Apa Kabar Alumni Ramadhan? Ini Pesan Ustaz Oemar Mita

Kamis, 11 Juni 2020 - 17:45 WIB
loading...
A A A
2. Menjadikan RamadhansebagaiPola Hidup Ideal.
Ramadhan hakikatnya bukan nama bulan semata. Lakukan pola hidup seperti di bulan Ramadhan , bangun sebelum azan subuh, lanjutkan dengan puasa-puasa sunnah, lanjutkan salat malamnya, lanjutkan bacaan Al-Qur'annya. Sama seperti kalau kita ke Makkah dan Madinah, di sana waktu kita kebanyakan dipakai buat ibadah, tidur dan makan hanya selingan saja. Orang beriman sesungguhnya tidak pernah berpisah dengan Ramadhan.

3. Waspada Terhadap Rayap (Perusak) Amal.
Yaitu kemunafikan, kedzaliman, menjadi wali syaithan di kala sendiri, menggugat takdir, akhlaq yang buruk, riya', ghibah, meninggalkan salat Jum'at. Kita semua sebagai alumni Ramadhan harus waspada terhadap rayap (perusak) amal ini.

Indikator amal diterima oleh Allah Ta'ala. Ini untuk menilai diri sendiri bukan untuk menilai orang lain. Yaitu:
1. Dijadikan Lebih Baik dari Sebelumnya.
Jika di bulan Ramadhan bisa salat Tahajjud 2 rakaat, maka setelah bulan Ramadhan kita bisa salat Tahajjud4 raka'at. Bilamana kita di bulan Ramadhan bisa membaca one day one juz, maka setelah Ramadhan kita bisa menambah menjadi 2 juz sehari atau bahkan lebih. Bilamana kita di bulan Ramadhan biasa bersedekah 1.000 rupiah, maka setelah bulan Ramadhan kita bersedekah lebih besar lagi.

2. Dijadikan Hatinya Takut kepada Allah Ta'ala.
Takut hanya datang dari Allah Ta'ala, karena takut tidak ternilai harganya. Beda kalau kita takut sama manusia pasti kita akan menjauh, tapi kalau kita takut sama Allah kita akan mendekat kepada-Nya.

3. Dikabulkannya Permintaan Akhiratnya.
Dalilnya kisah 3 pemuda yang terjebak di dalam gua, yang pintu guanya tertutup dengan batu. Alhasil mereka bisa keluar dari gua tersebut karena permintaannya diijabah oleh Allah melalui wasilah amal saleh yang pernah mereka lakukan.

4. Diwafatkan dalam Keadaan Husnul Khatimah.
Kita semua berharap akhir hayat kita mati dalam keadaan husnul khatimah, mati dalam keadaan baik, di tempat yang baik.

Demikian pesan Ustaz Oemar Mita, semoga kita bisa mengambi iktibar dan mengamalkan nasihatnya. (Baca Juga: Bagaimana Cara Mencintai Rasulullah SAW? )

Wallahu Ta’ala A’lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Musyrif Cinta Quran...
Musyrif Cinta Quran Center Tembus Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Nasihat Penting dalam...
Nasihat Penting dalam Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Simak Penjelasannya di Sini!
Menang Lelang, Komunitas...
Menang Lelang, Komunitas Muslim Indonesia Akan Bangun Gedung Dakwah di Australia
7 Tips Keluarga Harmonis...
7 Tips Keluarga Harmonis ala Rasulullah SAW, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Susah Bangun dan Salat...
Susah Bangun dan Salat Subuh? Ini Amalannya
5 Tips agar Terus Berbaik...
5 Tips agar Terus Berbaik Sangka Kepada Allah SWT
Rekomendasi
Alat Komunikasi Israel...
Alat Komunikasi Israel untuk Mempercepat Kehadiran Dajjal
Arkeolog Temukan Benua...
Arkeolog Temukan Benua Purba Tersembunyi di Bawah Lautan Arktik
4 Perbedaan El Nino...
4 Perbedaan El Nino dan La Nina yang Sering Dianggap Sama
Artikel Terkini
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Infografis
Apa itu Waithood? Fenomena...
Apa itu Waithood? Fenomena Mengerikan bagi Generasi Muda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved