Sejarah Salat, Awalnya 17 Bulan Menghadap ke Baitul Maqdis Palestina

Jum'at, 24 April 2020 - 08:23 WIB
loading...
Sejarah Salat, Awalnya...
Sejarah salat ternyata melalui tiga tahapan ketika Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah. Foto/Ist
A A A
Pensyariatan salat ternyata melalui tiga tahapan sebagaimana sejarah pensyariatan puasa Ramadhan yang juga tiga tahapan. Hal ini disampaikan Ustaz Muhammad Saiyid Mahadhir (pengajar Rumah Fiqih Indonesia) dalam bukunya "Bekal Ramadhan dan Idul Fithri (1): Menyambut Ramadhan".

Menukil riwayat Imam Ahmad melalui jalur Muadz bin Jabal menceritakan pensyariatan salat, pada mulanya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) tiba di Madinah beliau salat selama lebih kurang 17 bulan menghadap arah Baitul Maqdis Palestina, hingga akhirnya Allah menurunkan ayat-Nya: "Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai". (QS. Al-Baqarah: ayat 144)

Sehingga terjadi perubahan arab kiblat dengan menghadap ke arah Masjid Haram Makkah, dan ini dinilai sebagai tahapan pertama dalam pensyariatan salat. Muadz melanjutkan, tatkala mereka berkumpul di masjid untuk salat maka satu dengan yang lainnya saling memanggil untuk salat. Hampir-hampir di antara mereka ada yang membunyikan suara lonceng agar mudah mengumpulkan jamaah untuk salat.

Kemudian datanglah Abdullah bin Zaid, laki-laki dari kalangan Anshar kepada Rasulullah SAW sambil menceritakan apa yang dilihatnya dalam mimpi. Dia melihat seorang laki-laki memakai kain hijau berdiri menghadap kiblat dan meneriakkan: "Allahu Akbar… Allahu Akbar" dst (lafazh adzan sekarang). Lalu setelah selesai tidak berapa lama dari sana lak-laki tadi kembali melafalkan lafazh tersebut, hanya saja kali ini dia menambahkan lafazh; " قد قامت الصلاة " (seperti lafazh Iqamah sekarang)

Lalu Rasulullah SAW memerintahkan agar lafaz-lafaz itu diajarkan kepada Bilal untuk diserukan setiap salat. Tidak lama setelah itu datang juga Umar bin Khattab yang juga menceritakan perihal mimpi yang sama tentang adzan dan iqamah. Dan cerita tentang adzan serta iqamah ini dinilai sebagai tahapan kedua dalam pensyariatan salat.

Muadz melanjutkan, bahwa tatkala salat sudah berlangsung sebagian dari sahabat ketinggalan jamaah. Maka sebagian sahabat berijtihad sendiri dengan mempercepat salat hingga pada akhirnya bisa menyusul rakaat imam, dan pada akhirnya bisa salam bersama imam. Namun, berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Muadz, beliau tidak melakukan seperti itu.

Ketika datang, Muadz langsung mengikuti gerakan Imam hingga akhir, tatkala imam salam, Muadz berdiri kembali menyempurnakan rokaat yang tertinggal. Melihat perilaku Muazd ini akhirnya Rasulullah SAW memerintahkan: "Sesungguhnya Muadz telah melakukan yang benar untuk kalian, maka lakukanlah seperti apa yang diperbuat Muadz"

Kisah tata cara salat masbuq (tertinggal) dari imam ini merupakan tahapan ketiga dari pensyariatan salat hingga akhirnya sempurna seperti saat ini.

Wallahu A'lam Bish Showab
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Rekomendasi
Ronggeng Gunung Pangandaran,...
Ronggeng Gunung Pangandaran, Kalaborasi Tari Lengger dan Ritual Pemujaan untuk Dewi Sri
4 Fakta Menarik Partikel...
4 Fakta Menarik Partikel Tuhan, Penemuan Ilmuwan Cern yang Disebut Bisa Memicu Kiamat
Dinding Es Raksaa A23a...
Dinding Es Raksaa A23a Terdeteksi Akan Menghantam Inggris
Artikel Terkini
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved