Surat Yasin Ayat 80: Nyala Api, Pohon, dan Hari Kebangkitan

Kamis, 17 Februari 2022 - 17:29 WIB
loading...
A A A
Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah mengatakan, ayat ini merupakan argumentasi lain dari Allah perihal kekuasaan-Nya. Jika ayat sebelumnya menerangkan bukti kuasa Allah atas penciptaan dari bahan yang sudah ada, sementara ayat ini menampilkan bukti lain akan kuasa Allah, bahwa Dia mampu menciptakan sesuatu dari bahan yang subtansinya berlawanan. Adalah menciptakan api dari bahan yang justru untuk memadamkannya, yaitu air.

Dalam tafsirnya, Qurthubi juga menegaskan bahwa ayat ini menabihkan ke Esaan Allah Swt, menunjukkan begitu sempurna kudrah-Nya yang kuasa dalam menghidup dan mematikan. Sekaligus menjawab pernyataan dari orag kafir yang meragukan kekuasaan Allah Swt. Mereka berkata, “Dapat diebnarkan, jika setetes mani yang hangat dan lembab membuat kehidupan, sebaliknya sesuatu yang keras, beku, kering, menciptakan kematian. Bagaimana mungkin ada sesuatu yang kering/keras bisa menciptakan kehidupan?”.

Untuk menjawabnya, pada ayat ini Allah menggunakan kata ‘pohon’ (syajarah) sebagai perumpamaan agar mudah dicerna oleh mereka. Bahwa pohon adalah ciptaan-Nya yang berasal dari air, kemudian tumbuh lebat nan hijau hingga berbuah. Setelah itu kembali menjadi potongan kayu kering yang siap digunakan untuk menghidupkan api. Sebagaimana yang diutarakan oleh Zuhaili dalam al-Munir.

Buya Hamka dalam Tafsir al-Azhar sampai menyebutkan jenis kayu yang ia ketahui mampu menyalakan api, yaitu pohon pinus/tusam. Pohon ini, selain hijau, ia juga berdaun rindang lurus dan mengandung minyak.

Beberapa penduduk kemudian menanam pohon ini secara massal. Selain getahnya yang dapat di ‘takik’ dan mengeluarkan minyak –sebagai penyala api – batangnya yang kering dapat dijadikan kertas. Bahkan, menurut Hamka, batubara yang tersimpan jauh dalam bumi, konon berasal dari pohon-pohon besar purbakala.

Menambah pernyataan Hamka, Quraish mengatakan bahwa, dengan proses asimilasi sinar, tumbuh-tumbuhan mampu menarik kekuatan surya untuk berpindah pada dirinya. Sel tumbuhan yang mengandung zat hijau daun (klorofil) mengisap karbon dioksida dari udara.

Interaksi yang diakibatkan oleh gas karbon dioksida dan air – yang telah diserap dari tanah – kemudian menghasilkan karbohidrat dengan bantuan sinar matahari. Proses ini menjadikan kayu mengandung berbagai komponen, seperti; karbon, hidrogen, dan oksigen, yang bisa dijadikan sebagai bahan bakar bagi manusia. Dan melalui isyarat ilmiah al-Qur’an ini, lahir pula penemuan baru oleh manusia yang dikenal dengan proses fotosintesis yang ditemukan oleh ilmuwan asal Belanda, J. Ingenhouszn pada abad ke 18 M.

Sejatinya, fenomena umum seperti ini sering terulang dalam al-Qur’an, namun memiliki keluasan makna jika ingin direnungi. Misalnya ‘hujan’, bagaimana hujan bisa turun? Apakah sebabnya? Kadang, mengapa ada petir dan guntur yang ikut menyertainya? Apa manfaat hujan? Dan pertanyaaan-pertanyaan lain yang sejatinya mampu menyingkap ketauhidan Allah Swt. Kiranya itulah yang dilakukan para filsuf besar, berangkat dari pertanyaan-pertanyaan dasar namun menghasilkan makna yang besar.

Baca juga: Surat Yasin Ayat 74-75: Kaum Musyrik dan Ketika Berhala Jadi Bahan Bakar Neraka
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Berapa Lama Seluruh...
Berapa Lama Seluruh Ayat Al Quran Diturunkan? Ini Fakta di Balik 22 Tahun Perjalanannya!
Dukung Pemenuhan Kebutuhan...
Dukung Pemenuhan Kebutuhan Al-Qur'an, Sinar Mas Wakafkan 2.000 Mushaf kepada ICMI
Doa Setelah Membaca...
Doa Setelah Membaca Yasin di Malam Nisfu Syaban
5 Keistimewaan Surat...
5 Keistimewaan Surat Yasin, Jantungnya Al-Quran dan 10 Keberkahannya
Dalil Baca Yasin di...
Dalil Baca Yasin di Malam Jumat, Simak di Sini!
Rekomendasi
Fenomena Alam Ini Bikin...
Fenomena Alam Ini Bikin Dinosaurus Dominan Kuasai Bumi
Selain 1.972 Sungai...
Selain 1.972 Sungai Mengering, Ini Fakta Paling Nyata Bahwa Bumi Bocor
Cumi-cumi Raksasa Laut...
Cumi-cumi Raksasa Laut Dalam Lahirkan Spesies Baru yang Lebih Besar
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
7 Masjid Tua di Jakarta...
7 Masjid Tua di Jakarta yang Ikonik dan Sarat Sejarah Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved