Azab Allah Taala kepada Kaum Luth dan Hasil Penelitian Ilmiah di Lokasi Kejadian

Senin, 31 Januari 2022 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Di luar penelitian tersebut, jauh sebelum itu juga sudah dilakukan penelitian oleh ilmuan yang berbeda. Pada awalnya, penelitian dilakukan oleh seorang ahli purbakala, William Albright, pada 1924 di sekitar Laut Mati.

Beberapa orang yang bersama William Albright mencari keberadaan sisa-sisa Kota Sodom dan Gomorah, hingga akhirnya mereka menemukan situs purbakala Bab-Edh-dhra (dibaca: Babhedra).

Bab-edh-dhra adalah makam terbesar khas zaman perunggu yang mereka gali, panjangnya 15 meter dan lebarnya 7 meter. Di sini mereka juga menemukan makam berisi perhiasan emas dan menggali lebih 700 tembikar yang merupakan hadiah penguburan, termasuk tempat parfum kecil dan banyak benda lain, seperti kain.

Konon, makam ini telah digunakan selama 1000 tahun lamanya, dari zaman Ibrahim hingga penghancuran Kota Sodom.

Keberadaan umat Nabi Luth di sekitar laut mati ini diperkuat dengan ulasan National Geographic edisi Desember 1957:

''Gunung Sodom, tanah gersang dan tandus muncul secara tajam di atas Laut Mati. Belum pernah seorang pun menemukan Kota Sodom dan Gomorah yang dihancurkan, namun para akademisi percaya bahwa mereka berada di Lembah Siddim yang melintang dari tebing terjal ini. Kemungkinan air bah dari Laut Mati menelan mereka setelah gempa bumi.''

Selanjutnya, ahli purbakala lainnya, Paul Lapp dan Thomas Schaub, melakukan penggalian kembali di sekitar Laut Mati pada 1967. Dan kemudian, penggalian diteruskan oleh Werner Keller, seorang ahli arkeologi asal Jerman di sekitar Laut Mati.

Dengan merujuk pada keterangan Al-Qur'an mengenai dijungkirbalikkannya kota tempat kediaman umat Nabi Luth, Werner Keller menyatakan: ''Bersama dengan dasar dari retakan yang sangat lebar ini, yang persis melewati daerah ini, Lembah Siddim, termasuk Sodom dan Gomorah, dalam satu hari terjerumus ke kedalaman. Kehancuran mereka terjadi melalui sebuah peristiwa gempa bumi dahsyat yang mungkin disertai dengan letusan, petir, keluarnya gas alam serta lautan api.''

Werner percaya bahwa umat Nabi Luth dihancurkan melalui sebuah gempa bumi yang sangat hebat. Berkaitan dengan hal ini, Werner Keller menulis: ''Pergeseran patahan membangkitkan tenaga vulkanik yang telah tertidur lama sepanjang patahan. Di lembah yang tinggi di Yordania dekat Bashan masih terdapat kawah yang menjulang dari gunung api yang sudah mati; bentangan lava yang luas dan lapisan basal yang dalam yang telah terdeposit pada permukaan batu kapur.''

Perihal meteor pernah juga disampaikan para Para arkeolog dari Trinity Southwest University, sebuah lembaga pendidikan tinggi Kristen di Albuquerque, New Mexico, AS. Seperti dilaporkan dari Sputniknews pada 23 November 2018, mereka mengklaim peradaban di wilayah Laut Mati hancur 3.700 tahun yang lalu setelah dihantam meteor.

Selama pertemuan tahunan American Schools of Oriental Research di Denver, Colorado, peneliti Phillip Silvia melaporkan temuan awal dari penggalian mereka di daerah tersebut, yang oleh beberapa ilmuwan dianggap sebagai rumah bagi kota-kota yang disebut dalam Alkitab dan Al-Quran sebagai Sodom dan Gomora.

Hasilnya menunjukkan bahwa kota-kota dan pemukiman di wilayah Ghor Tengah di Lembah Yordan, di mana sekitar 65.000 orang tinggal semasa waktu tersebut, binasa akibat gelombang panas yang membawa angin dan partikel kecil.

Gelombang ledakan juga memicu terciptanya air asin di Laut Mati. Menurut para peneliti, ledakan tersebut tidak hanya menghapus seluruh kehidupan kota-kota Zaman Perunggu Tengah tersebut, tetapi juga lahan yang dulunya subur.

Menurut para ilmuwan, ledakan meteor menyebabkan bencana yang menyapu bersih kawasan itu, termasuk kota kuno Tall el-Hammam, tempat para peneliti melakukan penggalian selama bertahun-tahun.

Penanggalan radiokarbon dilaporkan mengungkapkan bahwa dinding bata-lumpur tiba-tiba menghilang di kota Ghor Tengah, karena hanya fondasi batu yang tersisa.

Permukaan tembikar yang ditemukan di situs itu meleleh menjadi kaca, yang mungkin merupakan hasil dari suhu ekstrem. Setelah dugaan ledakan meteor, orang-orang dipastikan tidak mau kembali ke wilayah Laut Mati tersebut selama 600-700 tahun.

Hal yang menakutkan adalah peneliti meyakini hampir pasti ini bukan kali terakhir kota di dunia mengalami nasib yang hancur akibat asteroid. Kekhawatiran ini diperkuat dengan data pada September 2021, ada lebih dari 26.000 asteroid dekat Bumi yang diketahui dan seratus komet dekat Bumi periode pendek.

Baca juga: Taurat Anggap Nabi Luth Berzina dengan Dua Putrinya, Al-Qur'an dan Hadis Mengoreksi
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Doa Nabi Luth AS : Mohon...
Doa Nabi Luth AS : Mohon Dijauhkan dari Azab Allah
Kisah-kisah dalam Al...
Kisah-kisah dalam Al Quran : 12 Kaum yang Dibinasakan karena Dosa Mereka
Ayat-Ayat Al-Quran Tentang...
Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Azab Terhadap Suatu Kaum
5 Perkara yang Menyebabkan...
5 Perkara yang Menyebabkan Turunnya Azab Allah SWT di Dunia
Mengapa Ada Golongan...
Mengapa Ada Golongan yang Dilaknat Allah SWT? Perbuatan Apa yang Dilakukan?
Rekomendasi
Bandara Kansai Bakal...
Bandara Kansai Bakal Hilang Ditelan Air Laut, Ini Bukti Ilmiahnya
7 Hewan yang Memanfaatkan...
7 Hewan yang Memanfaatkan Magnet Bumi untuk Navigasi
Ini Tanda-tanda Orang...
Ini Tanda-tanda Orang yang Akan Meninggal Menurut Sains
Artikel Terkini
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Infografis
Barca dan Juve Raih...
Barca dan Juve Raih Hasil Sempurna, Arsenal Kalah di Kandang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved