri Haya binti Hussein,...
Putri Haya binti Hussein, Keturunan Langsung Nabi Muhammad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved