Besok Gerhana Matahari Cincin, Begini Tata Cara Salat Gerhana Pendek
Sabtu, 20 Juni 2020 - 10:47 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi pada saat waktu gerhana semakin pendek, ulama mazhab Syafii membolehkan pelaksanaan salat gerhana matahari secara singkat.
Salat gerhana singkat ini dapat dilakukan dengan membaca Surat Al-Fatihah sebanyak empat kali pada dua rakaat tersebut tanpa surat panjang seperti yang dianjurkan.
Salat gerhana singkat juga dapat dilakukan dengan membaca Surat Al-Fatihah saja tanpa diiringi dengan surat pendek. Salat gerhana singkat ini dapat dilakukan dengan membaca tiga kali tasbih seperti jumlah bacaan tasbih shalat pada biasanya.
Ini lebih ringkas seperti keterangan Syekh Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi dalam I’anatut Thalibin berikut ini.
ولو اقتصر على الفاتحة في كل قيام أجزأه، ولو اقتصر على سور قصار فلا بأس. ومقصود التطويل دوام الصلاة إلى الانجلاء
Artinya, “Kalau seseorang membatasi diri pada bacaan Surat Al-Fatihah saja, maka itu sudah memadai. Tetapi kalau seseorang membatasi diri pada bacaan surat-surat pendek setelah baca Surat Al-Fatihah, maka itu tidak masalah. Tujuan mencari bacaan panjang adalah mempertahankan salat dalam kondisi gerhana hingga durasi gerhana bulan selesai,” (Lihat Syekh Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, I’anatut Thalibin, [Beirut, Darul Fikr: 2005 M/1425-1426 H], juz I, halaman 303).
Salat dua rakaat gerhana matahari dianjurkan selama gerhana matahari berlangsung. Adapun dua khutbah salat gerhana matahari boleh tetap berlangsung atau boleh dimulai meski gerhana matahari sudah selesai.
Sebelum salat ada baiknya seseorang melafalkan niat terlebih dahulu sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ الكُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى
Ushallî sunnatal kusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Saya shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat karena Allah SWT.”
Baca Juga: Puasa Syawal, Pahalanya Seperti Puasa Setahun Penuh
Adapun secara teknis, salat sunnah gerhana matahari sendirian adalah sebagai berikut:
1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.
2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
3. Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah tanpa surat panjang atau baca surat pendek.
4. Rukuk.
5. Itidal.
6. Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah tanpa surat panjang atau baca surat pendek.
7. Rukuk.
8. Itidal
9. Sujud pertama.
10. Duduk di antara dua sujud.
11. Sujud kedua.
12. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
13. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Durasi pengerjaan rakaat kedua lebih pendek daripada pengerjaan rakaat pertama.
14. Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduk tasyahud untuk membaca tasyahud akhir.
15. Salam.
16. Istighfar dan doa.
Salat gerhana singkat ini dapat dilakukan dengan membaca Surat Al-Fatihah sebanyak empat kali pada dua rakaat tersebut tanpa surat panjang seperti yang dianjurkan.
Salat gerhana singkat juga dapat dilakukan dengan membaca Surat Al-Fatihah saja tanpa diiringi dengan surat pendek. Salat gerhana singkat ini dapat dilakukan dengan membaca tiga kali tasbih seperti jumlah bacaan tasbih shalat pada biasanya.
Ini lebih ringkas seperti keterangan Syekh Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi dalam I’anatut Thalibin berikut ini.
ولو اقتصر على الفاتحة في كل قيام أجزأه، ولو اقتصر على سور قصار فلا بأس. ومقصود التطويل دوام الصلاة إلى الانجلاء
Artinya, “Kalau seseorang membatasi diri pada bacaan Surat Al-Fatihah saja, maka itu sudah memadai. Tetapi kalau seseorang membatasi diri pada bacaan surat-surat pendek setelah baca Surat Al-Fatihah, maka itu tidak masalah. Tujuan mencari bacaan panjang adalah mempertahankan salat dalam kondisi gerhana hingga durasi gerhana bulan selesai,” (Lihat Syekh Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, I’anatut Thalibin, [Beirut, Darul Fikr: 2005 M/1425-1426 H], juz I, halaman 303).
Salat dua rakaat gerhana matahari dianjurkan selama gerhana matahari berlangsung. Adapun dua khutbah salat gerhana matahari boleh tetap berlangsung atau boleh dimulai meski gerhana matahari sudah selesai.
Sebelum salat ada baiknya seseorang melafalkan niat terlebih dahulu sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ الكُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى
Ushallî sunnatal kusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Saya shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat karena Allah SWT.”
Baca Juga: Puasa Syawal, Pahalanya Seperti Puasa Setahun Penuh
Adapun secara teknis, salat sunnah gerhana matahari sendirian adalah sebagai berikut:
1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.
2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
3. Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah tanpa surat panjang atau baca surat pendek.
4. Rukuk.
5. Itidal.
6. Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah tanpa surat panjang atau baca surat pendek.
7. Rukuk.
8. Itidal
9. Sujud pertama.
10. Duduk di antara dua sujud.
11. Sujud kedua.
12. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
13. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Durasi pengerjaan rakaat kedua lebih pendek daripada pengerjaan rakaat pertama.
14. Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduk tasyahud untuk membaca tasyahud akhir.
15. Salam.
16. Istighfar dan doa.
(mhy)
Lihat Juga :