Kisah Syaiba, Kakek Nabi Muhammad SAW yang Namanya Dilupakan karena Dikira Budak

Kamis, 27 Januari 2022 - 09:20 WIB
loading...
Kisah Syaiba, Kakek...
Ilustrasi kakek Nabi Muhammad, Abdul Muthalib. (Ist)
A A A
Syaiba, nama yang pendek dan harusnya mudah diingat. Namun nama ini menjadi asing bagi warga Mekkah. Dia lebih dikenal sebagai budak milik Muthalib dan orang menyebutnya Abdul Muthalib . Dialah kakek Nabi Muhammad SAW .

Kisah Syaiba sungguh menyentuh hati. Muhammad Husain Haekal dalam buku yang diterjemahkan Ali Audah berjudul "Sejarah Hidup Muhammad" mengisahkan sedikit perjalanan hidup Syaiba.

Syaiba adalah putra Hasyim dari hasil perkawinannya dengan Salma putri 'Amr. Salma sendiri berasal dari kabilah Khazraj yang bermukim di Jathrib (kini Madinah ).

Baca juga: Leluhur Nabi Muhammad SAW Pimpinan Para Saudagar yang Tak Terlalu Tajir

Kisah cinta Hasyim dan Salma bersemi tatkala Hasyim tengah berada di Jathrib. Kala itu, Hasyim dan kafilahnya melakukan perjalanan dagang ke Suriah. Ketika melalui Yathrib, Hasyim melihat perempuan yang menarik hatinya. Kesan yang ia tangkap dia adalah perempuan baik-baik dan terpandang. Perempuan itu muncul di tengah-tengah orang yang sedang mengadakan perdagangan dengan Hasyim.

Singkat cerita, Hasyim tertarik dengan perempuan itu. Ia memberanikah diri untuk bertanya, adakah ia sedang dalam ikatan dengan laki-laki lain?

Setelah diketahui bahwa dia seorang janda dan tidak mau kawin lagi kecuali bila ia memegang kebebasan sendiri, Hasyim lalu melamarnya. Perempuan itu pun menerima, karena dia mengetahui kedudukan Hasyim di tengah-tengah masyarakatnya.

Salma anak 'Amr menikah dengan Hasyim dan sempat tinggal di Mekkah, namun tidak lama. Ia kembali ke Jathrib. Dan di kota ini ia melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Syaiba.

Beberapa tahun kemudian dalam suatu perjalanan musim panas ke Ghazza (Gaza), Hasyim meninggal dunia. Kepemimpinan di Mekkah pun berganti. Muthalib, adik Hasyim mengambil alih kedudukannya.

Sesungguhnya Umayyah anak Abd Syams -sepupu Hasyim- sangat berambisi menggantikannya. Muthalib adalah adik Abd Syams. Namun dia sangat dihormati oleh masyarakatnya. Karena sikapnya yang suka menenggang dan murah hati oleh Quraisy ia dijuluki Al-Faidz', ("Yang melimpah").

Baca juga: Ketika Mekkah Jadi Negeri Para Pedagang, Begini Peran Penting Leluhur Nabi Muhammad SAW

Pada suatu hari terpikir oleh Muthalib akan kemenakannya, anak Hasyim itu. Ia pergi ke Jathrib. Dan karena anak itu sudah besar, dimintanya kepada Salma supaya anaknya itu diserahkan kepadanya. Oleh Muthalib dibawanya pemuda itu ke atas untanya dan dengan begitu ia memasuki Mekkah.

Orang-orang Quraisy menduga bahwa yang dibawa itu budaknya. Oleh karena itu mereka lalu memanggilnya: Abdul Muthalib (Budak Muthalib). "Hai," kata Muthalib. "Dia kemenakanku anak Hasyim yang kubawa dari Jathrib. Namanya Syaiba."

Tetapi sebutan Abdul Muthalib sudah melekat pada pemuda tersebut. Orang sudah memanggilnya demikian dan nama Syaiba yang diberikan ketika dilahirkan sudah dilupakan orang.

Pada mulanya Muthalib ingin mengembalikan harta Hasyim untuk kemenakannya itu. Tetapi Naufal menolak, lalu menguasainya.

Itu sebabnya Abdul Muttalib meminta bantuan kepada saudara-saudara ibunya di Jathrib untuk mengambil alih harta yang menjadi haknya dari tangan saudara ayahnya itu. Selanjutnya, pihak Khazraj di Jathrib mengirimkan 80 orang pasukan perang untuk membantu Abdul Muthalib. Naufal pun menyerah dan terpaksa mengembalikan harta peninggalan Hasyim.

Selanjutnya, Abdul Muthalib mengambil alih kedudukan ayahnya, Hasyim. Sesudah pamannya Muthalib, dialah yang mengurus pembagian air dan persediaan makanan.

Nama Syaiba kian tenggelam dan makin dilupakan. Sampai kini, kakek Nabi Muhammad SAW ini terkenal dengan nama Abdul Muthalib.

Baca juga: Begini Leluhur Nabi Muhammad SAW Mengelola Kakbah, Makan Gratis bagi Jamaah Haji
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Mengenal Masjid Pertama...
Mengenal Masjid Pertama yang Dibangun di Muka Bumi
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Rekomendasi
Arkeolog Ungkap Rahasia...
Arkeolog Ungkap Rahasia yang Terkubur di Pegunungan Rocky selama 6.000 Tahun
Takut Terkena Kutukan,...
Takut Terkena Kutukan, Ilmuwan Pakai Robot Ungkap Tempat Misterius di Piramida Giza
Tertua di Dunia, Seni...
Tertua di Dunia, Seni Lukis Sulawesi Diklaim Dibuat oleh Nenek Moyang Manusia
Artikel Terkini
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Infografis
Begini Nasib Para Penghina...
Begini Nasib Para Penghina Nabi Muhammad, Ada yang tewas Tragis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved