Rasulullah SAW Mengikuti 27 Peperangan di Masa Islam

Rabu, 31 Agustus 2022 - 05:15 WIB
loading...
Rasulullah SAW Mengikuti...
Rasulullah mengikuti 27 kali peperangan dan di antaranya beliau memimpin langsung perang tersebut. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Selama masa Islam, Rasulullah SAW mengikuti 27 peperangan, di antaranya beliau menjadi panglimanya atau telibat langsung memimpin dan menyusun strategi dalam pertempuran.

Imam Ahmad bin Muhammad bin Ibrahim ats-Tsa’labi dalam "Al-Kasyfu wal Bayan ‘an Tafsiril Qur’an" mengatakan bahwa peperangan yang terjadi pada masa Rasulullah sangat banyak, dan bisa terbagi menjadi dua bagian. Pertama, peperangan yang diikuti oleh Rasulullah. Kedua, peperangan yang tidak diikuti olehnya.

Di sisi lain, perang yang terjadi pada masa Nabi Muhammad SAW terbagi atas ghazwah (gazwah) dan sariyah (sariyyah). Ghazwah adalah perang yang dipimpin oleh Nabi SAW, sedangkan sariyah adalah perang yang dipimpin oleh sahabat atas penunjukan Nabi SAW.

Baca juga: Kisah Perempuan di Perang Uhud yang Mengkhawatirkan Rasulullah

Para ahli sejarah Islam berbeda pendapat tentang jumlah ghazwah dan sariyah. Menurut ats-Tsa’labi, jumlah peperangan yang diikuti dan dipimpin Rasulullah pada masa hidupnya adalah sebanyak 26 peperangan. Sementara itu, Ibnu Hisyam menyebut ada 27 peperangan.

Seluruh peperangan selama masa hidup Rasul masih dibedakan antara keterlibatan langsung atau hanya mengatur dan mengarahkan pasukan. Peperangan di mana Nabi terlibat langsung hanya di 9 sembilan peperangan. Sementara peperangan lainnya Rasulullah hanya terlibat dalam mengatur dan mengarahkan pasukannya.

Sembilan jihad yang dipimpin oleh beliau secara langsung adalah Perang Badar al-Kubra, Perang Uhud, Perang Khandaq, Perang Bani Quraidhah, Perang Bani Musthaliq, Perang Khaibar, Pembebasan Mekkah, Perang Hunain, dan Perang Tabuk.

Dari berbagai peperangan yang dilakukan Rasulullah SAW, umat dapat mengenal tata krama yang luhur dan etika yang terpuji. Begitu pula, mereka dapat menyerap keyakinan yang lurus, ibadah yang benar, dan kecintaan untuk berjuang di jalan Allah SWT. Maka dari itu, tidak ada kematian yang diidamkan selain gugur sebagai seorang syuhada.

Menurut ash-Shallabi, khalayak dapat mengetahui bahwa penerapan hukum perang terjadi secara bertahap. Itu sesuai dengan situasi dan kondisi umat Islam di bawah pimpinan Nabi SAW.

Orang-orang kafir sudah sejak semula menunjukkan kebencian terhadap Islam. Mereka bahkan tidak segan-segan menyakiti Rasulullah SAW tatkala beliau masih tinggal di kota kelahirannya, Makkah al-Mukarramah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Ucapan Minal Aidin Wal Faizin
Kisah Teladan di Bulan...
Kisah Teladan di Bulan Ramadan: Abu Bakar Ash Shiddiq Setia Mendampingi Rasulullah di Perang Badar
Rekomendasi
Misteri Dagon hingga...
Misteri Dagon hingga Bulan Terbentuk dari Tabrakan antar Kosmis
Cuaca Panas Ekstrem...
Cuaca Panas Ekstrem Panggang Jerman, Sungai Rhine Terancam Jadi Daratan
Ini Link untuk Nobar...
Ini Link untuk Nobar Gerhana Bulan Total Malam Nanti
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved