Ketika Bumi Diguncang, Manusia Akan Terbagi 3 Golongan
Sabtu, 21 Mei 2022 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
Manusia Menjadi 3 Golongan
Pada ayat selanjutnya, Allah Ta'ala menegaskan yang artinya: "Dan kamu menjadi tiga golongan. Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu. Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu. Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dahulu (masuk surga)." (Al-Waqi'ah: 7-10)
Yaitu, pada hari Kiamat kelak manusia terbagi menjadi tiga golongan, suatu golongan berada di sebelah kanan 'Arasy. Mereka adalah orang-orang yang dahulu keluar dari lambung kanan Adam, dan buku catatan amal mereka diberikan kepada mereka dari arah kanan mereka, lalu mereka digiring ke sebelah kanan. Menurut As-Saddi, golongan ini seluruhnya adalah ahli surga.
Sedangkan golongan lainnya berada di sebelah kiri Arasy, mereka adalah orang-orang yang dahulunya keluar dari lambung kiri Adam; buku catatan amal mereka diberikan kepada mereka dari arah kirinya, lalu mereka digiring ke arah kiri. Mereka adalah seluruh penduduk neraka, semoga Allah melindungi kita dari perbuatan mereka.
Satu golongan lainnya adalah orang-orang yang paling dahulu berada di hadapan Allah. Mereka merupakan golongan yang lebih khusus, lebih beruntung dan lebih dekat kepada-Nya daripada Ashabul Yamin, mereka adalah para pemimpin Ashabul Yamin. Di kalangan mereka terdapat para Rasul, para Nabi, para siddiqin, dan para syuhada. Jumlah mereka sedikit bila dibandingkan dengan jumlah Ashabul Yamin.
Ibnu Juraij meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa tiga golongan ini adalah orang-orang yang disebutkan di dalam akhir Surat Fathir. Allah berfirman: "Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri, dan di antara mereka ada yang pertengahan, dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan." (QS Fathir: 32)
Ubaidillah Al-Ataki telah meriwayatkan dari Usman ibnu Suraqah (anak lelaki bibinya Umar bin Khattab) tentang makna "dan kamu menjadi tiga golongan." Bahwa yang dua golongan masuk surga, sedangkan satu golongan lagi menjadi penghuni neraka.
Maka barang siapa yang paling dahulu berbuat kebajikan di dunia, maka di akhirat ia termasuk orang-orang yang paling dahulu mendapatkan kemuliaan, yaitu surga. Sebab, sesungguhnya balasan itu sesuai dengan amal perbuatannya. Sebagaimana kita berbuat, maka kelak akan mendapat balasannya. Semoga Allah merahmati kita.
Baca Juga: Proses Tiupan Sangkakala dan Ketika Manusia Digiring ke Mahsyar
Pada ayat selanjutnya, Allah Ta'ala menegaskan yang artinya: "Dan kamu menjadi tiga golongan. Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu. Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu. Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dahulu (masuk surga)." (Al-Waqi'ah: 7-10)
Yaitu, pada hari Kiamat kelak manusia terbagi menjadi tiga golongan, suatu golongan berada di sebelah kanan 'Arasy. Mereka adalah orang-orang yang dahulu keluar dari lambung kanan Adam, dan buku catatan amal mereka diberikan kepada mereka dari arah kanan mereka, lalu mereka digiring ke sebelah kanan. Menurut As-Saddi, golongan ini seluruhnya adalah ahli surga.
Sedangkan golongan lainnya berada di sebelah kiri Arasy, mereka adalah orang-orang yang dahulunya keluar dari lambung kiri Adam; buku catatan amal mereka diberikan kepada mereka dari arah kirinya, lalu mereka digiring ke arah kiri. Mereka adalah seluruh penduduk neraka, semoga Allah melindungi kita dari perbuatan mereka.
Satu golongan lainnya adalah orang-orang yang paling dahulu berada di hadapan Allah. Mereka merupakan golongan yang lebih khusus, lebih beruntung dan lebih dekat kepada-Nya daripada Ashabul Yamin, mereka adalah para pemimpin Ashabul Yamin. Di kalangan mereka terdapat para Rasul, para Nabi, para siddiqin, dan para syuhada. Jumlah mereka sedikit bila dibandingkan dengan jumlah Ashabul Yamin.
Ibnu Juraij meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa tiga golongan ini adalah orang-orang yang disebutkan di dalam akhir Surat Fathir. Allah berfirman: "Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri, dan di antara mereka ada yang pertengahan, dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan." (QS Fathir: 32)
Ubaidillah Al-Ataki telah meriwayatkan dari Usman ibnu Suraqah (anak lelaki bibinya Umar bin Khattab) tentang makna "dan kamu menjadi tiga golongan." Bahwa yang dua golongan masuk surga, sedangkan satu golongan lagi menjadi penghuni neraka.
Maka barang siapa yang paling dahulu berbuat kebajikan di dunia, maka di akhirat ia termasuk orang-orang yang paling dahulu mendapatkan kemuliaan, yaitu surga. Sebab, sesungguhnya balasan itu sesuai dengan amal perbuatannya. Sebagaimana kita berbuat, maka kelak akan mendapat balasannya. Semoga Allah merahmati kita.
Baca Juga: Proses Tiupan Sangkakala dan Ketika Manusia Digiring ke Mahsyar
(rhs)
Lihat Juga :