Kisah Bijak Para Sufi: Waktu, Tempat, dan Orang

Jum'at, 26 Juni 2020 - 06:20 WIB
loading...
A A A
Sang raja, yang tidak biasa menilai nyanyian, sangat terpesona oleh lagu itu, dan perhatiannya teralihkan pada kemerduan suara darwis itu. Ia tidak tahu bahwa darwis itu sengaja menyanyikan lagu tersebut secara keliru agar muncul keinginan penyanyi itu untuk membetulkannya.

"Lagi, lagi, nyanyikan lagu itu lagi," pinta raja itu, "sebab belum pernah aku mendengar nyanyian semerdu itu." (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Kandil Besi)

Namun, saat itu Daud mulai menyanyi. Sejak nada pertama darwis itu dan sang raja dibuat terkesima, perhatian mereka terpaku kepada rangkaian nada yang mengalun tanpa cela dari pita suara Si Burung Bulbul dari Sahil.

Ketika Daud selesai menyanyi, sang raja memberikan hadiah berlimpah kepadanya. Kepada darwis itu, sang raja berkata, "Manusia bijaksana! Aku mengagumi caramu memancing Burung Bulbul itu menyanyi, dan aku akan dengan senang hati mengangkatmu menjadi penasihat di istanaku."

Tetapi, darwis itu menjawab, "Yang Mulia, engkau bisa mendengarkan lagu yang engkau kehendaki hanya jika ada seorang penyanyi, jika engkau ada saat ini, dan jika ada seorang yang membentuk saluran agar lagu itu bisa dinyanyikan. Sebagaimana halnya dengan penyanyi terbaik dan raja, demikian pula dengan darwis dan para pengikutnya. Waktu, tempat, orang, dan kecakapan."(Baca juga: Hikayat Mistis: Bunglon dan Kelelawar )

===

Benturan antara para Sufi dan pelajar biasanya tampak jelas dalam teori bahwa pemikiran-pemikiran Sufi hanya bisa dipelajari dalam kesesuaian dengan prinsip-prinsip tertentu; termasuk di antaranya waktu, tempat, dan orang.

Para sarjana menuntut pembuktian terhadap klaim-klaim Sufi dalam istilah-istilah mereka sendiri. Banyak kisah Sufi yang menggambarkan, seperti halnya kisah ini, bahwa para Sufi hanya menuntut kesempatan yang sama untuk memenuhi berbagai syarat yang diminta oleh para akademisi ataupun ilmuwan.

Kisah ini berasal dari ajaran Sayed Imam Ali Shah, yahg wafat pada tahun 1860 dan dimakamkan di Gurdaspur, India.

Guru dari tarekat Naqshbandi yang terkenal ini sering kali terganggu oleh para calon pengikut dari segala bangsa dan kepercayaan karena adanya fenomena 'psi' yang ganjil yang terus-menerus dikatakan tentang dirinya. Ada orang mengatakan bahwa ia datang kepada mereka lewat mimpi, menyampaikan kabar penting, bahwa ia terlihat di beberapa tempat pada saat bersamaan; bahwa apa pun yang dikatakannya ternyata mempunyai kegunaan tertentu bagi kepentingan teman bicaranya. Tetapi ketika mereka bertatap muka dengannya, orang-orang itu tak mendapati sesuatu yang sifatnya supranatural atau ganjil pada dirinya. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Teh dan Angan-Angan Minuman Surgawi )

Dinukil dari Idries Shah "Tales of The Dervishes" diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
2 Fenomena Alam di Laut...
2 Fenomena Alam di Laut yang Sering Dikaitkan sebagai Tanda Kiamat
Jawaban Menakutkan Mengapa...
Jawaban Menakutkan Mengapa Sungai Colorado Tidak Lagi Mencapai Laut Terkuak
Identik dengan Nabi...
Identik dengan Nabi Musa, Keanehan di Laut Merah Kembali Ditemukan
Artikel Terkini
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved