Rakyat Nusantara Memeluk Islam bukan Disebabkan Keyakinan?

Rabu, 17 Agustus 2022 - 05:15 WIB
loading...
Rakyat Nusantara Memeluk...
Ilustrasi pelabuhan tempo dulu. Benarkah masyarakat Nusantara memeluk Islam karena faktor ekonomi? Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Bernard H.M. Vlekke mengatakan bahwa Islam dibawa ke Nusantara lewat kegiatan dakwah merupakan hal yang menyesatkan. Ia mencatat bahwa, masyarakat Nusantara masuk Islam bukan disebabkan keyakinan, tapi disebabkan oleh motif-motif tersembunyi dan non-religius.

Dalam bukunya berjudul "Nusantara: Sejarah Indonesia", Vlekke mengisyaratkan bahwa sebenarnya faktor ekonomilah yang menjadi sebab utamanya. Dia menilai bahwa ada hubungan jelas antara persebaran Islam dan perdagangan rempah.

Baca juga: Azyumardi Azra: Para Sufi Pengembara Sukses Mengislamkan Penduduk Nusantara

Sementara itu, Azyumardi Azra dalam bukunya berjudul "Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal" mengutip teori Schrieke mengatakan balapan antara Islam dan Kristen sebagai faktor yang mempercepat Islamisasi di Nusantara.

Menurutnya, teori Schrieke mengandung banyak kebenaran. Teori dari Schrieke ini, katanya, dikombinasikan dengan teori-teori lain. Tidak hanya itu, teori Schrieke tetap relevan bagi perkembangan sejarah dan masa kini dalam kedua agama tersebut khususnya di Indonesia.

Pada kenyataannya, menurut Azyumardi, periode kontemporer, menjadi saksi atas balapan dan persaingan yang pernah memanas antara dakwah Islam dan misi Kristen demi mendapatkan para pemeluk baru.

Menurut Schrieke, ekspansi Portugis di Nusantara pertama-tama mesti dilihat sebagai kelanjutan dari Perang Salib di Eropa dan Timur Tengah.

Dalam pandangannya, keinginanan berpetualang dan ambisi untuk kehormatan yang dikombinasikan dengan semangat keagamaan sebenarnya merupakan kekuatan pendorong yang menggerakkan ekspansi bangsa Portugis ke Asia.

Tidak hanya itu, bangsa Portugis dan Spanyol, atau bangsa Eropa secara keseluruhan, menyembunyikan sikap antipati dan kecemburuan terhadap kaum Muslim dan keyakinannya, mereka tidak menampakkan ketidaksukaan terhadap kaum Muslim yang mereka anggap kafir.

Lebih jauh lagi, menurut Schrieke, semangat dan cita-cita yang terkandung dalam Perang Salib terus melanjutkan pengaruhnya. Dengan mengemukakan argumen seperti ini, Schrieke mencatat pesaingan yang tajam dan keras antara Islam dan Kristen.

Baca juga: Banyak yang Bernama Kurdi, Bukti Ulama Kurdistan Berperan Sebarkan Islam di Indonesia?

Namun, Azyumardi mengatakan, konflik di antara keduanya jelas didorong bukan hanya oleh agama, melainkan juga oleh kepentingan politik dan ekonomi. Ini dapat dilihat dengan jelas dalam catatan-catatan Schrieke yang menyatakan, bahwa, ketika Konstatinopel jatuh pada tahun 1204, Dinasti Abbasiyyah takluk di hadapan gerombolan Mongol pada tahun 1258, dan Acre, pertahanan terakhir Kristen di Palestina, terpaksa tunduk kepada kaum Muslim pada tahun 1291.

Kemudian, pusat aktivitas perdagangan bergeser dari jalur-jalur yang terbentang dari Gurun Persia melalui Baghdad ke pelabuhan-pelabuhan Suriah dan Asia kecil. Jalur perdagangan lain yang juga diambil oleh kaum Muslim adalah jalur laut dari Pesisir Yaman dan sepanjang Laut Merah menuju Iskandariah, Mesir, yang melaluinya pelbagai produk berharga Nusantara dan Timur Jauh mencapai Eropa melalui kota-kota dagang Italia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Ucapan Minal Aidin Wal Faizin
Rekomendasi
Laos Akan Sulap Gunung...
Laos Akan Sulap Gunung Berapi Tidak Aktif Jadi Wahana Bermain
Simpan Ratusan Jimat,...
Simpan Ratusan Jimat, Inilah Sosok Naas Istri Firaun
Gunung yang Disebut...
Gunung yang Disebut dalam Al-Quran dengan Fenomena Uniknya
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved