Nasihat untuk Pemimpin, Begini Politik dan Kekuasaan dalam Islam
Kamis, 25 Agustus 2022 - 22:03 WIB
loading...
A
A
A
والملك والدين توأمان؛ فالدين أصل والسلطان حارس، وما لا أصل له فمهدوم، وما لا حارس له فضائع، ولا يتم الملك والضبط إلا بالسلطان
Artinya: "Kekuasaan dan agama adalah saudara kembar; agama merupakan pondasi dan penguasa adalah penjaganya. Apa saja yang tidak memiliki pondasi akan hancur, dan apa saja yang tidak memiliki penjaga akan hilang. Dan tidaklah sempurna kekuasaan dan hukum kecuali dengan adanya kekuasaan." (Ihya ‘Ulumuddin, 1/17. Mawqi’ Al-Warraq)
Tidak kalah indahnya apa yang dikatakan Imam Ibnu Taimiyah dalam As-Siyasah Asy-Syar'iyyah tentang fungsi kekuasaan dalam menjalankan ajaran agama.
يجب أن يعرف أن ولاية أمر الناس من أعظم واجبات الدين بل لا قيام للدين ولا للدنيا إلا بها . فإن بني آدم لا تتم مصلحتهم إلا بالاجتماع لحاجة بعضهم إلى بعض ، ولا بد لهم عند الاجتماع من رأس حتى قال النبي صلى الله عليه وسلم : « إذا خرج ثلاثة في سفر فليؤمّروا أحدهم » . رواه أبو داود ، من حديث أبي سعيد ، وأبي هريرة
Artinya: "Wajib diketahui, bahwa kekuasaan kepemimpinan yang mengurus urusan manusia termasuk kewajiban agama yang paling besar, bahkan agama dan dunia tidaklah tegak kecuali dengannya. Segala kemaslahatan manusia tidaklah sempurna kecuali dengan memadukan antara keduanya (agama dan kekuasaan), di mana satu sama lain saling menguatkan. Dalam perkumpulan seperti inilah diwajibkan adanya kepemimpinan, sampai-sampai Nabi ﷺ mengatakan: "Jika tiga orang keluar bepergian maka hendaknya salah seorang mereka menjadi pemimpinnya." (Diriwayatkan Abu Daud dari Abu Said dan Abu Hurairah).
Semoga negeri kita diberkahi Allah Ta'ala, dijaga dari marabahaya dan mampu melewati berbagai ujian, sehingga menjadi Baldatun Thayyibah wa Rabbun Ghafur (negeri yang penuh kebaikan). Aamin.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Pesan Ustaz Adi Hidayat untuk Para Pemimpin dan Calon Pemimpin
Artinya: "Kekuasaan dan agama adalah saudara kembar; agama merupakan pondasi dan penguasa adalah penjaganya. Apa saja yang tidak memiliki pondasi akan hancur, dan apa saja yang tidak memiliki penjaga akan hilang. Dan tidaklah sempurna kekuasaan dan hukum kecuali dengan adanya kekuasaan." (Ihya ‘Ulumuddin, 1/17. Mawqi’ Al-Warraq)
Tidak kalah indahnya apa yang dikatakan Imam Ibnu Taimiyah dalam As-Siyasah Asy-Syar'iyyah tentang fungsi kekuasaan dalam menjalankan ajaran agama.
يجب أن يعرف أن ولاية أمر الناس من أعظم واجبات الدين بل لا قيام للدين ولا للدنيا إلا بها . فإن بني آدم لا تتم مصلحتهم إلا بالاجتماع لحاجة بعضهم إلى بعض ، ولا بد لهم عند الاجتماع من رأس حتى قال النبي صلى الله عليه وسلم : « إذا خرج ثلاثة في سفر فليؤمّروا أحدهم » . رواه أبو داود ، من حديث أبي سعيد ، وأبي هريرة
Artinya: "Wajib diketahui, bahwa kekuasaan kepemimpinan yang mengurus urusan manusia termasuk kewajiban agama yang paling besar, bahkan agama dan dunia tidaklah tegak kecuali dengannya. Segala kemaslahatan manusia tidaklah sempurna kecuali dengan memadukan antara keduanya (agama dan kekuasaan), di mana satu sama lain saling menguatkan. Dalam perkumpulan seperti inilah diwajibkan adanya kepemimpinan, sampai-sampai Nabi ﷺ mengatakan: "Jika tiga orang keluar bepergian maka hendaknya salah seorang mereka menjadi pemimpinnya." (Diriwayatkan Abu Daud dari Abu Said dan Abu Hurairah).
Semoga negeri kita diberkahi Allah Ta'ala, dijaga dari marabahaya dan mampu melewati berbagai ujian, sehingga menjadi Baldatun Thayyibah wa Rabbun Ghafur (negeri yang penuh kebaikan). Aamin.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Pesan Ustaz Adi Hidayat untuk Para Pemimpin dan Calon Pemimpin
(rhs)
Lihat Juga :