Negeri yang Pernah Disinggahi Nabi Muhammad SAW
Selasa, 16 Agustus 2022 - 15:13 WIB
loading...
Negeri yang pernah disinggahi Nabi Muhammad SAW selain Arab Saudi adalah Suriah dan Yordania. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Negeri yang pernah disinggahi Nabi Muhammad SAW selain Arab Saudi adalah Suriah dan Yordania. Di Suriah, Nabi sempat singgah di Kota Busra saat ikut berdagang dengan pamannya, Abu Thalib . Sedangkan di Yordania, di Gua Ashabul Kahfi di ujung Desa Rajib, Kota Abu Alanda.
Di sisi lain, pada saat melakukan perjalanan Isra Nabi Muhammad SAW juga singgah di beberapa tempat. Hanafi Muhallawi dalam bukunya yang berjudul "Amaakin Masyhuurah fi Hayaati Muhammad SAW" dan telah diterjemahkan Abdul Hayyie al-Kattani menjadi "Tempat-Tempat Bersejarah dalam Kehidupan Rasulullah" menyebut beberapa tempat yang dikunjungi Rasulullah SAW dalam perjalanan Isra dari Mekkah ke Baitul Maqdis di Palestina.
Baca juga: Isra dan Mikraj: Kisah Rasulullah Menyaksikan Neraka dan Surga
Dalam Hadis Nabi SAW yang diriwayatkan dari Anas ra bahwa beliau bersabda: "Maka aku mengendarai Buraq dan Jibril bersamaku. Lalu aku terus melanjutkan perjalanan. Selanjutnya Jibril berkata, 'Turunlah dan sholatlah Engkau." Lalu aku pun melaksanakannya.
Selanjutnya Jibril berkata, “Tahukah engkau di mana engkau sholat? Engkau sholat di tanah Tayyibah (tanah yang bagus), yang menjadi tempat tujuan berhijrahmu.'
Kemudian Jibril berkata, “Turun dan sholatlah engkau.' Maka aku pun sholat.
Selanjutnya Jibril bertanya lagi, "Tahukah engkau di mana engkau sholat? Engkau sholat di Thur Sina, tempat Musa as berdialog dengan Tuhannya."
Kemudian Jibril berkata, "Turun dan sholatlah engkau." Maka aku turun, lalu aku melaksanakan sholat.
Selanjutnya Jibril berkata lagi, "Tahukah engkau di mana engkau sholat? Engkau telah sholat di Bait Lahm (Betlehem), tempat dilahirkannya Isa as ”
Hanafi Muhallawi mengatakan dari pengamatan terhadap urutan teks hadis ini, kita akhirnya mengetahui—sesudah terlaksananya janji Allah berupa tersebarnya Islam di tempat itu—bahwa maksud dari tanah Tayyibah yang dituju oleh Rasulullah SAW dalam perjalanan Isra tersebut, tak lain sesungguhnya adalah kota Madinah al-Munawwarah.
Kota ini menjadi tempat hijrah Rasulullah SAW beserta para sahabatnya yang mulia. Bahkan kota ini menjadi tempat tinggal Rasulullah SAW hingga hari wafatnya. Dan selanjutnya sebagai tempat dikuburkannya jasad beliau yang mulia.
Di sisi lain, pada saat melakukan perjalanan Isra Nabi Muhammad SAW juga singgah di beberapa tempat. Hanafi Muhallawi dalam bukunya yang berjudul "Amaakin Masyhuurah fi Hayaati Muhammad SAW" dan telah diterjemahkan Abdul Hayyie al-Kattani menjadi "Tempat-Tempat Bersejarah dalam Kehidupan Rasulullah" menyebut beberapa tempat yang dikunjungi Rasulullah SAW dalam perjalanan Isra dari Mekkah ke Baitul Maqdis di Palestina.
Baca juga: Isra dan Mikraj: Kisah Rasulullah Menyaksikan Neraka dan Surga
Dalam Hadis Nabi SAW yang diriwayatkan dari Anas ra bahwa beliau bersabda: "Maka aku mengendarai Buraq dan Jibril bersamaku. Lalu aku terus melanjutkan perjalanan. Selanjutnya Jibril berkata, 'Turunlah dan sholatlah Engkau." Lalu aku pun melaksanakannya.
Selanjutnya Jibril berkata, “Tahukah engkau di mana engkau sholat? Engkau sholat di tanah Tayyibah (tanah yang bagus), yang menjadi tempat tujuan berhijrahmu.'
Kemudian Jibril berkata, “Turun dan sholatlah engkau.' Maka aku pun sholat.
Selanjutnya Jibril bertanya lagi, "Tahukah engkau di mana engkau sholat? Engkau sholat di Thur Sina, tempat Musa as berdialog dengan Tuhannya."
Kemudian Jibril berkata, "Turun dan sholatlah engkau." Maka aku turun, lalu aku melaksanakan sholat.
Selanjutnya Jibril berkata lagi, "Tahukah engkau di mana engkau sholat? Engkau telah sholat di Bait Lahm (Betlehem), tempat dilahirkannya Isa as ”
Hanafi Muhallawi mengatakan dari pengamatan terhadap urutan teks hadis ini, kita akhirnya mengetahui—sesudah terlaksananya janji Allah berupa tersebarnya Islam di tempat itu—bahwa maksud dari tanah Tayyibah yang dituju oleh Rasulullah SAW dalam perjalanan Isra tersebut, tak lain sesungguhnya adalah kota Madinah al-Munawwarah.
Kota ini menjadi tempat hijrah Rasulullah SAW beserta para sahabatnya yang mulia. Bahkan kota ini menjadi tempat tinggal Rasulullah SAW hingga hari wafatnya. Dan selanjutnya sebagai tempat dikuburkannya jasad beliau yang mulia.
Lihat Juga :