Hukum Memotong Rambut dan Kuku Saat Berkurban, Benarkah Haram?

Senin, 20 Juni 2022 - 08:30 WIB
loading...
Hukum Memotong Rambut...
Larangan memotong rambut dan kuku bagi yang berkurban selalu ramai diperbincangkan setiap memasuki bulan Dzulhijjah. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Tak lama lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijjah yang di dalamnya diperintahkan untuk berkurban. Bagaimana sebenarnya hukum memotong rambut dan kuku saat berkurban? Benarkah hal ini diharamkan?

Setiap momen Dzulhijjah, kita sering mendapat kabar di berbagai media sosial bahwa memotong rambut dan kuku dilarang bagi si pengkurban. Jika dilakukan maka berdosa dan kurbannya tidak sah.

Baca Juga: Ini 3 Hewan yang Sah untuk Kurban

Fatwa haram memotong kuku dan rambut ini menukil Hadis dari Ummu Salamah radhiyallahu 'anha, Nabi shollallohu 'alaihi wasallam bersabda yang artinya: "Barangsiapa yang punya hewan sembelihan, jika sudah nampak hilal Dzulhijjah, maka jangan mengambil rambutnya sedikit pun. Juga jangan mengambil sedikitpun dari kukunya, sampai ia berkurban." (HR Muslim)

Benarkah Hukumnya Haram?
Larangan memotong kuku dan rambut pada Hadis Ummu Salamah di atas tidaklah bermaksud haram. Menurut Mazhab Syafi'i, hukum memotong rambut dan kuku saat berkurban hukumnya adalah makruh saja. Tidak sampai dihukumi haram.

Ustaz Muhammad Ajib dalam bukunya "Fiqih Qurban Perspektif Madzhab Syafi'i" menjelaskan, afdholnya bagi orang yang sudah berniat kurban sebaiknya tidak memotong rambut serta kukunya sampai nanti selesai menyembelih kurban. Namun, jika terlanjur memotongnya maka tidak apa-apa. Kurbannya tetap sah dan dia tidak berdosa.

Imam an-Nawawi (wafat 676 H) dalam Kitab Al-Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab menyebutkan: "Menurut Mazhab kami (Syafi'i) bahwa sesungguhnya memotong rambut dan kuku bagi pengqurban pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah hukumnya makruh tanzih, sampai dia selesai menyembelihnya."

Lalu yang dilarang itu, apakah memotong rambut dan kuku saja? Bagaimana jika seseorang memotong jenggot, kumis, bulu ketiak dan bulu lainnya? Apakah dilarang juga?

Imam an-Nawawi dalam Kitab Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim menerangkan:

قال أصحابنا: والمراد بالنهي عن أخذ الظفر والشعر النهى عن
إزالة الظفر بقلم أوكسر أو غيره، والمنع من إزالة الشعر بحلق أو
تقصير أو نتف أو إحراق أو أخذه بنورة أو غير ذلك. وسواء
شعر اإلبط والشارب والعانة والرأس وغير ذلك من شعور بدنه

Artinya: "Ulama Syafi'iyah mengatakan bahwa yang dimaksud dengan larangan memotong kuku dan rambut adalah menghilangkan kuku dengan dipotong atau dipecahkan. Larangan menghilangkan rambut adalah dengan digundul, digunting, dicabut, dibakar atau menggunakan kapur. Baik bulu ketiak, kumis, bulu kemaluan, rambut kepala dan semua rambut di tubuhnya." (Imam Nawawi, Syarah Muslim 13/139)

Demikian penjelasan hukum memotong kuku dan rambut ketika berkurban. Jadi hukumnya adalah makruh, bukan haram. Jika kita membiarkan kuku dan rambut sampai selesai penyembelihan tentu lebih baik dan lebih afdhol.

Allahu A'lam

Baca Juga: Memotong Kuku dan Rambut Saat Haid, Bolehkah Dilakukan?
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Aksi Sosial Iduladha,...
Aksi Sosial Iduladha, PB PMII Bagikan 1.000 Paket Daging Kurban
Merinding! Inilah Peristiwa...
Merinding! Inilah Peristiwa Penyembelihan Kurban Terdahsyat Kelak
Catat! Rentang Waktu...
Catat! Rentang Waktu dan Hari Terakhir Menyembelih Kurban yang Sah
Keutamaan Ibadah Kurban:...
Keutamaan Ibadah Kurban: Pahalanya Tak Terhitung
Mengapa Ibadah Kurban...
Mengapa Ibadah Kurban Iduladha Sangat Istimewa di Sisi Allah? Ini 3 Alasan Utamanya!
Prabowo Rutin Salurkan...
Prabowo Rutin Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Hambalang
Rekomendasi
Ilmuwan Ini Ramal Penyebab...
Ilmuwan Ini Ramal Penyebab Kiamat, Salah Satunya karena AI
Ilmuwan Menelusuri Jejak...
Ilmuwan Menelusuri Jejak Ekspresi Bahasa lewat Sejarah Penulisan
Bagian Mars yang Hilang...
Bagian Mars yang Hilang Ditemukan di Bumi, Arkeolog Ungkap Fakta Ini
Artikel Terkini
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Infografis
Hukum dan Lafaz Niat...
Hukum dan Lafaz Niat Saat Menyerahkan Zakat Fitrah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved