Rasululullah SAW Sempat Bertemu 9 Kali Puasa Ramadhan

Kamis, 07 April 2022 - 17:19 WIB
loading...
A A A
Puasa Ramadhan pada zaman Rasulullah SAW ini menarik untuk dibuktikan dengan hisab astronomi. "Saya telah menghisab posisi hilal awal Ramadhan dan Syawal semasa Rasulullah SAW hidup dari 2 H - 10 H," tutur Peneliti Astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan)-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Thomas Djamaluddin dalam tulisannya berjudul "Analisis Astronomi: Ramadan pada Zaman Rasulullah" yang disiarkan di blognya.

Analisis astronomi tersebut, katanya, memang menunjukkan selama sembilan tahun itu enam kali Ramadhan panjangnya 29 hari, hanya tiga kali yang 30 hari.

Hasil hisab Djamaluddin ini berbeda dengan yang dipahami banyak orang selama ini yang menyebut 8 kali puasa selama 29 hari dan satu kali berpuasa selama 30 hari.

Dari analisis itu, menurutnya, juga diketahui bahwa pada zaman Nabi puasa dilakukan pada musim semi dan musim dingin dengan waktu puasa mulai sekitar pukul 4 sampai sekitar 17:30 pada musim semi dan mulai sekitar pukul 4:30 sampai sekitar 16:40 pada musim dingin.

Puasa pertama berawal pada Ahad 26 Februari 624 dan Idul Fitri jatuh pada Senin 26 Maret 624. Berarti lama puasa 29 hari. Perang Badar yang terjadi saat itu pada 17 Ramadan 2 H (13 Maret 624) jatuhnya pada hari Selasa. "Perhitungan ini berbeda dengan riwayat yang menyatakan bahwa perang Badar terjadi malam Jum'at," jelasnya.

Baca juga: Inilah Mengapa Rasulullah SAW Sering Puasa di Bulan Syaban

Salah satu Idul Fitri pada zaman Nabi terjadi pada hari Jumat, yaitu 1 Syawal 3 H yang bertepatan dengan 15 Maret 625. Inilah satu-satunya Idul Fitri yang jatuh pada hari Jum'at semasa Rasulullah SAW hidup. "Mungkin inilah kejadian yang berkaitan dengan hadis yang membolehkan meninggalkan sholat Jumat bila pagi harinya telah mengikuti sholat hari raya," tuturnya.

Dalam hadis dari Abu Hurairah yang diriwayatkan dari Abu Dawud disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Pada hari ini (Jumat) telah berkumpul dua hari raya, maka siapa yang mau, (sholat hari rayanya) telah mencukupi sholat Jumatnya, tetapi kami tetap akan melakukan sholat Jumat ."

Menurut Djamaluddin, puasa dan Idul Fitri di era Rasulullah diperkirakan sbb:

- Tahun 2 Hijriyah, awal ramadhan: Ahad, 26 Februari 624 M, Idul Fitri jatuh pada hari Senin, 26 Mar. 624. Jumlah hari puasa: 29 hari
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Rasulullah SAW Paling...
Rasulullah SAW Paling Sering Berpuasa di Bulan Syaban, Ini Alasannya!
Nubuat Rasulullah SAW...
Nubuat Rasulullah SAW Tentang Perang Besar Akhir Zaman
Doa Sebelum Subuh yang...
Doa Sebelum Subuh yang Tak Pernah Dilewatkan Rasulullah SAW
Rekomendasi
Kota Metropolis Kuno...
Kota Metropolis Kuno Berusia 2.500 Tahun Ditemukan di Hutan Amazon
Segini Kekuatan Angin...
Segini Kekuatan Angin yang Menyelamatkan Nabi Musa saat Dikejar Firaun
Punya Struktur Muka...
Punya Struktur Muka Menyeramkan, Kaki Seribu Seukuran Mobil Ditemukan
Artikel Terkini
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
15.086 Jemaah Haji Reguler...
15.086 Jemaah Haji Reguler dan 7.547 Haji Khusus Telah Tiba di Indonesia
Keistimewaan Hari Jumat,...
Keistimewaan Hari Jumat, Yaumul Maiz Saat Allah Menampakan Diri di Surga
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Infografis
Golongan yang Celaka...
Golongan yang Celaka Ketika Bertemu Bulan Ramadhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved