Soal Berburu, Jangan Anggap Remeh Abu Nawas

Minggu, 21 Juni 2020 - 08:59 WIB
loading...
A A A
Abu Nawas pun berpikir keras untuk mengalahkan si Jahil. "Baik Baginda, siapa takut," jawab Abu Nawas dengan senyum yang tiba-tiba merekah. Melihat adegan itu Abu Jahil menjadi menjadi penasaran dibuatnya. (Baca juga: Sorban Kotor Abu Nawas yang Mendadak Menjadi Harum)

"Mana mungkin Abu Nawas bisa mengalahkanku?" guman Abu Jahil dalam hati.

Akhirnya Baginda Raja mengumumkan lomba yang sudah pasti seru itu kepada khalayak ramai. Rakyat berbondong-bondong untuk menyaksikan pertandingan itu. Mereka yang menang adalah yang paling banyak mendapatkan buruan. (Baca juga: Tagih Zakat, Abu Nawas Ajak Baginda Menjadi Pengemis )

Terompet adu ketangkasan pun ditiup. Abu Jahil segera memacu kudanya secepat kilat menuju hutan belantara.

Anehnya, Abu Nawas justru sebaliknya. Ia menaiki keledai yang berjalan santai. Para penonton berteriak-teriak menyemangati. Menjelang sore hari, tampaklah kuda Abu Jahil memasuki gerbang istana, ia mendapat sambutan yang meriah dan tepuk tangan dari rakyat yang menyaksikannya. (Baca juga: Abu Nawas Ternyata Perenang yang Tangguh, Baginda Berdecak Kagum )

Di sisi kanan dan kiri kuda Abu Jahil sarat dengan puluhan hewan yang mati terpanah. Dengan tersenyum bangga menteri ini memperlihatkan semua binatang buruannya di tengah lapangan.

"Aku, Abu Jahil, berhak memenangkan lomba ini. Lihatlah binatang buruanku banyak. Mana mungkin Abu Nawas mengalahkan aku?" teriaknya dengan lantang yang membuat para penonton semakin ramai bertepuk tangan. (Baca juga: Urusan Pusar ke Bawah Sampai Cara Membagi Telur Gaya Abu Nawas )

Tak lama kemudian, muncul keledai Abu Nawas. Semua orang meneriakinya dan menertawakannya karena keledai tunggangan Abu Nawas tidak membawa seekor hewan buruan pun. Dari atas keledai Abu Nawas melambai-lambaikan tangannya kepada penonton. Ia memasang senyum tiada henti.

Baca juga: Abu Nawas dan Enam Ekor Lembu Berjenggot yang Pandai Bicara

Kemudian raja menyuruh dua orang pengawalnya untuk menghitung jumlah binatang buruan yang didapatkan oleh kedua peserta. Kesempatan pertama, pengawal menghitung jumlah hewan buruan yang didapatkan oleh Abu Jahil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Afrika Mulai Terbagi...
Afrika Mulai Terbagi Menjadi Dua dan Membentuk Samudra Keenam di Bumi
Gara-gara Cheetos Jatuh...
Gara-gara Cheetos Jatuh Picu Kekacauan Ekosistem di Gua Terbesar di AS
Bangsa Mesir Kuno Percaya...
Bangsa Mesir Kuno Percaya Bima Sakti Jalan Menuju Surga
Artikel Terkini
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Infografis
Jangan Anggap Sepele,...
Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Fungsi Penting Ginjal bagi Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved