Begini Cara Rasulullah SAW Berbicara dan Bergurau

Jum'at, 26 Juni 2020 - 20:50 WIB
loading...
Begini Cara Rasulullah...
Tidak ada manusia yang dalam dirinya terkumpul kesempurnaan kecualai ada pada diri Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Foto/Ist
A A A
Keindahan pribadi dan akhlak Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam patut dijadikan teladan. Dalam diri beliau terdapat kemuliaan yang tidak dimiliki oleh manusia mana pun di dunia ini.

Dalam Kitab Asy-Syamail Imam At-Tirmidzi diceritakan bagaimana cara berbicara dan tertawa beliau shallallahu 'alaihi wa sallam . Diriwayatkan oleh Humaid bin Mas'adah Al Bashriyyi, dari Humaid al Aswad, dari Usamah bin Zaid, dari Zuhri, dari Urwah yang bersumber dari Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha: " Rasulullah SAW tidak berbicara cepat sebagaimana kalian. Tetapi beliau berbicara dengan kata-kata yang jelas dan tegas. Orang yang duduk bersamanya akan dapat menghafal (kata-katanya).

Anas bin Malik RA berkata bahwa Rasulullah SAW suka mengulang kata-kata yang diucapkannya sebanyak tiga kali agar dapat dipahami orang yang mendengarnya. (Baca Juga: Cara Berjalan Rasulullah dan Sikap Duduk yang Mengagumkan )

Cara Rasulullah SAW Bergurau
Dalam satu riwayat yang bersumber dari Jabir bin Samurah radhiallahu 'anhu disebutkan: "Betis Rasulullah SAW tidak gemuk. Beliau tidak tertawa kecuali tersenyum. Bila aku memandang kepadanya, aku berkata (dalam hati): 'Betapa hitam pelupuk matanya, padahal tidak dihitami". (Baca Juga: Cincin Rasulullah SAW dan Cara Memakainya )

Sesungguhnya Rasulullah SAW bergaul akrab dengan kami, sehingga beliau bersabda kepada adikku yang masih kecil: "Wahai Abu Umair (bapak Umair), apa yang dapat dikerjakan burung sekecil itu?" (Diriwayatkan oleh Hannad bin asSariyyi, dari Waki', dari Syu’bah, dari Abit Tayyah, yang bersumber dari Anas bin Malik RA)

Imam Tirmidzi berkata: "Maksud hadis ini, Rasulullah SAW bergurau. Di dalam gurauannya, beliau memberi gelar kepada seorang anak kecil dengan sebutan bapak: "Wahai Abu 'Umair (Wahai bapak Umair). Pada hadis inipun terdapat suatu hukum, bahwa memberi mainan kepada anak-anak berupa burung tidak apa-apa. Nabi SAW bersabda: "Wahai Abu Umair apa yang dapat dikerjakan oleh burung sekecil itu?" Maksudnya adalah: Anak kecil itu mempunyai burung kecil sebagai mainannya. Kemudian burung itu mati, maka anak tersebut berduka cita karenanya. Untuk mengobati dukanya Nabi SAW bersenda gurau kepadanya.

Para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah! apakah Anda suka bergurau kepada kami?" Beliau bersabda: "Benar! Hanya saja apa yang kukatakan, tidak lain hanyalah kebenaran". (Diriwayatkan oleh Abbas bin Muhammad ad Duri, dari Ali bin al Hassan bin Syaqiq, dari 'Abdullah bin al Mubarak, dari Usamah Ibnu Zaid, dari Sa'id al Maqbari, yang bersumber dari Abu Hurairah RA). (Baca Juga: Kisah Nabi Muhammad Mendamaikan Suku yang Bertikai )

ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻝِ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ

Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Baginda Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Rekomendasi
Surat Pribadi Tokoh...
Surat Pribadi Tokoh Dunia: dari Hitler Cuti hingga Da Vinci Lamar Kerja
Badai Tropis Humberto...
Badai Tropis Humberto Terbentuk di Atlantik Ancam Kepulauan Azores
Arkeolog Temukan Sisa-sisa...
Arkeolog Temukan Sisa-sisa Pemukiman Bangsa Viking di Gereja Naur
Artikel Terkini
Hukum Menikah di Bulan...
Hukum Menikah di Bulan Safar, Benarkah Membawa Sial? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Sejarah Rashdul Kiblat:...
Sejarah Rashdul Kiblat: Metode Penentuan Arah Kiblat Warisan Abu Rahyan Al-Biruni
Rashdul Qiblat, Cara...
Rashdul Qiblat, Cara Paling Akurat Meluruskan Arah Kiblat yang Memadukan Sains dan Syariat
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved