Abu Regal, Kaum Tsamud yang Selamat dari Azab karena Bersembunyi di Wilayah Haram
Rabu, 16 Februari 2022 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Abdurrazzaq setelah meriwayatkan hadits ini berkata, “Ma'mar menyampaikan bahwa Az-Zuhri mengatakan, “Abu Regal itu adalah Abu Tsaqif. hadits dengan sanad ini adalah hadits mursal.”
Baca juga: Kisah Nabi Shaleh Tidur 40 Tahun, Setelah Allah Mandulkan Istri dan Ternak Kaum Tsamud
Lalu Abdurrazzaq melanjutkan, “Ada riwayat lain yang serupa dengan sanad yang berbeda, seperti disebutkan oleh Muhammad bin Ishaq dalam kitab sirahnya, dari Ismail bin Umayyah, dari Bujair bin Abi Bujair, dari Abdullah bin Umar, ia berkata:
Ketika kami bersama Rasulullah menuju Kota Thaif dan lewat di sebuah makam, aku mendengar beliau bersabda, “Sesungguhnya ini adalah makam Abu Regal, alias Abu Tsaqif, dan ia adalah salah seorang dari kaum Tsamud.
Wilayah Haram mencegahnya dari azab ketika itu, namun ketika ia keluar dari wilayah Haram maka ia pun mendapatkan azab yang sama dengan azab yang ditimpakan kepada kaumnya di tempat ini, lalu ia dikuburkan di sini. Bukti bahwa ia dikuburkan di sini adalah sebongkah emas yang dikuburkan bersamanya.
Apabila kalian menggalinya maka kalian akan menemukan emas itu. Maka para sahabat berlomba-lomba menggali makam tersebut dan mengeluarkan emas tersebut.
Riwayat inilah yang disebutkan oleh Abu Dawud, melalui Muhammad bin Ishaq, dan para perawi lainnya seperti sanad di atas."
Ibnu Katsir mengatakan hadits tersebut hanya diriwayatkan melalui Bujair bin Abi Bujair, dan ia tidak dikenali kecuali dari hadits itu, dan ia juga tidak diambil periwayatannya kecuali oleh Ismail bin Umayyah.
Baca juga: Arab Saudi Siapkan Rp214 Triliun untuk Proyek Wisata di Lokasi Kaum Tsamud Diazab Allah Taala
Kisah Azab Allah
Allah SWT berfirman, “Dan mereka membuat tipu daya dan Kami pun menyusun tipu daya, sedang mereka tidak menyadari. Maka perhatikanlah bagaimana akibat dari tipu daya mereka bahwa Kami membinasakan mereka dan kaum mereka semuanya. Maka itulah rumah-rumah mereka yang runtuh karena kezaliman mereka. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mengetahui. Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.” ( QS An-Naml : 50-53).
Ibnu Kasir menjelaskan azab itu dimulai ketika Allah memerintahkan para malaikat-Nya untuk melemparkan bebatuan kepada sejumlah orang yang berniat untuk membunuh Nabi Shaleh, mereka tewas lebih dahulu dan lebih awal sebelum orang-orang kafir lainnya.
Pada Kamis pagi, yaitu hari pertama dari tiga hari sebelum diturunkannya azab, seluruh wajah mereka berubah warna menjadi kekuning-kuningan, sebagaimana pernah diperingatkan oleh Nabi Shaleh. Lalu ketika sore hari mereka berkata, “Sudah satu hari berlalu dari waktu yang ditentukan.”
Baca juga: Kisah Nabi Shaleh Tidur 40 Tahun, Setelah Allah Mandulkan Istri dan Ternak Kaum Tsamud
Lalu Abdurrazzaq melanjutkan, “Ada riwayat lain yang serupa dengan sanad yang berbeda, seperti disebutkan oleh Muhammad bin Ishaq dalam kitab sirahnya, dari Ismail bin Umayyah, dari Bujair bin Abi Bujair, dari Abdullah bin Umar, ia berkata:
Ketika kami bersama Rasulullah menuju Kota Thaif dan lewat di sebuah makam, aku mendengar beliau bersabda, “Sesungguhnya ini adalah makam Abu Regal, alias Abu Tsaqif, dan ia adalah salah seorang dari kaum Tsamud.
Wilayah Haram mencegahnya dari azab ketika itu, namun ketika ia keluar dari wilayah Haram maka ia pun mendapatkan azab yang sama dengan azab yang ditimpakan kepada kaumnya di tempat ini, lalu ia dikuburkan di sini. Bukti bahwa ia dikuburkan di sini adalah sebongkah emas yang dikuburkan bersamanya.
Apabila kalian menggalinya maka kalian akan menemukan emas itu. Maka para sahabat berlomba-lomba menggali makam tersebut dan mengeluarkan emas tersebut.
Riwayat inilah yang disebutkan oleh Abu Dawud, melalui Muhammad bin Ishaq, dan para perawi lainnya seperti sanad di atas."
Ibnu Katsir mengatakan hadits tersebut hanya diriwayatkan melalui Bujair bin Abi Bujair, dan ia tidak dikenali kecuali dari hadits itu, dan ia juga tidak diambil periwayatannya kecuali oleh Ismail bin Umayyah.
Baca juga: Arab Saudi Siapkan Rp214 Triliun untuk Proyek Wisata di Lokasi Kaum Tsamud Diazab Allah Taala
Kisah Azab Allah
Allah SWT berfirman, “Dan mereka membuat tipu daya dan Kami pun menyusun tipu daya, sedang mereka tidak menyadari. Maka perhatikanlah bagaimana akibat dari tipu daya mereka bahwa Kami membinasakan mereka dan kaum mereka semuanya. Maka itulah rumah-rumah mereka yang runtuh karena kezaliman mereka. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mengetahui. Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.” ( QS An-Naml : 50-53).
Ibnu Kasir menjelaskan azab itu dimulai ketika Allah memerintahkan para malaikat-Nya untuk melemparkan bebatuan kepada sejumlah orang yang berniat untuk membunuh Nabi Shaleh, mereka tewas lebih dahulu dan lebih awal sebelum orang-orang kafir lainnya.
Pada Kamis pagi, yaitu hari pertama dari tiga hari sebelum diturunkannya azab, seluruh wajah mereka berubah warna menjadi kekuning-kuningan, sebagaimana pernah diperingatkan oleh Nabi Shaleh. Lalu ketika sore hari mereka berkata, “Sudah satu hari berlalu dari waktu yang ditentukan.”
Lihat Juga :