Jangan Tinggalkan Amalan Ini di Bulan Ramadhan
Minggu, 10 April 2022 - 23:18 WIB
loading...
A
A
A
إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنْ النَّاسِ قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، مَنْ هُمْ ؟ قَالَ : هُمْ أَهْلُ الْقُرْآنِ ، أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُهُ
"Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya: "Siapakah mereka ya Rasulullah?" Rasul menjawab: "Para ahli Al-Qur'an. Merekalah keluarga Allah dan hamba khusus-Nya".
Keutamaan membaca Al-Qur'an semakin besar lagi di bulan Ramadhan. Imam An-Nakho'i mengatakan: "Puasa 1 hari di bulan Ramadhan itu lebih utama dari pada puasa 1000 hari di selain bulan Ramadhan. Membaca Tasbih 1 kali di bulan Ramadhan lebih baik dari pada membaca Tasbih 1000 kali di selain bulan Ramadhan. Satu rakaat di bulan Ramadhan lebih utama dari pada 1000 rakaat di selain bulan Ramadhan. Bersedekah di bulan Ramadhan maka pahalanya dilipatgandakan sebagaimana sedekah fi sabilillah."
Disebutkan, kaum shalihin terdahulu menghabiskan siang dan malam mereka di bulan Ramadhan dengan membaca Al-Qur'an. Imam Al-Bukhari mengkhatamkan Al-Qur'an di siang hari bulan Ramadhan sebanyak satu kali khataman, dan sholat malam setelah Tarawih khatam Al-Qur'an tiap 3 hari.
Imam Syafi’i mengkhatamkan Al-Qur'an di bulan Ramadhan sebanyak 60 kali. Sayyidah Nafisah, seorang waliyyah asal Mesir mengkhatamkan Al-Qur'an 3 hari sekali di luar bulan Ramadhan, dan jumlah itu semakin meningkat lagi bila di bulan Ramadhan. Hingga di akhir usianya beliau telah mengkhatamkan Al-Qur'an sebanyak 6.000 kali.
Karena itu, hendaknya kaum muslim tidak meninggalkan amalan ini pada bulan Ramadhan. Mudah-mudahan Allah mengangkat derajat kita dan dengan berkat menghidupkan tilawah Al-Qur'an, Allah memperbaiki kehidupan kita di dunia maupun di akhirat.
Baca Juga: Tips Agar Khatam Al-Qur'an 3 Kali Selama Ramadhan
"Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya: "Siapakah mereka ya Rasulullah?" Rasul menjawab: "Para ahli Al-Qur'an. Merekalah keluarga Allah dan hamba khusus-Nya".
Keutamaan membaca Al-Qur'an semakin besar lagi di bulan Ramadhan. Imam An-Nakho'i mengatakan: "Puasa 1 hari di bulan Ramadhan itu lebih utama dari pada puasa 1000 hari di selain bulan Ramadhan. Membaca Tasbih 1 kali di bulan Ramadhan lebih baik dari pada membaca Tasbih 1000 kali di selain bulan Ramadhan. Satu rakaat di bulan Ramadhan lebih utama dari pada 1000 rakaat di selain bulan Ramadhan. Bersedekah di bulan Ramadhan maka pahalanya dilipatgandakan sebagaimana sedekah fi sabilillah."
Disebutkan, kaum shalihin terdahulu menghabiskan siang dan malam mereka di bulan Ramadhan dengan membaca Al-Qur'an. Imam Al-Bukhari mengkhatamkan Al-Qur'an di siang hari bulan Ramadhan sebanyak satu kali khataman, dan sholat malam setelah Tarawih khatam Al-Qur'an tiap 3 hari.
Imam Syafi’i mengkhatamkan Al-Qur'an di bulan Ramadhan sebanyak 60 kali. Sayyidah Nafisah, seorang waliyyah asal Mesir mengkhatamkan Al-Qur'an 3 hari sekali di luar bulan Ramadhan, dan jumlah itu semakin meningkat lagi bila di bulan Ramadhan. Hingga di akhir usianya beliau telah mengkhatamkan Al-Qur'an sebanyak 6.000 kali.
Karena itu, hendaknya kaum muslim tidak meninggalkan amalan ini pada bulan Ramadhan. Mudah-mudahan Allah mengangkat derajat kita dan dengan berkat menghidupkan tilawah Al-Qur'an, Allah memperbaiki kehidupan kita di dunia maupun di akhirat.
Baca Juga: Tips Agar Khatam Al-Qur'an 3 Kali Selama Ramadhan
(rhs)
Lihat Juga :