Keutamaan Puasa Rajab dan Qiyamullail di Malam Pertama
Selasa, 01 Februari 2022 - 22:47 WIB
loading...
A
A
A
Diriwayatkan bahwa Umar bin Abdul Aziz rahimahullah menulis kepada Hajjaj bin Arthaah saat dia di Bashrah, ada yang mengatakan kepada Adi bin Arthaah. Tetapilah kamu dengan empat malam di dalam satu tahun, karena Allah mencurahkan rahmat di dalamnya. Yaitu malam pertama bulan Rajab, malam Nishfu Sya'ban, malam tanggal 27 Ramadhan dan malam hari Raya Idul Fitri.
Qiyamullail di Malam Pertama Rajab
Malam ini adalah malam pertama bulan Rajab 1443 Hijriyah. Umat Islam dianjurkan menghidupkan malam ini dengan ibadah Qiyamullail dan siangnya berpuasa.
وَعَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ رَحِمَهُ اللهُ أَنَّهُ قَالَ: خَمْسُ لَيَالٍ فِي السَّنَةِ مَنْ وَاظَبَ عَلَيْهِنَّ رَجَاءَ ثَوَابِهِنَّ، وَتَصْدِيْقًا بِوَعْدِهِنَّ، أَدْخَلَهُ اللهُ تَعَالَى الْجَنَّةَ:أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ يَقُوْمُ لَيْلَهَا وَيَصُوْمُ نَهَارَهَا ، وَلَيْلَتَيِ الْعِيْدَيْنِ يَقُوْمُ لَيْلَهُمَا وَيُفْطِرُ نَهَارَهُمَا وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ يَقُوْمُ لَيْلَهَا وَيَصُوْمُ نَهَارَهَا. وَلَيْلَةُ عَاشُوْرَاءَ يَقُوْمُ لَيْلَهَا وَيَصُوْمُ نَهَارَهَا
Dari Khalid bin Ma'daan rahimahullah bahwasanya beliau berkata: "Ada lima malam di dalam satu tahun, siapa menghidupkannya karena mengharapkan pahalanya dan membenarkan dengan janjinya, maka Allah akan memasukkan orang itu ke dalam surga, yaitu:
"Malam pertama bulan Rajab dengan melakukan Qiyam di malamnya dan berpuasa di siangnya. Dua malam Hari Raya dengan melakukan Qiyam di malamnya dan berbuka pada siangnya. Malam Nisfu Sya'ban dan berpuasa di siangnya. Dan malam 'Asyura dengan melakukan Qiyam di malamnya dan berpuasa pada siangnya."
Sumber:
Kitab Al Ghunyah karya Syeikh Abdul Qadir Al-Jilani, Juz 1 Halaman 235-236
Baca Juga: Niat Puasa Bulan Rajab Lengkap Arab dan Latinnya
Qiyamullail di Malam Pertama Rajab
Malam ini adalah malam pertama bulan Rajab 1443 Hijriyah. Umat Islam dianjurkan menghidupkan malam ini dengan ibadah Qiyamullail dan siangnya berpuasa.
وَعَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ رَحِمَهُ اللهُ أَنَّهُ قَالَ: خَمْسُ لَيَالٍ فِي السَّنَةِ مَنْ وَاظَبَ عَلَيْهِنَّ رَجَاءَ ثَوَابِهِنَّ، وَتَصْدِيْقًا بِوَعْدِهِنَّ، أَدْخَلَهُ اللهُ تَعَالَى الْجَنَّةَ:أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ يَقُوْمُ لَيْلَهَا وَيَصُوْمُ نَهَارَهَا ، وَلَيْلَتَيِ الْعِيْدَيْنِ يَقُوْمُ لَيْلَهُمَا وَيُفْطِرُ نَهَارَهُمَا وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ يَقُوْمُ لَيْلَهَا وَيَصُوْمُ نَهَارَهَا. وَلَيْلَةُ عَاشُوْرَاءَ يَقُوْمُ لَيْلَهَا وَيَصُوْمُ نَهَارَهَا
Dari Khalid bin Ma'daan rahimahullah bahwasanya beliau berkata: "Ada lima malam di dalam satu tahun, siapa menghidupkannya karena mengharapkan pahalanya dan membenarkan dengan janjinya, maka Allah akan memasukkan orang itu ke dalam surga, yaitu:
"Malam pertama bulan Rajab dengan melakukan Qiyam di malamnya dan berpuasa di siangnya. Dua malam Hari Raya dengan melakukan Qiyam di malamnya dan berbuka pada siangnya. Malam Nisfu Sya'ban dan berpuasa di siangnya. Dan malam 'Asyura dengan melakukan Qiyam di malamnya dan berpuasa pada siangnya."
Sumber:
Kitab Al Ghunyah karya Syeikh Abdul Qadir Al-Jilani, Juz 1 Halaman 235-236
Baca Juga: Niat Puasa Bulan Rajab Lengkap Arab dan Latinnya
(rhs)
Lihat Juga :