Jibril Sumpal Mulut Fira'un dengan Lumpur Ketika Akan Bersyahadat
Selasa, 23 Juni 2020 - 05:00 WIB
loading...
Malaikat Jibril sangat membenci kesombongan Firaun. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
Al-Qur'an telah menyampaikan kepada kita secara panjang lebar tentang Fir'aun , tentang kesombongan dan kelalaiannya, tentang sepak terjang dan perilakunya dalam menghadapi kebenaran. (Baca juga: Rasulullah Saksikan Protes Nabi Musa kepada Nabi Adam )
Al-Qur'an juga menyampaikan kepada kita tentang turunnya azab Allah kepadanya dan bala tentaranya.
Di luar itu, kesombongan dan kecongkaan Fir'aun itu ternyata membuat Malaikat Jibril sangat membencinya. Manakala Allah menenggelamkannya lalu membinasakannya, Jibril hadir untuk menyaksikan.
Jibril telah memberitahu Rasulullah bahwa pada saat Fir'aun tenggelam dia berkata, "Aku percaya bahwa tidak ada tuhan selain Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israi."
Baca juga: Permintaan Pertama: Mencabut Rasa Cinta kepada Wanita
Lalu, Jibril menyumbat mulutnya dengan lumpur laut, sehingga dia tidak bisa berucap kalimat tauhid. "Wahai Muhammad, seandainya kamu melihatku mengambil lumpur laut, lalu aku suapkan di mulutnya karena aku takut rahmat mendapatinya," ujar Jibril kepada Rasulullah. Jibril khawatir dia meraih rahmat Allah dan taubatnya diterima.
Baca juga: Allah Ta'ala Paling Mencintai Hamba yang Berakhlak Baik
Apa yang dilakukan oleh Jibril tidak lain karena kebenciannya yang sangat besar terhadap Fir’aun. Itu sebabnya tenggelam dalam kekufuran dan kerusakan.
Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Quran. Allah SWT berfirman:
وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُ بَغْيًا وَعَدْوًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَدْرَكَهُ الْغَرَقُ قَالَ آمَنْتُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Al-Qur'an juga menyampaikan kepada kita tentang turunnya azab Allah kepadanya dan bala tentaranya.
Di luar itu, kesombongan dan kecongkaan Fir'aun itu ternyata membuat Malaikat Jibril sangat membencinya. Manakala Allah menenggelamkannya lalu membinasakannya, Jibril hadir untuk menyaksikan.
Jibril telah memberitahu Rasulullah bahwa pada saat Fir'aun tenggelam dia berkata, "Aku percaya bahwa tidak ada tuhan selain Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israi."
Baca juga: Permintaan Pertama: Mencabut Rasa Cinta kepada Wanita
Lalu, Jibril menyumbat mulutnya dengan lumpur laut, sehingga dia tidak bisa berucap kalimat tauhid. "Wahai Muhammad, seandainya kamu melihatku mengambil lumpur laut, lalu aku suapkan di mulutnya karena aku takut rahmat mendapatinya," ujar Jibril kepada Rasulullah. Jibril khawatir dia meraih rahmat Allah dan taubatnya diterima.
Baca juga: Allah Ta'ala Paling Mencintai Hamba yang Berakhlak Baik
Apa yang dilakukan oleh Jibril tidak lain karena kebenciannya yang sangat besar terhadap Fir’aun. Itu sebabnya tenggelam dalam kekufuran dan kerusakan.
Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Quran. Allah SWT berfirman:
وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُ بَغْيًا وَعَدْوًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَدْرَكَهُ الْغَرَقُ قَالَ آمَنْتُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Lihat Juga :