Keutamaan Kota Mekkah Menurut Imam Al-Ghazali
Selasa, 19 Juli 2022 - 22:33 WIB
loading...
A
A
A
Artinya: "Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radliyallahu 'anhu bahwa sesungguhnya Hajar Aswad merupakan salah satu batu intan permata dari beberapa intan permata di surga, berwarna sangat putih, lebih putih dari susu, hanya saja dosa-dosa manusia menjadikannya hitam. Andai saja tidak terjadi hal itu, maka tak seorang pun yang sakit ketika menyentuhnya kecuali ia akan sembuh." (HR Ibnu Khuzaimah)
3. Pahala Ibadah Dilipatgandakan 100.000 Kali
Keistimewan luar biasa yang dimiliki kota Makkah lainnya adalah mendapat kedudukan penting bagi orang yang beribadah. Sebab, setiap amal ibadah yang dilakukan di daerah tersebut akan diganjar pahala sebanyak 100.000 kali lipat. Dalam satu hadis Nabi dijelaskan:
و روي عن الحسَنِ البَصريِّ رضي الله عنه: أنَّ من صام فيها بمائةِ ألفِ يومٍ، ومن تصَدَّق فيها بدِرهمٍ كتُبِ له مئةُ ألفِ دِرهَمٍ صَدَقةً و كذالك كل حسنة بمائة ألف
Artinya: "Diriwayatkan dari Hasan al-Bashri RA, 'Sesungguhnya barang siapa yang melakukan puasa sunnah di Makkah maka akan dibalas pahala sebanyak 100.000 hari berpuasa. Barang siapa bersedekah satu Dirham di Mekkah akan memperoleh balasan 100.000 Dirham. Demikian juga setiap amal kebaikan di dalamnya akan dibalas 100.000 kali lipat."
4. Mendapat Perhatian Khusus dari Allah
Berbeda dengan daerah-daerah lainnya di dunia, Kota Mekkah mendapat perhatian khusus dari Allah. Dalam salah satu atsar (perkataan sahabat Nabi) dijelaskan bahwa setiap malam Allah akan menurunkan rahmat kepada hamba-hamba-Nya yang bangun untuk beribadah. Dan orang yang pertama mendapatkan anugerah itu adalah para penduduk Mekkah.
إن الله عز وجل ينظر في كل ليلة إلى أهل الأرض فأول من ينظر إليه أهل الحرم وأول من ينظر إليه من أهل الحرم أهل المسجد الحرام فمن رآه طائفاً غفر له ومن رآه مصلياً غفر له ومن رآه قائماً مستقبل الكعبة غفر له
Artinya: "Sesungguhnya Allah 'azza wa jalla melihat penduduk bumi setiap malam. Orang yang pertama kali dilihat-Nya adalah penduduk Mekkah. Orang yang pertama dilihat dari penduduk Makkah adalah yang berada di Masjidil Haram. Barang siapa dilihat Allah dalam keadaan bertawaf, maka akan diampuni (dosa-dosa)nya, barang siapa dilihat Allah dalam keadaan salat maka akan diampuni (dosa-dosa)nya, dan barang siapa dilihat Allah dalam keadaan salat menghadap Ka'bah maka akan diampuni (dosa-dosa)nya."
Demikian beberapa keutamaan Kota Mekkah menurut Imam Al-Ghazali. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba Allah yang mendapat anugerah berkunjung ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Aamin.
Baca Juga: Ini Alasan Mekkah Jadi Tanah Suci Hingga Hari Kiamat
3. Pahala Ibadah Dilipatgandakan 100.000 Kali
Keistimewan luar biasa yang dimiliki kota Makkah lainnya adalah mendapat kedudukan penting bagi orang yang beribadah. Sebab, setiap amal ibadah yang dilakukan di daerah tersebut akan diganjar pahala sebanyak 100.000 kali lipat. Dalam satu hadis Nabi dijelaskan:
و روي عن الحسَنِ البَصريِّ رضي الله عنه: أنَّ من صام فيها بمائةِ ألفِ يومٍ، ومن تصَدَّق فيها بدِرهمٍ كتُبِ له مئةُ ألفِ دِرهَمٍ صَدَقةً و كذالك كل حسنة بمائة ألف
Artinya: "Diriwayatkan dari Hasan al-Bashri RA, 'Sesungguhnya barang siapa yang melakukan puasa sunnah di Makkah maka akan dibalas pahala sebanyak 100.000 hari berpuasa. Barang siapa bersedekah satu Dirham di Mekkah akan memperoleh balasan 100.000 Dirham. Demikian juga setiap amal kebaikan di dalamnya akan dibalas 100.000 kali lipat."
4. Mendapat Perhatian Khusus dari Allah
Berbeda dengan daerah-daerah lainnya di dunia, Kota Mekkah mendapat perhatian khusus dari Allah. Dalam salah satu atsar (perkataan sahabat Nabi) dijelaskan bahwa setiap malam Allah akan menurunkan rahmat kepada hamba-hamba-Nya yang bangun untuk beribadah. Dan orang yang pertama mendapatkan anugerah itu adalah para penduduk Mekkah.
إن الله عز وجل ينظر في كل ليلة إلى أهل الأرض فأول من ينظر إليه أهل الحرم وأول من ينظر إليه من أهل الحرم أهل المسجد الحرام فمن رآه طائفاً غفر له ومن رآه مصلياً غفر له ومن رآه قائماً مستقبل الكعبة غفر له
Artinya: "Sesungguhnya Allah 'azza wa jalla melihat penduduk bumi setiap malam. Orang yang pertama kali dilihat-Nya adalah penduduk Mekkah. Orang yang pertama dilihat dari penduduk Makkah adalah yang berada di Masjidil Haram. Barang siapa dilihat Allah dalam keadaan bertawaf, maka akan diampuni (dosa-dosa)nya, barang siapa dilihat Allah dalam keadaan salat maka akan diampuni (dosa-dosa)nya, dan barang siapa dilihat Allah dalam keadaan salat menghadap Ka'bah maka akan diampuni (dosa-dosa)nya."
Demikian beberapa keutamaan Kota Mekkah menurut Imam Al-Ghazali. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba Allah yang mendapat anugerah berkunjung ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Aamin.
Baca Juga: Ini Alasan Mekkah Jadi Tanah Suci Hingga Hari Kiamat
(rhs)
Lihat Juga :