Kisah Batu yang Selalu Mengucap Salam kepada Rasulullah SAW

Selasa, 14 April 2020 - 00:45 WIB
loading...
Kisah Batu yang Selalu...
Ustaz Miftah el-Banjari (kiri) dan Al-Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi. Foto/Ist
A A A
Ustaz Miftah El-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Qur'an

Ada satu kisah luar biasa diceritakan pada acara Maulid Nabi di Majelis Nafahatus Shalihin Tebet, Jakarta yang dihadiri para habaib dan ulama Februari 2020 kemarin.

Salah satu penceramah yaitu Al-Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi menceritakan tentang Isrhasat yaitu tanda-tanda peristiwa luar biasa yang terjadi saat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) belum diangkat menjadi Nabi.

Di antara tanda bukti Irhashat Nabi Muhammad SAW, di Kota Makkah ada sebongkah batu yang senantiasa memberi salam kepada Beliau shallallahu 'alaihis wa sallam. Dulu, di antara salah satu jalan yang sering dilewati Rasulullah ada saja suara yang sering mengucapkan salam, "Assalamualaik ya Nabiyallah!"

Padahal ketika itu, tidak ada seorang pun berada di sana. Ternyata, dengan izin Allah, sebongkah batu itu senantiasa mengucapkan salam kepada Baginda Rasulullah.

Dan Nabi SAW selalu mengingat batu itu sepanjang hidupnya. Begitulah kisah yang disampaikan Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi Solo.

Kisah itu pun akhirnya saya temukan di salah satu Kitab Tarikh Nabawiyyah sebagai salah satu Irhashat Nabi SAW saat belum diangkat menjadi seorang Nabi dan Rasul pada usia 40 tahun.

Apa Pesan dari Kisah Singkat Ini?
Pesannya sederhana, tapi penuh hikmah dan pelajaran. Bayangkan, sebongkah batu saja yang senantiasa mengucapkan salam saja begitu diingat oleh Rasulullah SAW.

Bayangkan jika umat yang mencintai beliau mengucapkan salawat dan salam tersebut. Salawat itu Nur atau cahaya. Orang yang senantiasa memperbanyak membaca salawat sesungguhnya dia memperbesar kadar cahaya di dalam dirinya.

Cahaya itu akan menyilaukan aura yang dilihat oleh seluruh makhluk di alam semesta, kecuali jin dan manusia. Cahaya itu membuat aura negatif maupun wabah virus penyakit tidak akan mampu mendekat, apalagi menembusnya.

Maka, insya Allah orang yang senantiasa memperbanyak membaca salawat, dia akan terpelihara dari segala wabah penyakit dan kejahatan. Hingga kini belum ada riwayatnya orang yang ahli salawat terkena wabah Covid-19.

Wallahu A'lam Bish-Showab
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Kisah Rasulullah SAW...
Kisah Rasulullah SAW Menyembelih 100 Unta setelah Melaksanakan Haji Wada
Rasulullah SAW Pernah...
Rasulullah SAW Pernah Menunda Ibadah Haji Hingga 4 Tahun, Begini Kisahnya!
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Rekomendasi
Astronom Temukan Sinyal...
Astronom Temukan Sinyal Radio Berusia 8 Miliar Tahun
Iran Gunakan Inovasi...
Iran Gunakan Inovasi Penyemaian Awan di Tengah Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Selain 1.972 Sungai...
Selain 1.972 Sungai Mengering, Ini Fakta Paling Nyata Bahwa Bumi Bocor
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Alasan Ramalan Kiamat...
Alasan Ramalan Kiamat Para Ilmuwan Selalu Meleset
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved