Kisah Khalifah Harun Al-Rasyid Membagi Dunia kepada 3 Putranya di Kaki Kakbah

Kamis, 23 Juni 2022 - 09:31 WIB
loading...
Kisah Khalifah Harun...
Banyak juga penyair-penyair yang menyanjung bai’at putra mahkota tersebut dengan puja-puji semanis madu. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Khalifah kelima Dinasti Abbasiyah , Harun Al-Rasyid , adalah salah satu khalifah yang paling rajin naik haji. Setiap tahun sejak dilantik sebagai khalifah, beliau tak pernah absen ke tanah suci.

Kesempatan berhaji dia gunakan untuk bertemu dengan seluruh kaum Muslim sedunia, dan mendengar langsung aspirasi serta keluh kesah mereka. Dan ketika kembali, semua pengaduan tersebut akan ditindaklanjuti oleh Harun Al-Rasyid . Semua ini adalah hal yang rutin, dan masyarakat pun mahfum akan hal tersebut.

Baca juga: Kisah Wafatnya Imam Musa Al-Kazhim di Penjara Khalifah Harun Al-Rasyid

Pada tahun 186 H, Harun Al-Rasyid pun berangkat haji bersama putra-putranya. Dia membawa serta semua sanak keluarganya, para panglima perang, dan juga para tokoh-tokoh terkemuka Bani Hasyim. Ikut juga dalam kesempatan tersebut Ja’far bin Yahya bin Khalid yang ketika itu sudah menjadi wazir Harun Al-Rasyid menggantikan ayahnya.

Imam As-Suyuthi dalam bukunya berjudul "Tarikh Khulafa’; Sejarah Para Khalifah" menyebut khusus untuk ibadah haji kali ini, bisa dikatakan berbeda. Karena pada musim haji kali ini, Khalifah Harun Al-Rasyid mengangkat Al-Qasim, putra ketiganya sebagai putra mahkota di urutan ketiga, setelah Al-Amin dan Al-Ma’mun.

Al-Qasim lahir dari seorang budak bernama Qasif yang dinikahi Harun Al-Rasyid. Sulit dipastikan berapa tepatnya usia Al-Qasim ketika dilantik sebagai putra mahkota ketiga ini. Tapi Imam Al-Suyuthi mengatakan bahwa dia masih sangat kecil saat itu.

Menurut Tabari dalam "The History of al-Tabari, The Abbasid Caliphate in Equilibrium", bila Al-Amin dimentori oleh Fadl bin Yahya, Al-Ma’mun oleh Ja’far bin Yahya. maka Al-Qasim dimentori oleh Abdul Malik Saleh, yang ketika itu menjabat sebagai Gubernur Mesir dan Suriah.

Konon Abdul Malik yang merayu Khalifah Harun Al-Rasyid sehingga beliau tergoda untuk mengangkat putra ketiganya yang masih sangat belia tersebut sebagai putra mahkota ketiga.

Baca juga: Kisah Khalifah Harun Al-Rasyid Menangani Pemberontakan di Sejumlah Wilayah Abbasiyah

Setelah resmi dilantik sebagai putra mahkota ketiga, Al-Qasim mendapat gelar Al-Mu’tamin. Sebagaimana kakak-kakaknya yang sesaat setelah dilantik dipercaya untuk memerintah sebuah wilayah (untuk melatih kecakapan mereka dalam pemerintahan).

Jika Al-Amin ketika dilantik sebagai putra mahkota pertama di tahun 173 H/ 789 M, dipercaya menjadi gubernur di Suriah dan Irak. Sedangkan Al-Ma’mun ketika resmi dilantik sebagai putra mahkota kedua tahun 175 H/791 M, dipercaya menjadi gubernur wilayah Hamadhan hingga batas ujung terjauh kekuasaan Abbasiyah di kawasan timur, maka Al-Mu’tamin diserahi tanggungjawab untuk memegang kendali wilayah Al-Jazirah dan juga Thughur (sebuah wilayah frontier yang berbatasan langsung dengan kekaisaran Bizantium).

Disebabkan usianya yang masih sangat belia, secara otomatis pengendali sesunggunya wilayah ini adalah mentor-mentor mereka. Dalam konteks Al-Mu’tamin, yang berkuasa di kawasan itu tidak lain adalah Abdul Malik bin Saleh.

Akbar Shah Najeebabadi dalam The History Of Islam menceritakan kemudian Harun Al-Rasyid membuat sebuah piagam perjanjian yang mengikat kesepakatan di antara anak-anaknya. Piagam tersebut ditulisnya sendiri. Isinya kurang lebih sebagai berikut:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Rekomendasi
Abu Bakar Al-Razi, Ilmuwan...
Abu Bakar Al-Razi, Ilmuwan Islam Terbesar dalam Bidang Kedokteran yang Murah Hati
Fenomena Alam Besar...
Fenomena Alam Besar Bakal Terjadi, Bintang-bintang Berukuran Besar Memuntahkan Bebatuan
Ahli Ungkap Semua Gempa...
Ahli Ungkap Semua Gempa di Jawa Berpotensi Menghancurkan dalam Sekejap Mata
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Negara-negara dengan...
Negara-negara dengan Pertumbuhan Muslim Tercepat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved