Hikmah Pergantian Siang dan Malam Menurut Al-Qur'an dan Sains
Selasa, 26 Juli 2022 - 15:39 WIB
loading...
A
A
A
Inilah anjuran bagi manusia agar memikirkan pergantian siang dan malam, mengikuti terbit dan terbenamnya matahari, siang lebih lama dari malam dan sabaliknya. Semuanya itu menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah yang wajib disyukuri.
Manfaat bergantinya siang dan malam ini dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah Ayat 164. Allah berfirman: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia. Dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya. Dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan."
Pandangan Sains
Para ahli falak hanya dapat menganalisa sebab terjadinya malam di suatu daerah demikian pula siang. Hal ini berpangkal dari perjalanan matahari dan perputaran bumi. Tetapi mereka tidak mampu sama sekali untuk mengubah ketentuan dan ketetapan Allah.
Mereka tidak dapat memperpanjang atau memperpendek siang atau malam di suatu daerah karena perputaran malam dan siang itu suatu ketentuan dari yang Mahakuasa.
Menurut saintis, pergantian siang ke malam secara optis (penglihatan) adalah pergeseran dari warna dari cahaya yang dilenturkan (diffracted) dari mula-mula cahaya kuning, ke jingga ke merah (menjelang waktu sholat Isya) sampai ke infra merah pada waktu sholat Isya.
Setelah itu semakin larut malam, maka bumi dihujani oleh gelombang yang lebih pendek yang bisa membahayakan manusia. Efek dari berbagai gelombang dari sinar matahari dengan panjang gelombang yang makin pendek belum diketahui secara mendalam.
Tetapi yang jelas bahwa gelombang yang sangat pendek, ke arah gelombang X atau gelombang rontgen cukup berbahaya bagi tubuh manusia apalagi jika dayanya tinggi.
Oleh karena itu manusia dianjurkan untuk tinggal di rumah dan beristirahat sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an.
Baca Juga: Langit dan Bumi Diciptakan dalam 6 Masa, Ini Penjelasan Al-Qur'an dan Sains
Manfaat bergantinya siang dan malam ini dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah Ayat 164. Allah berfirman: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia. Dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya. Dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan."
Pandangan Sains
Para ahli falak hanya dapat menganalisa sebab terjadinya malam di suatu daerah demikian pula siang. Hal ini berpangkal dari perjalanan matahari dan perputaran bumi. Tetapi mereka tidak mampu sama sekali untuk mengubah ketentuan dan ketetapan Allah.
Mereka tidak dapat memperpanjang atau memperpendek siang atau malam di suatu daerah karena perputaran malam dan siang itu suatu ketentuan dari yang Mahakuasa.
Menurut saintis, pergantian siang ke malam secara optis (penglihatan) adalah pergeseran dari warna dari cahaya yang dilenturkan (diffracted) dari mula-mula cahaya kuning, ke jingga ke merah (menjelang waktu sholat Isya) sampai ke infra merah pada waktu sholat Isya.
Setelah itu semakin larut malam, maka bumi dihujani oleh gelombang yang lebih pendek yang bisa membahayakan manusia. Efek dari berbagai gelombang dari sinar matahari dengan panjang gelombang yang makin pendek belum diketahui secara mendalam.
Tetapi yang jelas bahwa gelombang yang sangat pendek, ke arah gelombang X atau gelombang rontgen cukup berbahaya bagi tubuh manusia apalagi jika dayanya tinggi.
Oleh karena itu manusia dianjurkan untuk tinggal di rumah dan beristirahat sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an.
Baca Juga: Langit dan Bumi Diciptakan dalam 6 Masa, Ini Penjelasan Al-Qur'an dan Sains
(rhs)
Lihat Juga :