Kisah Muhammad bin Waasi': Hiasan Para Ahli Fikih yang Selalu Ikut Berjihad

Jum'at, 29 April 2022 - 18:50 WIB
loading...
A A A
Yazid bin Muhallab takjut melihat kilatan pedang dan senjata di tangan orang itu lalu bertanya, “Alangkah hebatnya, siapakah dia?” orang-orang menjawab, “Dia adalah orang yang mendapat berkat do’a dari Muhammad bin Waasi”.

Perbandingan kekuatan mulai berbalik setelah tewasnya prajurit Turki yang tinggi besar tersebut. Rasa gentar menjalar dalam hati kaum musyrikin bagaikan api menjalar di atas rumput kering. Sebaliknya, semangat juang pasukan muslimin menyala seketika, lalu mereka menggempur musuh-musuh Allah laksana aliran air, mengepung dengan ketat seperti lingkaran kalung yang melilit di leher. Mereka mampu memblokir jalur air dan logistik musuh.

Maka tak ada pilihan lagi bagi raja musyrikin itu melainkan berdamai. Oleh karena itu, mereka menawarkan perdamaikan kepada kaum muslimin dan akan menyerahkan seluruh kekayaan negerinya asalkan keluarga dan hartanya aman.

Baca juga: Mengapa Para Sahabat Nabi dan Tabiin Tak Memiliki Karomah?

Tawaran itu disetujui oleh Yazid. Mereka diharuskan membayar 700 dirham secara bertahap. Pertama kali harus membayar 400 dirham, kemudian menyerahkan 400 ekor unta bermuatan za’faran (kunyit) dan 400 orang yang setiap orangnya membawa satu gelas perak, memakai topi dari sutera dan beludru dan mengenakan mantel seperti yang dikenakan oleh istri prajurit-prajurit mereka.

Ghanimah
Perang pun usai, Yazid bin Muhallab berkata kepada bendaharanya, “Sisihkan sebagian ghanimah itu untuk kita. Berikan sebagai imbalan jasa kepada yang berhak.” Bendahara bersama orang yang bersamanya berusaha menghitung namun tak mampu, lalu ghanimah itu dibagi atas dasar kerelaan…

Di antara ghanimah itu, ditemukan pula oleh kaum muslimin sebuah mahkota terbuat dari emas murni bertatahkan intan permata beraneka warna dalam ukiran yang indah dipandang mata. Yazid mengacungkan tinggi-tinggi agar semua bisa melihat, lalu berkata, “Adakah kalian melihat orang yang tak menginginkan benda ini?” Mereka berkata, “Semoga Allah memperbagus keadaan amir, siapa pula yang akan menolak barang itu?”

Yazid berkata, “Kalian akan melihat bahwa di antara ummat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa ada yang tidak menginginkan harta ini ataupun yang semacam dengan ini yang ada di atas bumi.” Kemudian beliau memanggil pembantunya dan berkata, “Carilah Muhammad bin Waasi’!”

Utusan itu mendapatkan syaikh tua itu berada di suatu tempat yang sunyi, sedang beristighfar, bersyukur dan berdo’a. Utusan itu berkata, “Amir Yazid memanggil Anda sekarang juga.” Beliau berdiri mengikuti utusan tersebut menghadap amir Yazid, beliau memberi salam lalu duduk di dekatnya. Amir menjawab salam dengan yang lebih baik, lalu mengambil mahkota tadi dan berkata:

“Wahai Abu Adillah, pasukan muslimin telah menemukan mahkota yang sangat berharga ini. Aku melihat andalah yang layak untuknya, sehingga kujadikan ia sebagai bagianmu dan orang-orang telah setuju.”

“Anda menjadikan ini sebagai bagianku wahai Amir?” tanya Muhammad bin Waasi.

“Benar, ini bagianmu,” ujar Yazid.

“Aku tidak memerlukannya. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dan mereka,” balas Muhammad bin Waasi.

“Aku telah bersumpah bahwa engkaulah yang harus mengambil ini,” desak Yazid.

Dengan terpaksa Muhammad bin Waasi’ menerimanya dikarenakan sumpah amirnya. Setelah itu beliau mohon diri sambil membawa mahkota tersebut. Orang-orang yang tak mengenalnya berkata sinis, “Nyatanya dia bawa juga harta itu.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Peluncuran Buku Jihad...
Peluncuran Buku Jihad Santri Merawat Bumi: 10 Kisah Inspiratif Pengelolaan Sampah di Pesantren
Bagaimana Bentuk Jihad...
Bagaimana Bentuk Jihad Wanita Masa Kini? Simak Penjelasannya di Sini!
Fatwa Ulama Internasional:...
Fatwa Ulama Internasional: Wajib Jihad Melawan Israel sebagai Bentuk Dukungan dan Solidaritas
Apa Arti Syuhada dan...
Apa Arti Syuhada dan Bagaimana Dalil tentang Kematian Ini?
Nasihat Penuh Hikmah...
Nasihat Penuh Hikmah Tabi'in Hasan Al-Bashri kepada Pejabat Tinggi
Rekomendasi
Imam Masjidil Haram...
Imam Masjidil Haram dari Indonesia Cuma 3 Ulama Sepanjang Sejarah, Ini Penyebabnya
Korelasi antara Al-Quran...
Korelasi antara Al-Qur'an dan Ilmu Pengetahuan Menurut Quraish Shihab
Kebakaran Hutan di Yunani...
Kebakaran Hutan di Yunani Terus Meluas Akibat Cuaca Panas
Artikel Terkini
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved