Puasa Arafah 2022 Tak Perlu Bingung, Ini Patokan Waktunya
Rabu, 06 Juli 2022 - 15:15 WIB
loading...
Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan sehari sebelum Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah. Keutamaannya dapat menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun akan datang. Foto/Ist
A
A
A
Umat muslim di Indonesia tak perlu bingung dan ragu kapan melaksanakan Puasa Arafah 9 Dzulhijjah tahun ini. Sebagian kalangan berpuasa Arafah dengan mengikuti jadwal Wukuf jamaah Haji pada Jumat 8 Juli 2022. Sebagian lagi tetap mengikuti waktu Indonesia pada Sabtu 9 Juli 2022.
Seperti diketahui Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan sehari sebelum Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah. Puasa ini termasuk amalan yang dicintai Rasulullah SAW. Puasa Arafah ini diperintahkan bagi umat muslim yang tidak berhaji. Keutamaannya dapat menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun akan datang.
Adanya perbedaan waktu antara Arab Saudi dan Indonesia sebenarnya tak perlu dipersoalkan karena merupakan hal lumrah dalam penetapan Hilal atau awal bulan Hijriyah. Artinya, setiap negara bisa saja berbeda ketika menentukan Hilal bulan Hijriyah sehingga jadwal Hari Raya pun bisa berbeda pula.
Yang jadi persoalan adalah tersebarnya narasi di tengah muslim Indonesia bahwa pelaksanaan Puasa Arafah harus merujuk waktu Wukuf di Arab Saudi. Ada juga yang bilang, puasa Arafah tidak sah jika bertepatan Hari Raya Idul Adha. Kabar seperti ini tentu perlu diluruskan.
Seperti diketahui, waktu Wukuf di Arab Saudi jatuh Jumat 8 Juli 2022. Sementara pemerintah Indonesia menetapkan 9 Dzulhijjah Hari Sabtu 2022.
Lalu apa sebenarnya patokan waktu pelaksanaan Puasa Arafah? Menurut Ustaz Farid Nu'man Hasan, Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia, istilah Arafah dalam Hadis menunjukkan kepada Ismul Yaum (nama hari), bukan nama tempat. Nama tempat itu 'Arafaat." (Lihat Hasyiyah Ibnu 'Abidin, 2/177)
Imam Al-Aini juga berkata: "Karena Arafah maka itu nama hari, dan 'Arafaat maka itu nama tempat." (Al Binayah Syarh Al Hidayah, 3/124)
Maka, patokannya adalah tanggal 9 Dzulhijjah secara real di sebuah negeri. Jika di negeri kita tanggal 9 Dzulhijjah bertepatan tanggal 9 Juli (Sabtu), maka puasa Arafah dilaksanakan Hari Sabtu.
Imam Al-Kharrasyi Al-Maliki menjelaskan:
وْلُهُ: وَعَرَفَةَ وَعَاشُورَاءَ) هَذِهِ الْمَوَاسِمُ الْمُشَارُ بِقَوْلِهِ وَغَيْرِهِ مِنْ الْمَوَاسِمِ، وَعَاشُورَاءُ وَنِصْفُ شَعْبَانَ مَوْسِمٌ مِنْ حَيْثُ الصَّوْمُ وَغَيْرُهُ مِمَّا يُطْلَبُ فِيهِ، وَالْمَوَاسِمُ جَمْعُ مَوْسِمٍ الزَّمَنُ الْمُتَعَلِّقُ بِهِ الْحُكْمُ الشَّرْعِيُّ وَلَمْ يُرِدْ بِعَرَفَةَ مَوْضِعَ الْوُقُوفِ بَلْ أَرَادَ بِهِ زَمَنَهُ وَهُوَ الْيَوْمُ التَّاسِعُ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ
Seperti diketahui Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan sehari sebelum Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah. Puasa ini termasuk amalan yang dicintai Rasulullah SAW. Puasa Arafah ini diperintahkan bagi umat muslim yang tidak berhaji. Keutamaannya dapat menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun akan datang.
Adanya perbedaan waktu antara Arab Saudi dan Indonesia sebenarnya tak perlu dipersoalkan karena merupakan hal lumrah dalam penetapan Hilal atau awal bulan Hijriyah. Artinya, setiap negara bisa saja berbeda ketika menentukan Hilal bulan Hijriyah sehingga jadwal Hari Raya pun bisa berbeda pula.
Yang jadi persoalan adalah tersebarnya narasi di tengah muslim Indonesia bahwa pelaksanaan Puasa Arafah harus merujuk waktu Wukuf di Arab Saudi. Ada juga yang bilang, puasa Arafah tidak sah jika bertepatan Hari Raya Idul Adha. Kabar seperti ini tentu perlu diluruskan.
Seperti diketahui, waktu Wukuf di Arab Saudi jatuh Jumat 8 Juli 2022. Sementara pemerintah Indonesia menetapkan 9 Dzulhijjah Hari Sabtu 2022.
Lalu apa sebenarnya patokan waktu pelaksanaan Puasa Arafah? Menurut Ustaz Farid Nu'man Hasan, Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia, istilah Arafah dalam Hadis menunjukkan kepada Ismul Yaum (nama hari), bukan nama tempat. Nama tempat itu 'Arafaat." (Lihat Hasyiyah Ibnu 'Abidin, 2/177)
Imam Al-Aini juga berkata: "Karena Arafah maka itu nama hari, dan 'Arafaat maka itu nama tempat." (Al Binayah Syarh Al Hidayah, 3/124)
Maka, patokannya adalah tanggal 9 Dzulhijjah secara real di sebuah negeri. Jika di negeri kita tanggal 9 Dzulhijjah bertepatan tanggal 9 Juli (Sabtu), maka puasa Arafah dilaksanakan Hari Sabtu.
Imam Al-Kharrasyi Al-Maliki menjelaskan:
وْلُهُ: وَعَرَفَةَ وَعَاشُورَاءَ) هَذِهِ الْمَوَاسِمُ الْمُشَارُ بِقَوْلِهِ وَغَيْرِهِ مِنْ الْمَوَاسِمِ، وَعَاشُورَاءُ وَنِصْفُ شَعْبَانَ مَوْسِمٌ مِنْ حَيْثُ الصَّوْمُ وَغَيْرُهُ مِمَّا يُطْلَبُ فِيهِ، وَالْمَوَاسِمُ جَمْعُ مَوْسِمٍ الزَّمَنُ الْمُتَعَلِّقُ بِهِ الْحُكْمُ الشَّرْعِيُّ وَلَمْ يُرِدْ بِعَرَفَةَ مَوْضِعَ الْوُقُوفِ بَلْ أَرَادَ بِهِ زَمَنَهُ وَهُوَ الْيَوْمُ التَّاسِعُ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ
Lihat Juga :