Bicara Agama Tanpa Dalil Sahih Jadi Faktor Penyebab Munculnya Penyimpangan

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 15:00 WIB
loading...
Bicara Agama Tanpa Dalil...
Orang yang berbicara dalam agama ini dengan tanpa ilmu, menjadi penyebab utama munculnya berbagai penyimpangan -penyimpangan dalam agama. Foto ilustrasi/ist
A A A
Seseorang yang berbicara dalam agama dengan tanpa dalil, sungguh dia telah berkata atas Allah dengan tanpa ilmu . Imam Ibnu Qayyim rahimahullah menulis sebuah kitab yang diberi judul “I’lamul Muwaqqi’in atau Pemberitahuan kepada orang-orang yang memberikan tanda tangan”. Apa yang dimaksud dengan memberikan tanda tangan?

Kata Imam Ibnu Qayyim, “Orang-orang yang berkata dalam masalah ilmu dan berfatwa sesungguhnya ia telah memberikan tanda tangan seakan-akan ia menandatangani bahwa inilah maksud Allah dan Rasul-Nya“. Maka betapa besarnya dosa orang yang berkata dalam agama dengan tanpa ilmu tapi sebatas pendapat akal semata.

Baca juga: Hati-hati Belajar Tanpa Guru, Imamnya Bisa Setan

Ketika menyebutkan jenis-jenis dosa, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَالْإِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَن تُشْرِكُوا بِاللَّـهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَن تَقُولُوا عَلَى اللَّـهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ


“Katakanlah: “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui“. (QS. Al-A’raf : 33)

Ustadz Badrusalam, Lc., mengatakan, orang yang berbicara dalam agama ini dengan tanpa ilmu , menjadi penyebab utama munculnya berbagai penyimpangan -penyimpangan dalam agama. Munculnya kesyirikan, munculnya kedzaliman, munculnya dosa dan permusuhan akibat berkata tanpa ilmu. Oleh karena itu, ulama menyebut bahwa berkata tanpa ilmu adalah tiang dari kesesatan.

Oleh karena itu, lebih baik seseorang diam ketika dia tidak mengetahui ilmu dalam suatu permasalahan agama dari pada dia berbicara. Berapa banyak orang yang dianggap sebagai ustaz baik itu di televisi ataupun yang lainnya, berani berkata bukan dengan keilmuan, akan tetapi sebatas dengan akal dan pendapat. Betapa mereka akan menanggung dosa-dosa orang yang telah mereka sesatkan. "Berapa banyak manusia yang telah dia sesatkan, itulah yang akan dia tanggung dosa-dosanya pada hari kiamat"ungkap dai lulusan Universitas Madinah tersebut.

Sebagian ulama mengatakan bahwa seseorang telah terkena penyakit hati jika dia suka bicara agama tanpa ilmu dan tanpa memikirkan dampaknya bagi umat. Padahal penyakit ini efek bahayanya luar biasa. Dampak negatifnya akan terasa bukan hanya di dunia saja, tapi juga akan terbawa hingga ke akhirat.

Baca juga: Ilmu Agama, Kunci Bahagia di Dunia dan Akhirat

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’ anhu, Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam menjelaskan,

“Terkadang seorang hamba mengucapkan suatu kalimat tanpa ia perhatikan dampaknya, ternyata mengakibatkan dirinya terjerumus ke dalam neraka sejauh jarak antara timur dan barat”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Pendapat yang sama juga dikemukakan Ustadz Abdullah Zaen, Lc. MA. Menurutnya, saat ini banyak praktik bicara agama tanpa ilmu dan ini perlu diwaspadai. Jika dalam dunia medis dikenal adanya malapraktik, dalam ranah para ustaz (asatid) pun juga ada hal serupa. Bahkan sejak empat belas abad lalu, Nabi kita Shallallahu ’alaihi wa sallam sudah mengisyaratkan akan adanya fenomena tersebut.

“Sesungguhnya Allah tidak melenyapkan ilmu (dari muka bumi) dengan cara mencabut ilmu tersebut dari para hamba-Nya, namun Allah akan melenyapkan ilmu (dari muka bumi) dengan meninggalnya para ulama. Hingga jika tidak tersisa seorang ulamapun, para manusia menjadikan orang-orang yang bodoh sebagai panutan, mereka menjadi rujukan lalu berfatwa tanpa ilmu, sehingga sesat dan menyesatkan”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Di antara praktik da'i yang asbun atau asal bunyi yang belakangan ini adalah mereka yang berpenampilan alim tapi cenderung memfitnah sesama muslim. Dengan berbekal gosip, mereka merusak kehormatan para ulama, ustadz dan saudara-saudara mereka seakidah. Hanya kepada Allah saja kita mengadu. Padahal, jauh-jauh hari Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam telah mengingatkan :

“Barang siapa membicarakan mukmin dengan sesuatu yang tidak benar adanya; niscaya Allah akan benamkan dia ke dalam kubangan nanahnya para penghuni neraka, hingga ia bertaubat dari perkataan tersebut“. (HR. Abu Dawud).

Terkait masalah ini, cukuplah hadis Rasulullah menjadi peringatan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan dalam hadisnya: “Di antara manusia ada yang menjadi kunci-kunci pembuka kebaikan dan kunci-kunci yang menutup berbagai macam keburukan. Namun diantara manusia juga ada yang menjadi kunci yang menutup kebaikan dan membuka berbagai macam keburukan“.

Karena itulah, jangan sampai kita menjadi hamba yang ternyata kita menjadi orang yang membuka pintu keburukan dan menutup pintu kebaikan. Jauhi bicara yang asal bunyi dan hindari gosip. Kita dilarang untuk mendahului Allah dan RasulNya, kita dilarang untuk lebih mengedepankan perkataan fulan dari pada pendapat Allah dan RasulNya. Karena kewajiban kita adalah senantiasa tunduk kepada Allah dan Rasul-Nya.

Baca juga: Mengapa Kaum Wanita Dianjurkan Memperbanyak Sedekah dan Istighfar? Begini Penjelasannya

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Doa Saat Menuntut...
Kumpulan Doa Saat Menuntut Ilmu yang Penting Diketahui
Tips Sukses Menuntut...
Tips Sukses Menuntut Ilmu, Simak Kiat Ulama Yaman Ini!
Kumpulan Ayat Al-Quran...
Kumpulan Ayat Al-Quran Tentang Menuntut Ilmu, Cek di Sini!
10 Keutamaan Menuntut...
10 Keutamaan Menuntut Ilmu, Dapat Perlindungan hingga Didoakan Penduduk Langit dan Bumi
Benarkah Menuntut Ilmu...
Benarkah Menuntut Ilmu Lebih Utama dari Amalan Sunnah?
7 Ciri Orang yang Mendapatkan...
7 Ciri Orang yang Mendapatkan Keberkahan Ilmu, Ini Daftarnya!
Rekomendasi
Emas di Perut Bumi Habis...
Emas di Perut Bumi Habis 2050, Ahli Sebut Penemuan Logam Mulia di Kongo Mukjizat
Jadi Ketakutan Dunia,...
Jadi Ketakutan Dunia, SROCC Ungkap Air Laut di Indonesia Terancam Jadi Asam
Jika Sumur Neraka Berpenghuni,...
Jika Sumur Neraka Berpenghuni, Sains Pastikan Bukan Makhluk Sembarangan
Artikel Terkini
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved