Al-Qur'an Menyebut Kualitas Orang yang Beriman, Waspadai Dzalimun Linafsih
Jum'at, 03 Juni 2022 - 10:07 WIB
loading...
Di dalam Al-Quran dijelaskan tentang tiga karakter orang yang beriman kepada Allah Taala, karakter tersebut sangat terkait dengan aplikasi keimanan mereka terhadap perintah Allah Subhanahu wa taala. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Ada tiga karakter yang disebutkan dalam Al-Qur'an untuk menilai kadar keberagamaan seorang muslim . Secara tegas, karakter itu tercatat dalam Surat Al Fathir ayat 32. Ketiga karakter kaum muslim menurut Al-Qur'an itu adalah Sabiqun bil Khairat, Muqtashid, dan Dzalimun linafsih. Maka umat Islam perlu tahu posisinya ada di mana di antara ketiganya.
AllahTa’alaberfirman :
“Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Hal demikian itu adalah karunia yang besar.”(QS. Fathir: 32).
Baca juga: Mengapa Orang Beriman Menyukai Hidup Sederhana?
Dari tingkatan kualitas agama yang paling baik, sebagai berikut :
1.Sabiqun bil khoirot (orang yang bersegera melakukan kebaikan);
2.Muqtashid (orang yang pertengahan);
3.Dzalimun linafsih (orang yang dzalim kepada diri sendiri).
Menurut ustad di kajian Sunnah, Ahmad Anshori, pengertiansabiqun bil khoirot adalah orang-orang yang menjalankan kewajiban-kewajiban agama. Bersamaan dengan hal itu, mereka juga semangat mengerjakan ibadah-ibadah yang sunah. Mereka tinggalkan segala yang haram dan makruh. Mereka tinggalkan juga perkara mubah yang berlebihan karena khawatir terjatuh kepada perkara yang haram.
AllahTa’alaberfirman :
ثُمَّ أَوۡرَثۡنَا ٱلۡكِتَٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصۡطَفَيۡنَا مِنۡ عِبَادِنَاۖ فَمِنۡهُمۡ ظَالِمٞ لِّنَفۡسِهِۦ وَمِنۡهُم مُّقۡتَصِدٞ وَمِنۡهُمۡ سَابِقُۢ بِٱلۡخَيۡرَٰتِ بِإِذۡنِ ٱللَّهِۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلۡفَضۡلُ ٱلۡكَبِيرُ
“Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Hal demikian itu adalah karunia yang besar.”(QS. Fathir: 32).
Baca juga: Mengapa Orang Beriman Menyukai Hidup Sederhana?
Dari tingkatan kualitas agama yang paling baik, sebagai berikut :
1.Sabiqun bil khoirot (orang yang bersegera melakukan kebaikan);
2.Muqtashid (orang yang pertengahan);
3.Dzalimun linafsih (orang yang dzalim kepada diri sendiri).
Menurut ustad di kajian Sunnah, Ahmad Anshori, pengertiansabiqun bil khoirot adalah orang-orang yang menjalankan kewajiban-kewajiban agama. Bersamaan dengan hal itu, mereka juga semangat mengerjakan ibadah-ibadah yang sunah. Mereka tinggalkan segala yang haram dan makruh. Mereka tinggalkan juga perkara mubah yang berlebihan karena khawatir terjatuh kepada perkara yang haram.
Lihat Juga :