Kisah Cicit Rasulullah Ali Zainal Abidin Saat Dicaci Maki

Jum'at, 28 Januari 2022 - 19:53 WIB
loading...
Kisah Cicit Rasulullah...
Sayyidina Ali Zainal Abidin yang juga cicit Rasulullah SAW dikenal sebagai orang yang wara dan zuhud. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Cicit Rasulullah bernama Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib ini dapat kita jadikan teladan soal ke kezuhudan dan tawadhu'. Sayyidina Ali Zainal Abidin sebagai orang yang wara' dan zuhud.

Dalam Kitab al-Tibr al-Masbuk fii Nashiihah al-Muluk, Imam Al-Ghazali menceritakan kisah Ali Zainal Abidin saat dicaci maki oleh seseorang. Berikut kisahnya dilansir dari NU Online:

خرج زين العابدين علي بن الحسين رضي الله عنه إلي المسجد فسبّه رجل فقصده غلمانه ليضربوه ويؤذوه, فناهم زين العابدين وقال: كفوا أيديكم عنه! ثم التفت إلي ذلك الرجل وقال: يا هذا أنا اكثر مما تقول وما لا تعرفه مني أكثر مما قد عرفته, فإن كان لك حاجة في ذكره ذكرته لك. فخجل الرجل واستحي فخلع عليه زين العابدين قميصه وأمر له بألف درهم, فمضي الرجل وهو يقول: أشهد أن هذا الشاب ولد رسول الله صلي الله عليه وسلم.

Sayyidina Zainal Abidin Ali bin Husain radliyallahu 'anhu keluar (rumah) menuju masjid. Tiba-tiba seseorang mencaci-makinya. Para pengawalnya hendak memukul dan menyakiti orang tersebut. Sayyidina Ali Zainal Abidin melarangnya dan berkata:

"Tahanlah tangan kalian darinya!"

Kemudian ia berpaling kepada orang yang mencacinya itu dan berkata: "Wahai tuan, aku memiliki keburukan lebih banyak dari yang tuan katakan. Apa yang tuan tidak ketahui (tentang keburukanku) lebih banyak dari yang tuan ketahui. Jika tuan membutuhkannya, aku akan menceritakan (semua)nya pada tuan."

Orang itu pun menjadi malu. Lalu Sayyidina Ali Zainal Abidin merogoh kantong bajunya dan memberinya uang seribu Dirham. Orang itu pun berlalu sambil berkata: "Aku bersaksi bahwa pemuda ini (Sayyidina Ali Zainal Abidin) adalah keturunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."

Hikmah dari kisah ini, Sayyidina Ali Zainal Abidin seakan-akan menganggap cacian sebagai kasih sayang Allah yang mengingatkan dosa-dosanya. Bagi orang yang selalu ingat akan dosa-dosanya, ia tak akan mudah terhina oleh cacian dan makian.

Cacian adalah cambuk pengingat bahwa, "Aku lebih buruk dari itu," dan "dosaku lebih banyak dari itu." Maka, seberapa kasar dan bejatnya sebuah cacian, tak akan berarti apa-apa karena ia merasa jauh lebih buruk dari itu.

Bahkan, Imam Ali Zainal Abidin menawari pencacinya semua informasi tentang keburukannya. Sebagai gantinya, Imam Ali Zainal Abidin berterima kasih pada pencacinya karena telah diingatkan. Seumpama ia hendak berujar, "Cacian yang mengingatkanku atas segala keburukan lebih kunikmati daripada pujian yang melalaikanku." Karenanya beliau memberi pencacinya uang cukup banyak karena telah membangkitkan penyesalannya kembali atas dosa-dosanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Berpotensi Diguncang...
Berpotensi Diguncang Gempa Berkekuatan 8 SR, Jepang Siaga 1
China Benamkan Otak...
China Benamkan Otak Manusia pada Robot Organoid
Mereka yang Menolak...
Mereka yang Menolak Hadiah Nobel, Ada Terpaksa maupun Sukarela
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved