Ini yang Dilakukan Kaum Sufi Saat Ziarah di Makam Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

Selasa, 18 Januari 2022 - 10:53 WIB
loading...
Ini yang Dilakukan Kaum...
Selain pejabat negara, makam Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani di Baghdad, Irak, banyak dikunjungi kaum sufi dan para guru rohani. (Foto/Ilustrasi: Ist)
A A A
Makam Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani di Baghdad, Irak, banyak dikunjungi kaum sufi dan para guru rohani. Sudah barang tentu praktik ziarah kaum sufi ini berbeda sama sekali dengan kaum muslimin pada umumnya. Kaum sufi tidak mengajukan permohonan yang terkait kesenangan dunia.

"Para sufi yang datang menghormati sang syekh pertama-tama atas dorongan adab, yaitu kesopanan spiritual," ujar Filsuf dan islamologist Prancis, Eric Geoffroy dalam buku "Le Culte Des Saints Dans Le Monde Musulman" (Bahasa Prancis) dan diterjemahkan oleh Jean Couteau dkk menjadi "Ziarah dan Wali di Dunia Islam" (2007).

Buku itu berisi laporan Eric Geoffroy pada saat melakukan penelitian atas makam Abdul Qadir Al-Jilani. Kala itu, dirinya masih sebagai pengajar bahasa dan kebudayaan Arab di Sekolah Tentara Inteligen dan Studi Linguistik di Strasbourg, Prancis.

Baca juga: Begini Praktik Ziarah di Makam Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

Menurut Eric Geoffroy, pada umumnya, permohonan yang diajukan oleh kaum sufi itu tidak menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan dunia yang fana ini. Urusan dunia yang dia maksud adalah terkait masalah kemandulan, penyakit, pernikahan atau perceraian, ujian dan sebagainya. "Kaum sufi tidak memohon hal seperti itu," ujarnya.

"Permohonan mereka berkaitan dengan “pencerahan” (al farth), atau kalau tidak bisa, tuntunan dalam jalan tasawuf, atau bahkan penampakan wali dalam mimpi malam," jelasnya.

Menurut Eric Geoffroy, para sufi memandang al-Jilani sebagai satu “kutub” universal, dan jangan dianggap bahwa dalam hal ini ada perbedaan sikap di antara tarekat-tarekat.

Kaum Bektasyi mengatakan, “Wali adalah milik semua orang”. Maka banyak sufi yang bukan Qadiri juga berkunjung dari jauh untuk berbagi berkah sang wali serta berzikir di makam.

Menurut kabar yang beredar di kalangan sufi, orang-orang tarekat tertentu dapat melihat al Jilani mengambil wujud fisik di samping makamnya, dengan badannya tertutupi kain hijau.

Menurut doktrin tasawuf, para wali, kendati telah wafat, mempertahankan kekuatan spiritualnya (tashrif atau tasharruf), bahkan ada penulis yang mengatakan bahwa kekuatan-kekuatan itu malah bertambah.

Warna hijau adalah warna Islam, tetapi anggota tarekat Qadiriyah dahulu membedakan diri dari pengikut tarekat lainnya dengan memakai pakaian warna ini.

Baca juga: Pusara Syaikh Abdul Qadir Kedua Terpenting Setelah Makam Nabi Muhammad SAW

Kompleks makam Syekh Abd al-Qadir al-Jilani (wafat 561 H/1166 M) terletak di pusat Kota Baghdad, tidak jauh dari jalan besar pusat perdagangan lama al-Rasyid.

Kampung tempat al-Jilani dimakamkan dinamakan Bab al-Chaykh (pintu gerbang sang Syekh) sebagai penghormatan kepada wali ini, dan penduduk kampung itu, kaum Chayhiliyye, di mata masyarakat tampil sebagai penduduk asli Baghdad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tradisi Ziarah Kubur...
Tradisi Ziarah Kubur Saat Idulfitri, Amalan Berpahala untuk Mengingat Kematian
Faedah Ziarah Kubur...
Faedah Ziarah Kubur untuk Selalu Mengingat Kematian, Begini Penjelasannya
Adab dan Tata Cara Ziarah...
Adab dan Tata Cara Ziarah Kubur bagi Wanita Haid
Bacaan Doa Ziarah Kubur...
Bacaan Doa Ziarah Kubur Menjelang Ramadan Beserta Adab, dan Tata Caranya
Bagaimana Hukum Ziarah...
Bagaimana Hukum Ziarah Kubur Menyambut Bulan Ramadan?
Bacaan Doa Tahlil Ziarah...
Bacaan Doa Tahlil Ziarah Kubur Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Rekomendasi
Ilmuwan Inggris Pastikan...
Ilmuwan Inggris Pastikan Palestina Negara yang Paling Banyak Digali di Dunia
Ukuran Gerbang Neraka...
Ukuran Gerbang Neraka Siberia Terdeteksi Bertambah 3 Kali Lipat
Warga Dilarang Mati...
Warga Dilarang Mati di Kota Ini, Berikut Alasan Ilmiahnya
Artikel Terkini
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Infografis
Empat Hal yang Wajib...
Empat Hal yang Wajib Dilakukan agar Irit saat WFH
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved