Surat Yusuf Ayat 57: Balasan Bagi Orang yang Bertakwa

loading...
Surat Yusuf Ayat 57: Balasan Bagi Orang yang Bertakwa
Dai lulusan Al-Azhar Mesir Ustaz Mukhlis Mukti Al-Mughni menjelaskan tafsir Surat Yusuf yang sarat hikmah dan pelajaran. Foto/Ist
Ustaz Mukhlis Mukti Al-Mughni
Lulusan Al-Azhar Mesir,
Yayasan Pustaka Afaf

Lanjutan ayat berikutnya yaitu Surat Yusuf Ayat 57, Allah mengingatkan tentang pahala Akhirat dan balasan bagi orang-orang beriman yang mengisi hidupnya dengan takwa. Ayat ini berkaitan dengan ayat sebelumnya dimana Allah memberi karunia besar kepada Nabi Yusuf 'alaihissalam atas kesabarannya menghadapi ujian.

Setelah Allah memberi kedudukan terhormat kepada Nabi Yusuf 'alaihissalam di negeri Mesir, Allah mengabarkan tentang balasan bagi orang yang bertakwa. Berikut firman-Nya:

وَلَاَجْرُ الْاٰخِرَةِ خَيْرٌ لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَكَانُوْا يَتَّقُوْنَ

Wa laa ajrul Aakhirati khairul lilladziina aamanuu wa kaanuu yattaquun.

Artinya: "Dan sesungguhnya pahala di akhirat itu lebih baik, bagi orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa." (QS Yusuf Ayat 57)

Pesan dan Hikmah
1. Ayat ini menegaskan kembali bahwa kebaikan manusia tidak akan disia-siakan. Di antara balasan yang terbesarnya dipersiapkan Allah di Akhirat , yang lebih banyak, lebih nikmat dan lebih abadi.

2. Kebaikan manusia agar tidak sia-sia harus diikat dengan iman dan takwa. Allah akan selalu memperhatikan orang yang beriman dan bertakwa. Iman dan takwa menjadi hakikat hidup yang harus ditempuh dan diperjuangkan.

Mengutip tafsir Kemenag, di samping balasan di dunia, Allah menyediakan pula di akhirat balasan yang lebih baik. Lebih berharga dan lebih membahagiakan orang-orang beriman dan selalu bertakwa kepada-Nya.

Yaitu Surga Jannatun Na'im yang di dalamnya terdapat segala macam nikmat dan kesenangan yang belum pernah terlihat oleh mata. Belum pernah terdengar oleh telinga, dan belum pernah terlintas dalam hati manusia.

Baca Juga: Surat Yusuf Ayat 56: Hikmah Diangkatnya Nabi Yusuf Menjadi Pejabat Istana
(rhs)
cover top ayah
هُوَ اللّٰهُ الَّذِىۡ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ‌ ۚ عٰلِمُ الۡغَيۡبِ وَالشَّهَادَةِ‌ ۚ هُوَ الرَّحۡمٰنُ الرَّحِيۡمُ‏ (٢٢) هُوَ اللّٰهُ الَّذِىۡ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ‌ۚ اَلۡمَلِكُ الۡقُدُّوۡسُ السَّلٰمُ الۡمُؤۡمِنُ الۡمُهَيۡمِنُ الۡعَزِيۡزُ الۡجَـبَّارُ الۡمُتَكَبِّرُ‌ؕ سُبۡحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يُشۡرِكُوۡنَ (٢٣) هُوَ اللّٰهُ الۡخَـالِـقُ الۡبَارِئُ الۡمُصَوِّرُ‌ لَـهُ الۡاَسۡمَآءُ الۡحُسۡنٰى‌ؕ يُسَبِّحُ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ۚ وَهُوَ الۡعَزِيۡزُ الۡحَكِيۡمُ (٢٤)
Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

(QS. Al-Hasyr Ayat 22-24)
cover bottom ayah
preload video