Qutub al-Din Aibak, Bekas Budak Penakluk India yang Menjadi Sultan

Rabu, 16 Maret 2022 - 18:55 WIB
loading...
Qutub al-Din Aibak,...
Qutub al-Din Aibak adalah sultan kedua Dinasti Ghuriyah, menggantikan Muizz ad-Din Muhammad Ghuri. Foto/Ilustrasi: notesonindianhistory.com
A A A
Qutub al-Din Aibak adalah sultan kedua Dinasti Ghuriyah, menggantikan Mu'izz ad-Din Muhammad Ghuri. Dinasti Ghuriyah merupakan kerajaan Islam independen yang berkembang menjadi Kesultanan Delhi dan diperintah oleh dinasti Mamluk.

Aibak bergelar Qutbuddin. Aibak adalah bekas budak, juga menantu sultan pertama itu. Aibak menjadi pengganti Ghuri dengan gelar sultan pada 1206 M.

Baca juga: Hina Mahatma Gandhi dan Islam, Pemimpin Hindu India Ditangkap

Berasal dari Turkestan, Aibak dijual sebagai budak saat masih kecil. Dia dibeli oleh seorang Qazi di Nishapur di Persia. Di sanalah ia belajar memanah dan menunggang kuda di antara keterampilan lainnya.

Dia kemudian dijual kepada Muhammad Ghori di Ghazni. Aibak menjadi petugas istal kerajaan. Selama perang Kwarazmian-Ghurid, dia ditangkap oleh pengintai Sultan Shah, setelah kemenangan Ghurid, ia dibebaskan dan sangat disukai oleh Sultan Muhammad Ghori.

Aibak dinikahkan dengan puterinya, dan diangkat menjadi panglima perang. Setelah kemenangan Ghurid dalam Pertempuran Tarain Kedua pada tahun 1192, Muhammad Ghori membuat Aibak bertanggung jawab atas wilayah India.

Selanjutnya Aibak memperluas kekuasaan Ghurid di India utara dengan menaklukkan dan menyerbu beberapa tempat di Chahamana, Gahadavala, Chaulukya, Chandela, dan kerajaan lainnya.

Ketika Muhammad Ghori meninggal pada 1206, Aibak berperang dengan mantan budak lainnya Taj al-Din Yildiz untuk menguasai wilayah Ghurid di barat laut India.

Baca juga: Buku Sekolah di India Mengklaim Terorisme Bagian dari 'Untaian Islam'

Selama kampanye ini, ia maju sampai ke Ghazni, meskipun ia kemudian mundur dan mendirikan ibu kotanya di Lahore. Dia secara nominal mengakui kedaulatan penerus Muhammad Ghori, Ghiyasuddin Mahmud, yang secara resmi mengakui dia sebagai penguasa India.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Ucapan Minal Aidin Wal Faizin
Rekomendasi
Dikira Batu Akik Ternyata...
Dikira Batu Akik Ternyata Telur Dinosaurus Berumur 60 Juta Tahun
Burung Dataran Tinggi...
Burung Dataran Tinggi Berevolusi untuk Perlindungan dari Dingin Ekstrem
Surat Pribadi Tokoh...
Surat Pribadi Tokoh Dunia: dari Hitler Cuti hingga Da Vinci Lamar Kerja
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Negara Mayoritas Muslim...
Negara Mayoritas Muslim yang Menjadi Pendukung Setia Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved