Ilmu Agama, Kunci Bahagia di Dunia dan Akhirat
Jum'at, 09 Juli 2021 - 09:00 WIB
loading...
ilustrasi. Foto istimewa
A
A
A
Kunci semua kebaikan di dunia ini adalah memahami ilmu agama. Sebab, ilmu ad-dien (agama) adalah penuntun bagi semua umat Islam menuju ketakwaan kepada Allah melalui sunnah-sunnah Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Tanpa memahami ilmu agama, maka setiap muslim pasti akan tersesat bahkan bisa terjerumus pada kedurhakaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Oleh sebab itu, memahami ilmu agama adalah diwajibkan bagi setiap muslim.
Baca juga: Amalan Mulia yang Dijamin Langsung oleh Rasulullah
Ketika Allah Ta'ala mencintai seseorang, maka Allah Ta'ala akan memahamkan ilmu agama kepada orang itu. Dan itu merupakan karunia tertinggi. Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah, menukil dari hadis riwayat Imam Bukhari, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ، وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي، وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ، لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ، حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ
“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan baginya maka Allah akan memahamkannya dengan agama, dan aku hanyalah membagi sedang Allah Dia-lah yang memberi, dan akan senantiasa (segolongan) umat ini tegak (istiqomah) di atas agama Allah, orang yang menyelisihi mereka tidak membahayakan mereka, sampai datang ketetapan Allah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Mu’awiyah radhiyallahu’anhu).
Baca juga: Karpet Saudagar Kaya Raya dan Permintaan Seorang Ulama
Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqolani Asy-Syafi’i rahimahullah berkata :
وَهَذَا الْحَدِيثُ مُشْتَمل على ثَلَاثَة أَحْكَام أَحدهَا فضل التفقه فِي الدِّينِ وَثَانِيهَا أَنَّ الْمُعْطِيَ فِي الْحَقِيقَةِ هُوَ اللَّهُ وَثَالِثُهَا أَنَّ بَعْضَ هَذِهِ الْأُمَّةِ يَبْقَى عَلَى الْحَقِّ أَبَدًا
"Hadis ini mencakup tiga permasalahan: Pertama: Keutamaan mendalami ilmu agama. Kedua: Bahwa yang memberi secara hakiki adalah Allah ta’ala. Ketiga: Bahwa sebagian umat ini akan selalu istiqomah di atas kebenaran." (Fathul Bari).
Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqolani Asy-Syafi’i rahimahullah juga berkata :
Baca juga: Amalan Mulia yang Dijamin Langsung oleh Rasulullah
Ketika Allah Ta'ala mencintai seseorang, maka Allah Ta'ala akan memahamkan ilmu agama kepada orang itu. Dan itu merupakan karunia tertinggi. Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah, menukil dari hadis riwayat Imam Bukhari, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ، وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي، وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ، لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ، حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ
“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan baginya maka Allah akan memahamkannya dengan agama, dan aku hanyalah membagi sedang Allah Dia-lah yang memberi, dan akan senantiasa (segolongan) umat ini tegak (istiqomah) di atas agama Allah, orang yang menyelisihi mereka tidak membahayakan mereka, sampai datang ketetapan Allah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Mu’awiyah radhiyallahu’anhu).
Baca juga: Karpet Saudagar Kaya Raya dan Permintaan Seorang Ulama
Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqolani Asy-Syafi’i rahimahullah berkata :
وَهَذَا الْحَدِيثُ مُشْتَمل على ثَلَاثَة أَحْكَام أَحدهَا فضل التفقه فِي الدِّينِ وَثَانِيهَا أَنَّ الْمُعْطِيَ فِي الْحَقِيقَةِ هُوَ اللَّهُ وَثَالِثُهَا أَنَّ بَعْضَ هَذِهِ الْأُمَّةِ يَبْقَى عَلَى الْحَقِّ أَبَدًا
"Hadis ini mencakup tiga permasalahan: Pertama: Keutamaan mendalami ilmu agama. Kedua: Bahwa yang memberi secara hakiki adalah Allah ta’ala. Ketiga: Bahwa sebagian umat ini akan selalu istiqomah di atas kebenaran." (Fathul Bari).
Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqolani Asy-Syafi’i rahimahullah juga berkata :
Lihat Juga :