Tarhib Ramadhan, Ini Perbedaan Sholat Tarawih dan Tahajud
Sabtu, 19 Maret 2022 - 19:42 WIB
loading...
A
A
A
5. Sebelum Tidur Atau Sesudah Tidur
Sholat Tarawih yang dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat yang hanya tiga kali itu ternyata dilakukan sesudah shalat Isya' dan sebelum tidur malam. Mirip dengan yang semua orang lakukan di masa sekarang ini. Sedangkan Tahajud dilakukan oleh Rasulullah di akhir malam, setelah beliau bangun dari tidur. Tidak ada sholat tahajjud yang dilakukan pada awal malam sebelum tidur.
6. Jumlah Rakaat
Mayoritas ulama salaf mengatakan bahwa sholat Tarawih itu dilakukan sebanyak 20 rakaat dalam satu malam. Sebagaimana hal ini yang difatwakan oleh ulama 4 mazhab yang mengikuti sunnahnya para sahabat di masa khalifah Umar. Berbeda dengan sholat Tahajud. Para ulama mengatakan tahajjud itu hanya dilakukan 8 rakaat saja. Ada juga yang mengatakan tidak ada batasan makimal. Berapapun rakaatnya walaupun sampai 1000 rakaat pun boleh boleh saja.
7. Hukum Bagi Nabi
Para ulama telah berijma' (sepakat) bahwa sholat tarawih itu hukumnya sunnah. Baik untuk Nabi sendiri maupun juga untuk umatnya. Berbeda dengan shalat Tahajud. Sebagian ulama mengatakan bahwa shalat Tahajjud itu hukumnya wajib untuk Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Namun sunnah untuk ummatnya. Wallahu A'lam.
8. Ada Istirahat Atau Tidak
Perbedaan selanjutnya adalah bahwa sholat tarawih banyak istirahatnya, sebagaimana nama yang disematkan kepadanya. Setiap selesai salam pasti ada jeda untuk istirahat sejenak Duduk istirahat di sela-sela rakaat tarawih itu menjadi amat mutlak diperlukan. Karena umumnya jumlah rakaatnya banyak dan bacaannya kadang panjang.
Lain halnya dengan sholat Tahajud yang umumnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukannya sendirian. Banyak riwayat yang menyebutkan bahwa beliau sholat sampai bengkak kakinya, karena saking lamanya berdiri. Tidak ada riwayat yang menyebutkan bahwa beliau bersitirahat di sela-sela rakaat Tahajud.
Demikian perbedaan antara sholat Tarawih dan sholat Tahajud. Mudah-mudahan kita termasuk orang yang dapat menghidupkan ibadah tersebut pada bulan Ramadhan.
Allahu A'lam
Baca Juga: 3 Bekal Menyambut Bulan Suci Ramadhan 2022
Sholat Tarawih yang dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat yang hanya tiga kali itu ternyata dilakukan sesudah shalat Isya' dan sebelum tidur malam. Mirip dengan yang semua orang lakukan di masa sekarang ini. Sedangkan Tahajud dilakukan oleh Rasulullah di akhir malam, setelah beliau bangun dari tidur. Tidak ada sholat tahajjud yang dilakukan pada awal malam sebelum tidur.
6. Jumlah Rakaat
Mayoritas ulama salaf mengatakan bahwa sholat Tarawih itu dilakukan sebanyak 20 rakaat dalam satu malam. Sebagaimana hal ini yang difatwakan oleh ulama 4 mazhab yang mengikuti sunnahnya para sahabat di masa khalifah Umar. Berbeda dengan sholat Tahajud. Para ulama mengatakan tahajjud itu hanya dilakukan 8 rakaat saja. Ada juga yang mengatakan tidak ada batasan makimal. Berapapun rakaatnya walaupun sampai 1000 rakaat pun boleh boleh saja.
7. Hukum Bagi Nabi
Para ulama telah berijma' (sepakat) bahwa sholat tarawih itu hukumnya sunnah. Baik untuk Nabi sendiri maupun juga untuk umatnya. Berbeda dengan shalat Tahajud. Sebagian ulama mengatakan bahwa shalat Tahajjud itu hukumnya wajib untuk Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Namun sunnah untuk ummatnya. Wallahu A'lam.
8. Ada Istirahat Atau Tidak
Perbedaan selanjutnya adalah bahwa sholat tarawih banyak istirahatnya, sebagaimana nama yang disematkan kepadanya. Setiap selesai salam pasti ada jeda untuk istirahat sejenak Duduk istirahat di sela-sela rakaat tarawih itu menjadi amat mutlak diperlukan. Karena umumnya jumlah rakaatnya banyak dan bacaannya kadang panjang.
Lain halnya dengan sholat Tahajud yang umumnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukannya sendirian. Banyak riwayat yang menyebutkan bahwa beliau sholat sampai bengkak kakinya, karena saking lamanya berdiri. Tidak ada riwayat yang menyebutkan bahwa beliau bersitirahat di sela-sela rakaat Tahajud.
Demikian perbedaan antara sholat Tarawih dan sholat Tahajud. Mudah-mudahan kita termasuk orang yang dapat menghidupkan ibadah tersebut pada bulan Ramadhan.
Allahu A'lam
Baca Juga: 3 Bekal Menyambut Bulan Suci Ramadhan 2022
(rhs)
Lihat Juga :