Doa Turun Hujan dan Beberapa Hikmahnya
Senin, 18 Juli 2022 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Kejadian apa saja yang terjadi di muka bumi telah tercatat dalam Lauhul Mahfudz sejak 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Semuanya telah menjadi takdir dan kehendak Allah Ta'ala. Termasuk turunnya hujan, kapan terjadinya, di mana diturunkan, berapa intensitasnya dan bagaimana dampak dari hujan tersebut.
Dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash, Rasulullah SAW bersabda: "Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi." (HR. Muslim)
Adapun suara petir atau kilat termasuk tanda-tanda kebesaran Allah. Ada tiga istilah untuk petir dan geledek yaitu Ar-Ra'du, Ash-Shawa'iq dan Al-Barq. Ar-Ra'du adalah istilah untuk suara petir atau geledek. Sedangkan Ash-Shawa'iq dan Al-Barq adalah kilatan petir, yaitu cahaya yang muncul beberapa saat sebelum adanya suara petir.
Nabi pernah ditanya tentang Ar-Ra'du, lalu Beliau menjawab:
مَلَكٌ مِنْ الْمَلَائِكَةِ مُوَكَّلٌ بِالسَّحَابِ مَعَهُ مخاريق مِنْ نَارٍ يَسُوقُ بِهَا السَّحَابَ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ
Artinya: "Ar-Ra'du adalah Malaikat yang diberi tugas mengurus awan dan bersamanya pengoyak dari api yang memindahkan awan sesuai dengan kehendak Allah." (HR Tirmidzi)
Ali karamallahu wajhah pernah ditanya mengenai Al-Barq. Beliau menjawab: "Al-Barq (kilatan petir) itu adalah pengoyak di tangann Malaikat." Dalam riwayat lain dari Ali disebutkan: "Al-Narq itu adalah pengoyak dari besi di tangannya".
Demikian doa ketika turun hujan dan beberapa hikimah yang terkandung di dalamnya. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Ini Doa Rasulullah Memindahkan Hujan, Bukan Minta ke Dukun
Dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash, Rasulullah SAW bersabda: "Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi." (HR. Muslim)
Adapun suara petir atau kilat termasuk tanda-tanda kebesaran Allah. Ada tiga istilah untuk petir dan geledek yaitu Ar-Ra'du, Ash-Shawa'iq dan Al-Barq. Ar-Ra'du adalah istilah untuk suara petir atau geledek. Sedangkan Ash-Shawa'iq dan Al-Barq adalah kilatan petir, yaitu cahaya yang muncul beberapa saat sebelum adanya suara petir.
Nabi pernah ditanya tentang Ar-Ra'du, lalu Beliau menjawab:
مَلَكٌ مِنْ الْمَلَائِكَةِ مُوَكَّلٌ بِالسَّحَابِ مَعَهُ مخاريق مِنْ نَارٍ يَسُوقُ بِهَا السَّحَابَ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ
Artinya: "Ar-Ra'du adalah Malaikat yang diberi tugas mengurus awan dan bersamanya pengoyak dari api yang memindahkan awan sesuai dengan kehendak Allah." (HR Tirmidzi)
Ali karamallahu wajhah pernah ditanya mengenai Al-Barq. Beliau menjawab: "Al-Barq (kilatan petir) itu adalah pengoyak di tangann Malaikat." Dalam riwayat lain dari Ali disebutkan: "Al-Narq itu adalah pengoyak dari besi di tangannya".
Demikian doa ketika turun hujan dan beberapa hikimah yang terkandung di dalamnya. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Ini Doa Rasulullah Memindahkan Hujan, Bukan Minta ke Dukun
(rhs)
Lihat Juga :