Sering Sholat Malam, Ternyata Sangat Baik untuk Kesehatan
Minggu, 15 Mei 2022 - 14:57 WIB
loading...
Salah satu manfaat qiyamul lail bagi kesehatan, adalah dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan juga mengusir semua penyakit. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Qiyamul Lail atau sholat malam yang dilakukan di sepertiga malam menyimpan keagungan dan kemuliaan yang luar biasa untuk mengatasi berbagai problematika kehidupan, apalagi dalam situasi pandemi saat ini. Dari sisi kesehatan misalnya, qiyamul lail yang dilakukan secara rutin mempunyai berbagai manfaat.
Dirangkum dari berbagai sumber, salah satu manfaat qiyamul lail bagi kesehatan, adalah dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan juga mengusir semua penyakit. Jika sering mengerjakan shalat malam itu akan membuat kekebalan tubuh semakin kuat.
Baca juga: Perbedaan Antara Qiyamullail dan Tahajud
Sebagaimana dikisahkan sahabat Bilal radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata Rasulullah shalallaahu alahi wa sallam bersabda:
“Hendaklah kalian senantiasa melakukan Qiyamul Lail (shalat malam), karena sesungguhnya shalat malam adalah kebiasaan Shalihiin (orang-orang shalih) sebelum kalian. Dan sesungguhnya shalat malam adalah pendekatan kepada Allah, penghalang dari perbuatan dosa, penghapus segala kesalahan dan mengusir segala penyakit dari jasad (tubuh).” (HR At-Tirmidzi).
Selain itu, manfaat qiyamul lail ini dapat dilihat dari kehidupan Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam, para sahabat-sahabatnya dan para ulama yang jarang sakit.
Amalan Qiyamul Lail yang Dilakukan Imam 4 Mazhab
Dalam buku berjudul “Bersujud di Keheningan Malam” karya Muhammad Shalih Ali Abdullah Ishaq dikisahkan, dijelaskan bahwa di antara ulama yang patut menjadi contoh untuk qiyamul lail adalah para imam empat madzhab, yaitu;
1. Imam Hanafi (80 H-150 H).
Qiyamul lail yang dikerjakan Imam Abu Hanifah rahimahullah sungguh sangat menakjubkan. Menurut Abu ‘Ashim al-Baghdadi, Abu Hanifah sering dijuluki ‘tiang’ karena banyaknya mengerjakan sholat dan bermunajat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”
Abu Hanifah rahimahullah selalu menghidupkan seluruh malam, ia menangis sampai tetangganya merasa kasihan. Ada cerita yang bisa dipercaya tentang dirinya bahwa ia selalu menghabiskan malamnya, sampai tukang pencucinya mengatakan: “Engkau telah menyusahkan orang setelahmu (untuk mengikuti atau melebihi sholatmu), dan engkau telah melebihi para ahli ibadah.”
Dirangkum dari berbagai sumber, salah satu manfaat qiyamul lail bagi kesehatan, adalah dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan juga mengusir semua penyakit. Jika sering mengerjakan shalat malam itu akan membuat kekebalan tubuh semakin kuat.
Baca juga: Perbedaan Antara Qiyamullail dan Tahajud
Sebagaimana dikisahkan sahabat Bilal radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata Rasulullah shalallaahu alahi wa sallam bersabda:
عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأْبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ وَمَنْهَاةٌ عَنِ الإِثْمِ وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الْجَسَدِ
“Hendaklah kalian senantiasa melakukan Qiyamul Lail (shalat malam), karena sesungguhnya shalat malam adalah kebiasaan Shalihiin (orang-orang shalih) sebelum kalian. Dan sesungguhnya shalat malam adalah pendekatan kepada Allah, penghalang dari perbuatan dosa, penghapus segala kesalahan dan mengusir segala penyakit dari jasad (tubuh).” (HR At-Tirmidzi).
Selain itu, manfaat qiyamul lail ini dapat dilihat dari kehidupan Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam, para sahabat-sahabatnya dan para ulama yang jarang sakit.
Amalan Qiyamul Lail yang Dilakukan Imam 4 Mazhab
Dalam buku berjudul “Bersujud di Keheningan Malam” karya Muhammad Shalih Ali Abdullah Ishaq dikisahkan, dijelaskan bahwa di antara ulama yang patut menjadi contoh untuk qiyamul lail adalah para imam empat madzhab, yaitu;
1. Imam Hanafi (80 H-150 H).
Qiyamul lail yang dikerjakan Imam Abu Hanifah rahimahullah sungguh sangat menakjubkan. Menurut Abu ‘Ashim al-Baghdadi, Abu Hanifah sering dijuluki ‘tiang’ karena banyaknya mengerjakan sholat dan bermunajat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”
Abu Hanifah rahimahullah selalu menghidupkan seluruh malam, ia menangis sampai tetangganya merasa kasihan. Ada cerita yang bisa dipercaya tentang dirinya bahwa ia selalu menghabiskan malamnya, sampai tukang pencucinya mengatakan: “Engkau telah menyusahkan orang setelahmu (untuk mengikuti atau melebihi sholatmu), dan engkau telah melebihi para ahli ibadah.”
Lihat Juga :